YARSIYARSI
Junior Medical JournalJunior Medical JournalPendahuluan: Transient Ischaemic Attack (TIA) untuk mendiagnosis memerlukan anamnesis yang cermat, seringkali berulang menjadi lebih buruk. Serangan TIA seringkali membaik kurang dari 24 jam dan tidak progresif. Tetapi, risiko berikutnya menjadi stroke cukup tinggi, dengan angka 11% dalam 7 hari dan 24‑29% dalam 5 tahun ke depan. Data tahun 2019 menunjukan stroke menyerang sekitar 13,7 juta orang dan membunuh sekitar 5,5 juta orang setiap tahunnya. Insiden stroke meningkat dua kali lipat di negara‑negara berpenghasilan rendah dan menengah selama 1990‑2016. Tujuan utama penelitian ini ialah untuk mengetahui gambaran Modalitas CT‑Scan Non Kontras pada pasien TIA di RSUD Pasar Rebo. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien yang terdiagnosis TIA dengan pemeriksaan CT‑scan kepala non‑kontras yang melakukan pemeriksaan radiologi CT‑Scan Non Kontras. Sampel penelitian ini sebanyak 54 sampel yang diambil dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan terhadap kelompok usia, jenis kelamin, dan kesan gambaran CT‑Scan Non Kontras.
Mayoritas pasien TIA menunjukkan CT‑Scan non‑kontras tanpa lesi, 61,1% dari 54 pasien.Lesi hipodens ditemukan pada 38,9% pasien, terutama pada usia ≥46 tahun.Walau mayoritas pasien perempuan, lesi hipodens lebih dominan pada laki‑laki (20,4% vs 18,5%).
Penelitian lanjutan dapat menggunakan desain prospektif longitudinal untuk menilai prediktabilitas temuan CT hipodens terhadap risiko stroke pada pasien TIA. Studi tersebut hendaknya mencakup pengukuran berbasis waktu keparahan gejala dan gradien skor NIHSS agar dapat dibandingkan dengan hasil CT. Peneliti juga dapat menambahkan modul pemantauan biomarker inflamasi guna menilai korelasi antara peradangan sistemik dan lesion CT. Selain itu, perlu dilakukan analisis biaya‑keuntungan dari penggunaan CT non‑kontras dibandingkan dengan MRI di RSUD Pasar Rebo. Perbandingan tersebut harus memperhitungkan waktu, dosis radiasi, dan aksesibilitas layanan radiologi. Penelitian lain dapat mengeksplorasi penggunaan algoritma machine learning untuk otomatis mengidentifikasi lesi hipodens pada scan. Algoritma ini dapat dipelajari untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi interpretasi radiologi pasien TIA. Selanjutnya, pengembangan protokol CT yang lebih cepat dapat diuji untuk menurunkan waktu eksekusi pemeriksaan. Evaluasi protokol baru ini sebaiknya diukur melalui kepatuhan pasien dan keterlambatan transfusi antiplatelet. Melalui kombinasi ketiga pendekatan tersebut, diharapkan dapat memperkuat basis keputusan klinis dan pengelolaan TIA di tingkat rumah sakit.
| File size | 312 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
YARSIYARSI Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh NLR secara statistik terhadap risiko DMT2 pada populasi dewasa di fasilitas pelayanan kesehatan primer.Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh NLR secara statistik terhadap risiko DMT2 pada populasi dewasa di fasilitas pelayanan kesehatan primer.
YARSIYARSI Pemberian makanan bergizi terhadap anak itu meliputi penyusuan, penyapihan dan pemberian makanan. Selain itu, pemberian makanan bergizi harus memenuhiPemberian makanan bergizi terhadap anak itu meliputi penyusuan, penyapihan dan pemberian makanan. Selain itu, pemberian makanan bergizi harus memenuhi
YARSIYARSI Berdasarkan hasil penelitian, dua sampel ayam potong (SA4P & SA4S) yang dijual di Pasar Serdang dan satu sampel ayam potong (SA2P) yang dijual di PasarBerdasarkan hasil penelitian, dua sampel ayam potong (SA4P & SA4S) yang dijual di Pasar Serdang dan satu sampel ayam potong (SA2P) yang dijual di Pasar
YARSIYARSI Meskipun antipsikotik atipikal lebih umum digunakan karena efek samping yang lebih ringan, mereka tetap berisiko menyebabkan sindrom metabolik, yang merupakanMeskipun antipsikotik atipikal lebih umum digunakan karena efek samping yang lebih ringan, mereka tetap berisiko menyebabkan sindrom metabolik, yang merupakan
YARSIYARSI Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kadar hematokrit dan trombosit dengan derajat keparahan DBD pada pasien di Rumah Sakit X JakartaPenelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kadar hematokrit dan trombosit dengan derajat keparahan DBD pada pasien di Rumah Sakit X Jakarta
UNUDUNUD Adapun tujuan yang diharapkan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku perawatan kaki pada pasien diabetes melitus tipe 2 yang berlokasiAdapun tujuan yang diharapkan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku perawatan kaki pada pasien diabetes melitus tipe 2 yang berlokasi
STIKESMAYAPADASTIKESMAYAPADA Analisis statistik menggunakan uji t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,002 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya pengaruh signifikan dari teknikAnalisis statistik menggunakan uji t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,002 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya pengaruh signifikan dari teknik
POLANKAPOLANKA Diabetes melitus (DM) merupakan kumpulan gejala metabolik yang timbul pada diri seseorang yang disebabkan oleh adanya peningkatan glukosa darah akibatDiabetes melitus (DM) merupakan kumpulan gejala metabolik yang timbul pada diri seseorang yang disebabkan oleh adanya peningkatan glukosa darah akibat
Useful /
UNSRATUNSRAT Melalui pelatihan yang interaktif, siswa SMA Negeri 2 Langowan dilatih untuk mengolah limbah daun nilam menjadi body lotion yang aman, alami, dan ramahMelalui pelatihan yang interaktif, siswa SMA Negeri 2 Langowan dilatih untuk mengolah limbah daun nilam menjadi body lotion yang aman, alami, dan ramah
169169 Koreografi Tari Toaleang Marusu diciptakan berdasarkan penemuan arkeologis di Leang-Leang, Maros, yang menunjukkan adanya peradaban manusia prasejarahKoreografi Tari Toaleang Marusu diciptakan berdasarkan penemuan arkeologis di Leang-Leang, Maros, yang menunjukkan adanya peradaban manusia prasejarah
169169 Pendekatan intertekstualitas digunakan untuk menelusurihubungan antara teks dan makna dalam drama tari dan kawih Sunda, yang berakar pada episode JayaPendekatan intertekstualitas digunakan untuk menelusurihubungan antara teks dan makna dalam drama tari dan kawih Sunda, yang berakar pada episode Jaya
ICIICI Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain non-eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh remaja di musholla nurul hidayah danPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain non-eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh remaja di musholla nurul hidayah dan