STIAAMUNTAISTIAAMUNTAI
Journal of Development Administrations Thinking Understand: Public and Business Administration (DATU)Journal of Development Administrations Thinking Understand: Public and Business Administration (DATU)Disparitas wilayah terhadap kesenjangan infrastruktur dianggap sebagai salah satu tolak ukur yang digunakan untuk melihat ketimpangan. Dalam penelitian ini, ketersediaan infrastuktur yang dijadikan indikator adalah infrastruktur jalan, infrastruktur pendidikan dan infrastruktur kesehatan. Policy paper ini bertujuan memberikan gambaran mengenai fenomena ketimpangan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan dan penyebab ketimpangan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan dengan melihat relasi antara aspek Infrastruktur dengan realitas ketimpangan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan; dan merekomendasikan kebijakan, terkait dengan aspek Infrastruktur, dalam mengurangi ketimpangan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Metode yang digunakan untuk menggambarkan ketimpangan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan adalah dengan metode deskriptif-kuantitatif dengan menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS), tahun 2021 hingga 2024, dan data sektoral dari Perangkat Daerah. Hasil kajian yang diperoleh ditemukan ketimpangan yang terjadi dari aspek pertumbuhan ekonomi yang ditunjukkan dari perkembangan indeks rasio gini tahun 2021-2024 cenderung fluktuatif dan masih dalam katergori sedang, ketimpangan dari aspek infrastruktur transportasi berupa panjang jalan memiliki kontribusi yang efektif dalam mengurangi tingkat ketimpangan pendapatan. Kondisi panjang jalan di Kabupaten Pangkep pada tahun 2021-2024 adalah sepanjang 873,39 km. Aspek infrastruktur pendidikan juga masih perlu diperhatikan agar tidak terjadi ketimpangan dalam mendapatkan akses layanan Pendidikan dan ketimpangan dalam bidang Kesehatan dianggap masih menjadi salah satu penyumbang ketimpangan di Kab. Pangkep, karena belum meratanya insfrastruktur kesehatan wilayah-wilayah yang memiliki aksebilitas yang cukup sulit khususnya di wilayah kepulauan. Temuan ini merupakan pesan kuat bagi pemerintah untuk perlu mengakslerasi program-program pemerataan pembangunan secara proposional terutama di wilayah yang dianggap masih tertinggal sehingga proses pembangunan infrastruktur tidak bias wilayah yang sudah maju.
Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah dijabarkan di atas, maka dapat disimpukan bahwa.1) Ketimpangan yang terjadi dari aspek pertumbuhan ekonomi yang ditunjukkan dari perkembangan indeks rasio gini tahun 2021-2024 cenderung fluktuatif dan masih dalam katergori sedang, ini menunjukkan kondisi ketimpangan pendapatan penduduk di Kabupaten Pangkep masih sangat butuh penanganan serius.2) Ketimpangan dari aspek infrastruktur transportasi berupa panjang jalan memiliki kontribusi yang efektif dalam mengurangi tingkat ketimpangan pendapatan.Infrastruktur jalan memiliki peran yang besar dalam memperkecil ketimpangan pendapatan.Hal ini dapat dilihat dari kondisi panjang jalan di Kabupaten Pangkep pada tahun 2021-2024 adalah sepanjang 873,39 km.3) Dalam Aspek infrastruktur pendidikan juga merupakan faktor yang sering terjadi ketimpangan, sehingga tingkat pemerataan insfrastruktur Pendidikan perlu diperhatikan agar tidak terjadi ketimpangan dalam mendapatkan akses layanan Pendidikan.infrastuktur yang terjadi menunjukkan bahwa pemerintah daerah sangat memperhatikan tingkat pembangunan sekolah disetiap tahunnya.Oleh karena itu infrastuktur Pendidikan juga garda depan yang mempengaruhi ketimpangan di Kabupaten Pangkep, dimana tingkat Pendidikan yang tidak merata membuat rendahnya tingkat kesejahtraan masyarakat, sehingga dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya ketimpangan Kabupaten Pangkep.4) Ketimpangan dalam bidang Kesehatan dianggap masih menjadi salah satu penyumbang ketimpangan di Kab.Pangkep, karena belum meratanya insfrastruktur kesehatan wilayah-wilayah yang memiliki aksebilitas yang cukup sulit khususnya di wilayah kepulauan.
Untuk mengatasi disparitas wilayah di Kabupaten Pangkep, diperlukan pendekatan perencanaan pembangunan yang lebih berorientasi pada penyempitan kesenjangan antar wilayah. Sinergi antar daerah perlu lebih diutamakan, dan pendekatan sektoral perlu direvisi untuk menjadi lebih kolaboratif dan integratif. Pemerataan infrastruktur pembangunan merupakan aspek penting dalam pertumbuhan ekonomi dan aspek pelayanan. Dengan tersedianya infrastruktur yang baik, akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan akses layanan yang baik. Pemerintah daerah perlu mengarahkan kebijakan pembangunan pada wilayah-wilayah yang relatif tertinggal, dan meningkatkan kapasitas fiskal daerah dengan memperkuat pengelolaan potensi dan sumber daya daerah. Pembangunan infrastruktur dasar pendidikan dan kesehatan harus menjadi perhatian penting pemerintah daerah, untuk mengurangi ketimpangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
- "PENGARUH INFRASTRUKTUR TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA" by Novi Maryaningsih, Oki Hermansyah... doi.org/10.21098/bemp.v17i1.44PENGARUH INFRASTRUKTUR TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA by Novi Maryaningsih Oki Hermansyah doi 10 21098 bemp v17i1 44
- Pengaruh Pandemi Dalam Menciptakan Ketimpangan Sosial Ekonomi Antara Pejabat Negara Dan Masyarakat |... jurnal.stkipkusumanegara.ac.id/index.php/citizenshipvirtues/article/view/1184Pengaruh Pandemi Dalam Menciptakan Ketimpangan Sosial Ekonomi Antara Pejabat Negara Dan Masyarakat jurnal stkipkusumanegara ac index php citizenshipvirtues article view 1184
- Infrastructure and Development in Rural India - Madhusudan Ghosh, 2017. development rural india madhusudan... journals.sagepub.com/doi/10.1177/0973801017703499Infrastructure and Development in Rural India Madhusudan Ghosh 2017 development rural india madhusudan journals sagepub doi 10 1177 0973801017703499
- Dampak Infrastruktur Terhadap Ketimpangan Pembangunan Antar Daerah di Provinsi Jambi | Jurnal Sains Sosio... doi.org/10.22437/jssh.v2i1.5284Dampak Infrastruktur Terhadap Ketimpangan Pembangunan Antar Daerah di Provinsi Jambi Jurnal Sains Sosio doi 10 22437 jssh v2i1 5284
| File size | 915.64 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
AFEKSIAFEKSI Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial variabel energi baru dan terbarukan berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap pertumbuhanBerdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial variabel energi baru dan terbarukan berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap pertumbuhan
UINSAUINSA Dialektik antara keagungan dan ekonomi tidak hadir sebagai konflik struktural bersifat biner, melainkan sebagai pengalaman sosial sehari‑hari yang dinegosiasikanDialektik antara keagungan dan ekonomi tidak hadir sebagai konflik struktural bersifat biner, melainkan sebagai pengalaman sosial sehari‑hari yang dinegosiasikan
UPN VeteranUPN Veteran Hal ini berdampak pada peningkatan jumlah sampah yang diolah oleh insinerator dan emisi yang dihasilkan, termasuk Sulfur Dioxide (SO2). Tujuan dari penelitianHal ini berdampak pada peningkatan jumlah sampah yang diolah oleh insinerator dan emisi yang dihasilkan, termasuk Sulfur Dioxide (SO2). Tujuan dari penelitian
UNYUNY Pakistan masih menghadapi perjuangan berkelanjutan antara kekuatan otoriter dan aspirasi demokratis, yang ditandai oleh ketidakstabilan politik dan ketergantunganPakistan masih menghadapi perjuangan berkelanjutan antara kekuatan otoriter dan aspirasi demokratis, yang ditandai oleh ketidakstabilan politik dan ketergantungan
IJCISIJCIS Penelitian ini bertujuan merancang situs e‑commerce berbasis Augmented Reality (AR) untuk meningkatkan daya beli produk UMKM. Teknologi AR memungkinkanPenelitian ini bertujuan merancang situs e‑commerce berbasis Augmented Reality (AR) untuk meningkatkan daya beli produk UMKM. Teknologi AR memungkinkan
PRADITAPRADITA Namun, sebagai negara berkembang, Indonesia menghadapi tantangan dalam meningkatkan laju permodalannya (Anwar, 2021). Untuk mengatasi hal ini, pemerintahNamun, sebagai negara berkembang, Indonesia menghadapi tantangan dalam meningkatkan laju permodalannya (Anwar, 2021). Untuk mengatasi hal ini, pemerintah
UIMEDANUIMEDAN Jumlah informan dalam penelitian ini adalah 4 orang yaitu cashier, waiterss, barista, and chef. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara mendalamJumlah informan dalam penelitian ini adalah 4 orang yaitu cashier, waiterss, barista, and chef. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara mendalam
UBBUBB Kuadran kedua adalah kuadran dengan karakteristik sektor yang memiliki indeks tautan balik nilai < 1 dan indeks tautan maju > 1 adalah sektor potensialKuadran kedua adalah kuadran dengan karakteristik sektor yang memiliki indeks tautan balik nilai < 1 dan indeks tautan maju > 1 adalah sektor potensial
Useful /
STIAAMUNTAISTIAAMUNTAI Hasilnya menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat cukup baik, dengan indikator kuat seperti akses informasi, keterlibatan dalam komite, monitoring, umpanHasilnya menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat cukup baik, dengan indikator kuat seperti akses informasi, keterlibatan dalam komite, monitoring, umpan
LITERACYINSTITUTELITERACYINSTITUTE Pelatihan Penguatan Kelompok Usaha Perikanan dalam Pengembangan di Desa Lambusa, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan berhasil meningkatkan keterampilanPelatihan Penguatan Kelompok Usaha Perikanan dalam Pengembangan di Desa Lambusa, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan berhasil meningkatkan keterampilan
STIAAMUNTAISTIAAMUNTAI Indikator baik yaitu, kecepatan melayani, tanggap, dan ketegasan. Indikator cukup baik yaitu, ruang baca, informasi yang diberikan, ketepatan waktu, sesuaiIndikator baik yaitu, kecepatan melayani, tanggap, dan ketegasan. Indikator cukup baik yaitu, ruang baca, informasi yang diberikan, ketepatan waktu, sesuai
UBBUBB Penelitian ini mengidentifikasi bahwa ketiga dimensi media sosial, yakni hiburan, interaksi, dan kustomisasi, secara simultan maupun parsial memengaruhiPenelitian ini mengidentifikasi bahwa ketiga dimensi media sosial, yakni hiburan, interaksi, dan kustomisasi, secara simultan maupun parsial memengaruhi