EDUKALIAEDUKALIA
Journal of Midwifery StudiesJournal of Midwifery StudiesDysmenorrhoea adalah rasa ketidaknyamanan selama mestruasi yang di alami Wanita yang dapat menganggu aktivitas belajar remaja putri dan diperlukan teknik yang efektif untuk mengurangi rasa nyeri. Cara non-farmakologi dapat dilakukan diantaranya senam dysmenorrhoea yaitu teknik relaksasi dengan menggerakan senam, teknik lainnya relaksasi nafas, teknik merangsang otak dan susunan saraf menghasilkan hormon endorphin yang menjadi obat penenang alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektifitas antara senam dysmenorrhoea dan relaksasi nafas dalam terhadap penurunan intensitas nyeri menstruasi remaja putri. Desain penelitian yaitu quasy eksperimen dengan rancangan two group pretest-post test. Populasi adalah 93 siswi kelas X di SMKN 1 Pulo Ampel dengan sampel 34 orang dibagi dua menggunakan purposive sampling. Hasil dari penelitian diperoleh rata-rata penurunan intensitas nyeri pada remaja dengan kelompok senam dysmenorrhoea 24,59. Kelompok relaksasi nafas dalam 10,41. Dengan nilai p = 0,000. Disimpulkan bahwa senam dysmenorrhoea lebih efektif dalam menurunkan intensitas rasa nyeri pada saat menstruasi dibandingkan relaksasi nafas dalam.
Berdasarkan hasil penelitian, teknik senam dysmenorrhoea lebih efektif dalam menurunkan intensitas nyeri menstruasi pada remaja putri dibandingkan teknik relaksasi napas dalam.Penurunan rata-rata nyeri pada kelompok senam sebesar 24,59, sedangkan pada kelompok relaksasi napas dalam sebesar 10,41 dengan nilai signifikansi p=0,000.Oleh karena itu, senam dysmenorrhoea dapat dijadikan alternatif non‑farmakologis yang lebih unggul untuk mengatasi dysmenorrhoea pada remaja.
Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efek jangka panjang program senam dysmenorrhoea dengan memantau perubahan intensitas nyeri selama beberapa siklus menstruasi untuk mengetahui keberlanjutan manfaatnya. Selain itu, studi komparatif yang menggabungkan kedua teknik, yaitu senam dysmenorrhoea dan relaksasi napas dalam, dapat menilai apakah kombinasi tersebut memberikan penurunan nyeri yang lebih signifikan dibandingkan masing‑masing teknik secara terpisah. Selanjutnya, penelitian dapat menambahkan variabel intervensi lain seperti pola makan sehat dan manajemen stres melalui teknik mindfulness, untuk mengetahui pengaruh sinergisnya terhadap penurunan dysmenorrhoea pada remaja putri, terutama dalam konteks sekolah menengah. Semua usulan ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang strategi non‑farmakologis yang efektif dan mudah diakses dalam mengatasi nyeri menstruasi.
| File size | 498.82 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
YARSIYARSI Dari perspektif Islam, meskipun madu fermentasi ragi tempe tidak terbukti memiliki daya hambat antibakteri secara langsung dalam penelitian ini, statusDari perspektif Islam, meskipun madu fermentasi ragi tempe tidak terbukti memiliki daya hambat antibakteri secara langsung dalam penelitian ini, status
YARSIYARSI Sebagian besar mahasiswa Fakultas Kedokteran Yarsi angkatan 2021 menggunakan strategi belajar yang parah atau tidak efektif, yang berkontribusi pada tingkatSebagian besar mahasiswa Fakultas Kedokteran Yarsi angkatan 2021 menggunakan strategi belajar yang parah atau tidak efektif, yang berkontribusi pada tingkat
YARSIYARSI Dalam pandangan Islam, menjaga kebersihan dan kesehatan reproduksi adalah kewajiban untuk mencegah gangguan kesehatan. Penelitian ini menyimpulkan pentingnyaDalam pandangan Islam, menjaga kebersihan dan kesehatan reproduksi adalah kewajiban untuk mencegah gangguan kesehatan. Penelitian ini menyimpulkan pentingnya
SARI MUTIARASARI MUTIARA Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi dengan kejadian prediabetes pada pekerja usia produktif di sekolah Tazkiya LearningPenelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi dengan kejadian prediabetes pada pekerja usia produktif di sekolah Tazkiya Learning
PELNIPELNI Salah satu metode non-farmakologis yang efektif dalam menurunkan kadar gula darah adalah melalui aktivitas fisik ringan, seperti senam kaki. Senam kakiSalah satu metode non-farmakologis yang efektif dalam menurunkan kadar gula darah adalah melalui aktivitas fisik ringan, seperti senam kaki. Senam kaki
PELNIPELNI Penelitian ini membuktikan bahwa terapi relaksasi autogenic mampu menurunkan kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Kelurahan KarangPenelitian ini membuktikan bahwa terapi relaksasi autogenic mampu menurunkan kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Kelurahan Karang
UTSUTS Hasil yang didapatkan peserta mampu memahami penyakit diabetes melitus, bahaya diabetes melitus, dan peserta mengetahui hasil pemeriksaan Tekanan darah,Hasil yang didapatkan peserta mampu memahami penyakit diabetes melitus, bahaya diabetes melitus, dan peserta mengetahui hasil pemeriksaan Tekanan darah,
STMIK BANJARBARUSTMIK BANJARBARU Pengembangan sistem pakar ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi dan keandalan diagnosa penyakit lambung di Puskesmas Tanjung Ria,Pengembangan sistem pakar ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi dan keandalan diagnosa penyakit lambung di Puskesmas Tanjung Ria,
Useful /
STIE PORTNUMBAYSTIE PORTNUMBAY Mahasiswa yang mengikuti pelatihan digital marketing dan e‑commerce berhasil memanfaatkan platform digital untuk memasarkan produk secara lebih efektif.Mahasiswa yang mengikuti pelatihan digital marketing dan e‑commerce berhasil memanfaatkan platform digital untuk memasarkan produk secara lebih efektif.
STIBAIEC JAKARTASTIBAIEC JAKARTA Penelitian ini mengundang pembaca untuk menyelami dunia bahasa figuratif, menghargai dampak pada kedalaman narasi dan keterlibatan pembaca. Setelah menganalisisPenelitian ini mengundang pembaca untuk menyelami dunia bahasa figuratif, menghargai dampak pada kedalaman narasi dan keterlibatan pembaca. Setelah menganalisis
UTSUTS Hasil kegiatan pengembangan semangat kewirausahaan di tingkat UMKM menunjukkan peningkatan positif dalam pengetahuan kewirausahaan, akses terhadap sumberHasil kegiatan pengembangan semangat kewirausahaan di tingkat UMKM menunjukkan peningkatan positif dalam pengetahuan kewirausahaan, akses terhadap sumber
EDUKALIAEDUKALIA Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pendidikan rendah, pengetahuan kurang, tidak bekerja, dan memperoleh dukungan keluarga.Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pendidikan rendah, pengetahuan kurang, tidak bekerja, dan memperoleh dukungan keluarga.