POLTEKKESBENGKULUPOLTEKKESBENGKULU
JURNAL KEPERAWATAN RAFLESIAJURNAL KEPERAWATAN RAFLESIABerbagai upaya perlu dilakukan untuk pencegahan stunting, salah satunya dengan meningkatkan pengetahuan ibu tentang stunting dan pencegahannya. Edukasi dapat diberikan dengan menggunakan berbagai media, salah satunya melalui aplikasi berbasis android pada telepon seluler. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi menggunakan Aplikasi “Ibu Pintar Stunting terhadap pengetahuan ibu balita tentang stunting. Metode penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pretest posttest with control group design. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sejumlah 60 orang yang terdiri dari 30 kelompok intervensi dan 30 kelompok kontrol. Sampel diambil dengan metode purposive sampling. Intervensi yang diberikan adalah edukasi dengan menggunakan aplikasi “Ibu Pintar Stunting. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan tentang stunting. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna pengetahuan ibu tentang stunting antara kelompok intervensi dan kontrol dengan nilai p value: 0,001. Dapat disimpulkan bahwa edukasi menggunakan aplikasi android efektif untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang stunting. Aplikasi android dapat digunakan sebagai salah satu media edukasi untuk meningkatkan pengetahuan ibu.
Aplikasi “Ibu Pintar Stunting efektif meningkatkan pengetahuan ibu tentang deteksi dini dan pencegahan stunting, terutama bagi ibu dengan anak di bawah lima tahun.Pendidikan melalui aplikasi ini dapat diadopsi secara luas oleh tenaga kesehatan dalam program mereka.Penelitian lanjutan disarankan untuk mengembangkan fitur audio‑visual atau layanan konsultasi serta melakukan studi longitudinal guna mengevaluasi dampak jangka panjang terhadap pengetahuan ibu dan kesehatan anak.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana penambahan modul video edukasi audio‑visual pada aplikasi “Ibu Pintar Stunting mempengaruhi retensi pengetahuan ibu dibandingkan dengan teks saja; apakah interaksi visual meningkatkan pemahaman tentang pencegahan stunting? Selain itu, dapat dieksplorasi efektivitas layanan konsultasi daring melalui aplikasi, dengan menilai apakah akses langsung ke tenaga kesehatan mempercepat perubahan perilaku nutrisi pada ibu balita. Selanjutnya, studi longitudinal dengan periode pemantauan minimal dua tahun dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang penggunaan aplikasi terhadap penurunan prevalensi stunting pada anak-anak. Penelitian juga dapat membandingkan respons ibu di daerah perkotaan dan pedesaan untuk menilai apakah faktor infrastruktur teknologi memoderasi efektivitas aplikasi. Akhirnya, uji coba randomisasi terkontrol yang melibatkan variasi bahasa daerah dapat memberikan insight tentang perlunya adaptasi konten budaya untuk meningkatkan keterjangkauan dan penerimaan aplikasi.
| File size | 244.28 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Salah satu penyebab masalah kesehatan gigi dan mulut pada anak adalah faktor perilaku atau sikap mengabaikan kebersihan gigi dan mulut. Hanya 2,8% pendudukSalah satu penyebab masalah kesehatan gigi dan mulut pada anak adalah faktor perilaku atau sikap mengabaikan kebersihan gigi dan mulut. Hanya 2,8% penduduk
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Peningkatan peran dan motivasi ini menunjukkan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam edukasi kesehatan gigi dan mulut pada anak-anak. Dengan demikian,Peningkatan peran dan motivasi ini menunjukkan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam edukasi kesehatan gigi dan mulut pada anak-anak. Dengan demikian,
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Hasil: karakteristik film kitosan-xanthan gum lebih baik dan memenuhi standar dalam penilaian karakteristik film periodontal, sehingga disimpulkan bahwaHasil: karakteristik film kitosan-xanthan gum lebih baik dan memenuhi standar dalam penilaian karakteristik film periodontal, sehingga disimpulkan bahwa
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Kebiasaan membiarkan anak menggunakan botol saat tidur pada malam hari mengakibatkan terpapar cairan gula selama berjam-jam di sekeling gigi anak-anak.Kebiasaan membiarkan anak menggunakan botol saat tidur pada malam hari mengakibatkan terpapar cairan gula selama berjam-jam di sekeling gigi anak-anak.
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Latar Belakang: Karies gigi adalah penyakit yang merusak jaringan gigi, dimulai dari email, kemudian dentin, hingga mencapai pulpa. Peningkatan pengetahuanLatar Belakang: Karies gigi adalah penyakit yang merusak jaringan gigi, dimulai dari email, kemudian dentin, hingga mencapai pulpa. Peningkatan pengetahuan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan pada Program Studi Kedokteran Gigi FK Unsri denganMetode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan pada Program Studi Kedokteran Gigi FK Unsri dengan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Latar belakang: Anak usia pra sekolah merupakan kelompok umur yang mudah mengalami penyakit gigi dan mulut. Pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi merupakanLatar belakang: Anak usia pra sekolah merupakan kelompok umur yang mudah mengalami penyakit gigi dan mulut. Pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi merupakan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Rekomendasi untuk pihak sekolah dan orang tua adalah melibatkan tenaga pengajar atau pendamping khusus dalam sesi edukasi, serta mengevaluasi secara berkalaRekomendasi untuk pihak sekolah dan orang tua adalah melibatkan tenaga pengajar atau pendamping khusus dalam sesi edukasi, serta mengevaluasi secara berkala
Useful /
ITSCIENCEITSCIENCE Rendahnya empati sosial, kemampuan kerja sama, dan kesadaran kolektif siswa menjadi faktor yang memperkuat potensi munculnya perilaku bullying. KegiatanRendahnya empati sosial, kemampuan kerja sama, dan kesadaran kolektif siswa menjadi faktor yang memperkuat potensi munculnya perilaku bullying. Kegiatan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Latar Belakang: Keselamatan dan Kesehatan Kerja ( K3 ) bagi para praktisi kedokteran gigi dan kesehatan gigi masih sangat minim untuk diperhatikan. BaikLatar Belakang: Keselamatan dan Kesehatan Kerja ( K3 ) bagi para praktisi kedokteran gigi dan kesehatan gigi masih sangat minim untuk diperhatikan. Baik
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Hasil survei World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa hampir 90% penduduk di dunia menderita gingivitis. Gingivitis merupakan penyakit peradanganHasil survei World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa hampir 90% penduduk di dunia menderita gingivitis. Gingivitis merupakan penyakit peradangan
IBI DarmajayaIBI Darmajaya Secara simultan kedua variabel, yaitu disiplin kerja dan kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Kinerja karyawan dipengaruhi oleh disiplinSecara simultan kedua variabel, yaitu disiplin kerja dan kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Kinerja karyawan dipengaruhi oleh disiplin