ALQOLAMALQOLAM
JURALIANSI: Jurnal Lingkup Anak Usia DiniJURALIANSI: Jurnal Lingkup Anak Usia DiniTantangan global saat ini terfokus pada peranan digitalisasi yang semakin menujukan perubahan pada nilai-nilai budaya bersifat transformatif untuk anak. Tujuan penelitian untuk mendiskripsikan tentang bentuk tantangan digitalisasi dalam pergeseran nilai-nilai budaya berbasis transformatif pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan Systematic Literature Review (SLR) melalui analisis data sebanyak 287 naskah literatur. Serta melakukan pemilahan data berdasarkan kebutuhan variable penelitian dengan menggunakan 42 naskah literatur, di tinjau dengan proses penarikan data dengan menggunakan 22 naskah literatur yang mencangkup sebagai hasil penelitian dan pembahasan yang menjelaskan tentang pergesertan nilai-nilai budaya transformatif telah disisipkan melalui konten digital berbasis AI (Artificial Intellegence). Konten yang disajikan sangat menujukkan kesempurnaan desain tanpa adanya desain yang dapat membedaan konten yang bukan berbasis AI. Selain itu, pendekatan teknologi tanpa adanya aturan dan pendampingan oleh orang dewasa. Nilai-nilai budaya berbasis tranformatif tanpa adanya penyaringan secara konseptual. Akan mempengaruhi kemampuan berfikir anak secara implusif, ganguan stimulus negative (distraksi) berdasarkan situasi yang dilandasi oleh imajinasinya. Lingkungan berbasis digitalisasi mampu menguasai pemikiran anak saat ini, hingga menggangu pada perubahan pola perilaku anak usia dini. Namun, peraturan pemerintah saat ini telah melakukan pembatasan akses digitalisasi untuk anak usia dini bawah 16 th. Langkah baik yang digerakan oleh pemerintah untuk menyelamatkan anak dalam pengaruh adanya pergeseran nilai-nilai budaya yang disebabkan oleh digitalisasi. Saran penelitian, diharapkan orangtua dapat perduli dalam membatasi dengan adanya perkembangan teknologi saat ini, jika teknologi telah mengusai tumbuh kembang anak saat ini.
Evaluasi literatur yang dilakukan dalam artikel ini menghasilkan sejumlah kesimpulan penting yang relevan bagi para pemangku kepentingan di sektor pendidikan anak usia dini di Indonesia.Pertama, digitalisasi pendidikan anak usia dini bukanlah keputusan yang tak terhindarkan.melainkan sebuah realitas yang telah dan akan terus berlangsung dengan intensitas yang meningkat.Pertanyaannya bukan lagi apakah kita harus memasukkan teknologi ke dalam pendidikan anak usia dini.melainkan bagaimana kita dapat melakukannya tanpa mengorbankan nilai-nilai budaya yang menjadi dasar identitas nasional.Kedua, fenomena pergeseran nilai-nilai budaya pada anak usia dini sebagai akibat dari digitalisasi adalah kejadian nyata yang terlihat dalam berbagai cara, termasuk bahasa, permainan, seni, nilai-nilai moral, konsep waktu, dan hubungan antar generasi.melainkan merupakan hasil dari akumulasi pengalaman digital yang terjadi tanpa mediasi budaya yang memadai.Ketiga, sistem belum memberikan dukungan yang diperlukan kepada guru anak usia dini, dan mereka dihadapkan pada tantangan yang rumit.Mereka tidak hanya membutuhkan pelatihan teknologi, tetapi juga kerangka kerja pedagogis yang kohesif yang menggabungkan nilai-nilai budaya ke dalam pembelajaran digital.Keempat, peran orang tua sangat penting, tetapi seringkali kurang optimal akibat keterbatasan literasi digital budaya.Pengembangan kapasitas orang tua adalah target utama intervensi yang efektif, karena mereka adalah mediator utama antara dunia digital dan tradisi budaya dalam kehidupan anak-anak.Kelima, solusi untuk tantangan ini tidak terletak pada dikotomi yang salah dan tidak produktif antara teknologi dan tradisi.Solusi yang lebih masuk akal adalah integrasi cerdas antara keduanya, di mana teknologi digunakan sebagai media untuk memperkuat transmisi nilai-nilai budaya, bukan untuk melemahkannya.
Untuk mengatasi tantangan digitalisasi dan pergeseran nilai-nilai budaya pada anak usia dini, diperlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan berbagai pihak. Pertama, pemerintah dapat mengambil peran aktif dalam pendanaan dan kurasi ekosistem konten digital yang kaya budaya, dengan mempromosikan integrasi konten budaya lokal ke dalam algoritma platform digital yang digunakan oleh anak Indonesia. Kedua, peningkatan kompetensi guru dengan pelatihan dalam pedagogi budaya-digital sangat penting. Guru PAUD harus mampu membangun jembatan budaya antara dunia digital dan tradisi lokal, serta mengkurasi konten digital yang relevan secara budaya. Ketiga, pengembangan literasi digital budaya pada orang tua dapat menjadi kunci dalam mengarahkan pengalaman digital anak menjadi kesempatan belajar nilai-nilai. Orang tua dapat terlibat aktif dalam proses konsumsi digital anak dengan mendiskusikan konten yang mereka tonton, menghubungkan cerita digital dengan nilai-nilai budaya lokal, dan menggunakan teknologi sebagai jembatan menuju tradisi, bukan sebagai penggantinya. Dengan demikian, solusi yang efektif adalah integrasi cerdas antara teknologi dan tradisi, di mana teknologi digunakan sebagai media untuk memperkuat transmisi nilai-nilai budaya, bukan untuk melemahkannya.
- . 0 doi.org/10.3390/su17156661A 0 doi 10 3390 su17156661
- DOI Name 10.31004 Values. name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix... doi.org/10.31004DOI Name 10 31004 Values name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix doi 10 31004
- Understanding cultural diversity in technology use: Systematic review supporting SDG4 | E3S Web of Conferences.... doi.org/10.1051/e3sconf/202564002003Understanding cultural diversity in technology use Systematic review supporting SDG4 E3S Web of Conferences doi 10 1051 e3sconf 202564002003
- Understanding cultural diversity in technology use: Systematic review supporting SDG4 | E3S Web of Conferences.... e3s-conferences.org/10.1051/e3sconf/202564002003Understanding cultural diversity in technology use Systematic review supporting SDG4 E3S Web of Conferences e3s conferences 10 1051 e3sconf 202564002003
| File size | 424.39 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UINSAIDUINSAID Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) yang bertujuan menganalisis peningkatan kinerja guru di SD Negeri Panohan melalui penerapanPenelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) yang bertujuan menganalisis peningkatan kinerja guru di SD Negeri Panohan melalui penerapan
UNDIPUNDIP Mulai dari sisi teknis sampai kepada pembangunan manusianya yang harus menjadi Smart People. Semua tantangan ini menambah kompleksitas dalam mewujudkanMulai dari sisi teknis sampai kepada pembangunan manusianya yang harus menjadi Smart People. Semua tantangan ini menambah kompleksitas dalam mewujudkan
UINSAIDUINSAID Keabsahan data menggunakan trianggulasi data yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini yaitu:1) Pembelajaran daring dilaksanakanKeabsahan data menggunakan trianggulasi data yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini yaitu:1) Pembelajaran daring dilaksanakan
ALQOLAMALQOLAM Dengan demikian, pembelajaran sosio-kultural merupakan cara efektif yang dapat membantu perkembangan sosial dan pembentukan karakter sejak usia dini secaraDengan demikian, pembelajaran sosio-kultural merupakan cara efektif yang dapat membantu perkembangan sosial dan pembentukan karakter sejak usia dini secara
ILININSTITUTEILININSTITUTE Metode pelaksanaan dilakukan secara bertahap, dimulai dari analisis kebutuhan untuk memetakan keterampilan guru, pelatihan penggunaan Nearpod, praktikMetode pelaksanaan dilakukan secara bertahap, dimulai dari analisis kebutuhan untuk memetakan keterampilan guru, pelatihan penggunaan Nearpod, praktik
AMSIRAMSIR Penelitian merekomendasikan harmonisasi regulasi dan prosedur standar operasional di antara bank, peningkatan mekanisme penyelesaian sengketa, serta perlindunganPenelitian merekomendasikan harmonisasi regulasi dan prosedur standar operasional di antara bank, peningkatan mekanisme penyelesaian sengketa, serta perlindungan
ENSIKLOPEDIAKUENSIKLOPEDIAKU Platform seperti Instagram dan YouTube paling berpengaruh karena kemampuannya menyajikan konten visual yang menarik, namun efektivitasnya sangat bergantungPlatform seperti Instagram dan YouTube paling berpengaruh karena kemampuannya menyajikan konten visual yang menarik, namun efektivitasnya sangat bergantung
PENERBITPENERBIT Implementasi media literasi digital dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SD Negeri 5 Sumerta Denpasar dilakukan melalui penggunaan laptop, LCD, dan HP,Implementasi media literasi digital dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SD Negeri 5 Sumerta Denpasar dilakukan melalui penggunaan laptop, LCD, dan HP,
Useful /
UBTUBT On Informatics research website of the Muhammadiyah University of Malang is still implementing web services without using automation in deployment andOn Informatics research website of the Muhammadiyah University of Malang is still implementing web services without using automation in deployment and
UNDIPUNDIP Namun, penyebaran yang lebih luas dibatasi oleh norma desain yang mengakar, kurangnya standar regulasi, dan mekanisme institusional untuk sertifikasi.Namun, penyebaran yang lebih luas dibatasi oleh norma desain yang mengakar, kurangnya standar regulasi, dan mekanisme institusional untuk sertifikasi.
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Fokus penelitian meliputi identifikasi dokumen pendukung yang diperlukan, prosedur pembayaran, pengelolaan dokumen, serta hambatan yang sering terjadiFokus penelitian meliputi identifikasi dokumen pendukung yang diperlukan, prosedur pembayaran, pengelolaan dokumen, serta hambatan yang sering terjadi
UBTUBT Dari hasil penelitian dan pengujian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa rangkaian Zeta converter berjalan dengan baik sesuai dengan data parameter,Dari hasil penelitian dan pengujian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa rangkaian Zeta converter berjalan dengan baik sesuai dengan data parameter,