INABJINABJ

The Indonesian Biomedical JournalThe Indonesian Biomedical Journal

LATAR BELAKANG: Rata-rata usia harapan hidup manusia terus meningkat, hingga 20 tahun ke depan jumlah persentase manusia yang berusia lebih dari 65 tahun akan terus bertambah. Pada kelompok usia ini, penyakit kardiovaskular merupakan penyebab kematian yang utama, dan biaya pengobatannya juga akan terus meningkat. Penuaan merupakan bagian yang tidak dapat dihindari dalam hidup dan sayangnya merupakan faktor risiko terbesar untuk penyakit kardiovaskular. ISI: Kami akan membahas beberapa mekanisme molekular yang terlibat dalam pengaturan proses penuaan dan kesehatan, meliputi mitokondria, telomer, sel punca, sirtuin, Adenosine Monophosphate-activated Protein Kinase, Mammalian Target of Rapamycin, dan Insulin-like Growth Factor 1. Kami juga membahas pandangan ke depan mengenai proses penuaan dan kesehatan yang keduanya saling terkait. RINGKASAN: Proses penuaan merupakan faktor risiko utama yang tidak dapat dimodifikasi untuk penyakit kardiovaskular. Perubahan biologis, struktural, dan mekanis pada proses penuaan sistem kardiovaskular memiliki peran pada peningkatan kejadian penyakit kardiovaskular pada usia lanjut. Memahami mekanisme molekular yang berperan pada perubahan tersebut sangatlah penting, baik untuk pencegahan maupun pengembangan terapi penyakit kardiovaskular.

Proses penuaan merupakan faktor risiko utama yang tidak dapat dimodifikasi untuk penyakit kardiovaskular.Perubahan biologis, struktural, dan mekanis pada sistem kardiovaskular berkontribusi pada peningkatan insiden penyakit kardiovaskular terkait usia.Memahami mekanisme yang mendasari perubahan ini sangat penting untuk pencegahan dan pengembangan pengobatan penyakit kardiovaskular.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menggali mekanisme molekular spesifik yang menghubungkan penuaan dan penyakit kardiovaskular, yang dapat membuka jalan bagi terapi yang ditargetkan untuk memperlambat proses penuaan jantung dan pembuluh darah. Selain itu, perlu dilakukan studi mendalam mengenai potensi intervensi, seperti senyawa yang mengaktifkan sirtuin atau menargetkan mitokondria, untuk meningkatkan fungsi kardiovaskular dan memperpanjang usia kesehatan. Terakhir, penelitian masa depan harus fokus pada identifikasi biomarker dini penuaan kardiovaskular untuk memungkinkan deteksi dini dan intervensi preventif, serta mengeksplorasi bagaimana faktor gaya hidup seperti pola makan dan olahraga dapat memodulasi proses penuaan kardiovaskular.

  1. #real time#real time
  2. #siswa muslim#siswa muslim
Read online
File size1.84 MB
Pages12
Short Linkhttps://juris.id/p-1jX
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test