JIECRJIECR

Journal of Innovation in Educational and Cultural ResearchJournal of Innovation in Educational and Cultural Research

Penelitian ini mengeksplorasi strategi untuk meningkatkan pengalaman pengunjung di Museum Subkoss Garuda Sriwijaya melalui pendidikan sejarah dan budaya. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis peran inisiatif edukatif dalam memperkuat fungsi museum sebagai ruang pembelajaran publik. Temuan menunjukkan bahwa pendidikan kontekstual yang menekankan nilai perjuangan kemerdekaan Indonesia dan warisan budaya lokal secara efektif meningkatkan keterikatan emosional dan keterlibatan intelektual pengunjung. Inovasi utama meliputi integrasi media interaktif, tur berpemandu tematik, dan aktivitas pembelajaran pengalaman, yang bersama-sama menciptakan pengalaman museum yang lebih dinamis dan bermakna. Selain itu, museum menyediakan program publik seperti kompetisi sejarah, diskusi komunitas, dan aktivitas partisipatif, yang memperluas jangkauan pendidikan dan memupuk kohesi sosial. Upaya ini telah menyebabkan peningkatan kunjungan dari berbagai kelompok demografis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi antara pengelola museum dan pemangku kepentingan di sektor pendidikan sangat penting untuk mengembangkan program museum yang berkelanjutan, menarik, dan partisipatif.

Peningkatan pengalaman pengunjung di Museum Subkoss terjadi ketika pendidikan kontekstual memadukan nilai sejarah kemerdekaan dan warisan budaya lokal dengan media interaktif dan kegiatan partisipatif.Inisiatif ini menghasilkan keterikatan emosional dan keterlibatan intelektual yang kuat, serta meningkatkan jumlah pengunjung dari berbagai demografi.Pengelolaan kolaboratif antara pengelola museum, pendidik, dan masyarakat lokal terbukti krusial dalam menciptakan program museum yang berkelanjutan dan berdampak.

Pertama, penelitian lebih lanjut dapat meneliti bagaimana integrasi teknologi digital, seperti augmented reality, dapat memperkaya narasi sejarah lokal sehingga meningkatkan pemahaman generasi muda tentang warisan budaya; kedua, studi komparatif antara museum regional dan nasional dapat mengevaluasi efektivitas strategi partisipatif yang berbeda dan menyesuaikannya dengan konteks budaya masing-masing; ketiga, survei longitudinal dapat mengukur dampak jangka panjang program edukasi museum terhadap identitas komunitas dan kohesi sosial, sehingga menghasilkan rekomendasi kebijakan publik yang mendukung pengembangan budaya daerah.

  1. Enhancing Visitor Experience at The Subkoss Museum Through Historical and Cultural Education | Sustianingsih... doi.org/10.46843/jiecr.v7i1.2531Enhancing Visitor Experience at The Subkoss Museum Through Historical and Cultural Education Sustianingsih doi 10 46843 jiecr v7i1 2531
Read online
File size385.11 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test