ERAPUBLIKASIERAPUBLIKASI

Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan MasyarakatJurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi kemasan produk olahan kacang kedelai pada UMKM Tahu Tempe Mira Jaya, Desa Haduyang Natar, Kecamatan Natar, Lampung Selatan. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi penggunaan kemasan konvensional tanpa identitas merek, ketiadaan label informasi produk yang memadai, serta rendahnya daya tarik visual kemasan yang berdampak pada terbatasnya jangkauan pasar. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan pendampingan langsung yang mencakup empat tahap: persiapan, pelatihan, implementasi, dan evaluasi. Kegiatan pelatihan meliputi desain kemasan modern, pembuatan logo menggunakan aplikasi Canva, serta penerapan label produk secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan mitra dalam merancang kemasan yang lebih menarik, informatif, dan memiliki identitas merek yang kuat. Kemasan baru dilengkapi dengan nama merek Mira Jaya, logo, komposisi produk, berat bersih, dan informasi kontak usaha. Inovasi kemasan yang diterapkan terbukti mampu meningkatkan citra produk dan kesiapan mitra dalam menghadapi persaingan pasar modern.

Program Pengabdian kepada Masyarakat berhasil meningkatkan identitas visual produk melalui pelatihan desain kemasan dan pembuatan logo menggunakan Canva.Inovasi kemasan memperkuat citra dan profesionalisme produk, mempersiapkan mitra untuk bersaing di pasar yang lebih kompetitif.Pendampingan berbasis PAR dan penggunaan platform desain digital efektif menciptakan perubahan berkelanjutan pada daya saing UMKM.

Pertama, peneliti perlu mengeksplorasi efektivitas pelatihan kemasan berbasis Canva dengan menambah modul pemasaran digital, fotografi produk, dan strategi e‑commerce, sehingga mitra dapat memanfaatkan saluran distribusi online secara optimal. Kedua, studi lanjutan dapat menilai dampak jangka panjang dari identitas merek yang kuat terhadap loyalitas pelanggan dan penjualan di pasar tradisional maupun modern, serta mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi adopsi kemasan inovatif di kalangan UMKM. Ketiga, penelitian berikutnya disarankan untuk menguji kombinasi inovasi kemasan dan pelatihan literasi digital pada kelompok UMKM lain di daerah berbeda, agar dapat memvalidasi model pelatihan yang fleksibel dan kontekstual serta mendukung keberlanjutan peningkatan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah secara nasional.

Read online
File size177.37 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test