STTII AMBONSTTII AMBON
Nahiru: Jurnal Teologi dan Keagamaan KristenNahiru: Jurnal Teologi dan Keagamaan KristenStudi ini berangkat dari kesenjangan penelitian sebelumnya yang belum mengeksplorasi secara mendalam implikasi teologis frasa “kembangkanlah kiranya sayapmu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek leksikal, budaya, dan historis dari frasa tersebut serta memberikan pemahaman praktis bagi gereja masa kini. Metode yang digunakan adalah hermeneutik umum dengan analisis konteks dan leksikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frasa “kembangkanlah kiranya sayapmu mengandung tiga implikasi teologis utama: pertama, penebusan sebagai perpanjangan perlindungan Allah terhadap umat-Nya; kedua, penebusan sebagai pemulihan identitas dan hubungan perjanjian; ketiga, penebusan yang terkait erat dengan kesetiaan dan ketaatan manusia dalam merespons rencana Allah. Kesimpulannya, konsep penebusan dalam Rut 3:9 merefleksikan integrasi antara perlindungan ilahi, pemulihan identitas, dan kesetiaan manusia, yang relevan untuk diimplementasikan dalam pelayanan gerejawi masa kini.
Frasa “kembangkanlah kiranya sayapmu dalam Rut 3.9 mengandung makna teologis yang mendalam terkait konsep penebusan dalam tradisi Israel yang memiliki tiga implikasi teologis yaitu.pertama, penebusan sebagai perpanjangan perlindungan Allah terhadap umat-Nya.kedua, penebusan sebagai pemulihan identitas dan hubungan perjanjian.ketiga, penebusan yang terkait erat dengan kesetiaan dan ketaatan manusia dalam merespons rencana Allah sehingga memberikan pemahaman praktis bagi gereja masa kini dalam menerapkan konsep penebusan, terutama dalam pelayanan terhadap kelompok rentan.
Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana pemahaman frasa “kembangkanlah sayapmu dipraktikkan oleh jemaat gereja masa kini dengan melakukan survei kualitatif yang mendalam mengenai persepsi mereka terhadap simbol perlindungan dan penebusan, sehingga dapat mengukur sejauh mana teori yang diusulkan dalam artikel ini beresonansi dalam konteks kehidupan nyata; selanjutnya, studi komparatif antara penggunaan metafora sayap dalam kitab Rut dengan metafora serupa dalam literatur bijak Timur Tengah kuno dapat memperluas konteks budaya, menilai apakah makna “sayap memiliki konvergensi atau perbedaan signifikan, yang pada gilirannya dapat menambah pemahaman lintas tradisi tentang penebusan; terakhir, penelitian dapat menguji dampak penerapan teologi penebusan yang diidentifikasi dalam artikel ini terhadap program pelayanan sosial gereja, misalnya dengan merancang dan melaksanakan program bantuan bagi kelompok rentan yang berlandaskan konsep perlindungan ilahi, kemudian mengevaluasi efektivitasnya melalui metode eksperimen lapangan dan analisis outcome sosial‑spiritual.
| File size | 359.97 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
PTIQPTIQ Subyek penelitian dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas PTIQSubyek penelitian dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas PTIQ
PTIQPTIQ Berdasarkan data yang dikumpulkan dan dianalisis, implementasi Metode Al‑Hisan berhasil meningkatkan kemampuan siswa kelas VIII SMP Al‑Muslim TambunBerdasarkan data yang dikumpulkan dan dianalisis, implementasi Metode Al‑Hisan berhasil meningkatkan kemampuan siswa kelas VIII SMP Al‑Muslim Tambun
PTIQPTIQ Penelitian ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara hukum Islam dan sistem pendidikan kontemporer, memastikan relevansi dan kontribusi positifPenelitian ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara hukum Islam dan sistem pendidikan kontemporer, memastikan relevansi dan kontribusi positif
PTIQPTIQ Pendekatan konstruktivistik dalam pembelajaran Aqidah Akhlak memungkinkan siswa terlibat aktif dan membangun pengetahuan secara mandiri, sehingga meningkatkanPendekatan konstruktivistik dalam pembelajaran Aqidah Akhlak memungkinkan siswa terlibat aktif dan membangun pengetahuan secara mandiri, sehingga meningkatkan
STIAAMUNTAISTIAAMUNTAI Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi strategis bagi pelaku UMKM, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan dalam mendorong praktik bisnis yangTemuan ini diharapkan dapat menjadi referensi strategis bagi pelaku UMKM, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan dalam mendorong praktik bisnis yang
STIAAMUNTAISTIAAMUNTAI Air Minum Sanggam Balangan (Perseroda) di Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknikAir Minum Sanggam Balangan (Perseroda) di Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik
LLDIKTI12LLDIKTI12 Selain itu, UMKM terbukti memiliki daya tahan tinggi terhadap krisis ekonomi karena sifatnya yang fleksibel, adaptif, dan berorientasi pada pasar lokal.Selain itu, UMKM terbukti memiliki daya tahan tinggi terhadap krisis ekonomi karena sifatnya yang fleksibel, adaptif, dan berorientasi pada pasar lokal.
LLDIKTI12LLDIKTI12 Penelitian ini mengkaji paradoks pengelolaan sumber daya alam tambang di Indonesia, di mana lonjakan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor EnergiPenelitian ini mengkaji paradoks pengelolaan sumber daya alam tambang di Indonesia, di mana lonjakan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor Energi
Useful /
UNSRATUNSRAT Hasil GC-MS menunjukkan bahwa dalam fraksi etil asetat daun nilam teridentifikasi beberapa senyawa dari golongan terpenoid dan asam lemak yang memilikiHasil GC-MS menunjukkan bahwa dalam fraksi etil asetat daun nilam teridentifikasi beberapa senyawa dari golongan terpenoid dan asam lemak yang memiliki
UNSRATUNSRAT Selulosa nitrat yang dihasilkan berbentuk bubuk berwarna putih kekuningan dan dikarakterisasi menggunakan Fourier Transform Infrared (FTIR). Hasil karakterisasiSelulosa nitrat yang dihasilkan berbentuk bubuk berwarna putih kekuningan dan dikarakterisasi menggunakan Fourier Transform Infrared (FTIR). Hasil karakterisasi
STIAAMUNTAISTIAAMUNTAI Metode yang digunakan pada penelitian ini kuantitatif deskriptif, jumlah sampel sebanyak 97 responden dan di analisis menggunakan SmartPLS versi 4. HasilMetode yang digunakan pada penelitian ini kuantitatif deskriptif, jumlah sampel sebanyak 97 responden dan di analisis menggunakan SmartPLS versi 4. Hasil
UMJAMBIUMJAMBI Sebanyak 35 IKM mengalami penurunan pendapatan selama pandemi, sementara pasca pandemi 22 IKM mengalami peningkatan pendapatan. Penggunaan media sosialSebanyak 35 IKM mengalami penurunan pendapatan selama pandemi, sementara pasca pandemi 22 IKM mengalami peningkatan pendapatan. Penggunaan media sosial