PNCPNC
InfotekmesinInfotekmesinEnergi surya merupakan energi baru terbarukan (EBT) yang dapat dimanfaatkan sebagai energi alternatif pembangkit listrik menggantikan energi fosil atau supply dari PLN. Salah satu pemanfaatannya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari pada peralatan rumah tangga yaitu mesin pemarut kelapa. Mesin pemarut kelapa yang digunakan dipasaran masih menggunakan bahan bakar fosil untuk menghancurkan daging kelapa, sehingga dilakukan implementasi energi surya sebagai energi alternatif untuk mengoperasikan mesin pemarut kelapa. Penggunaan panel surya pada penelitian ini sangat bergantung pada paparan sinar matahari. Selain itu, posisi kemiringan panel surya juga dapat menentukan daya yang dihasilkan oleh panel surya. Posisi kemiringan panel surya dapat diatur secara manual mengikuti pergerakan arah sinar matahari pada waktu tertentu. Ketika sekitar tengah hari sinar matahari dapat ditangkap secara maksimum. Pada saat itu akumulator/baterai akan cepat terisi dan mesin pemarut kelapa dapat digunakan dengan kecepatan rendah maupun kecepatan tinggi. Tujuan penelitian ini adalah mengimplementasikan kontrol berbasis sistem PWM (Pulse Width Modulation) sebagai pengatur kecepatan motor pada mesin pemarut kelapa. Teknologi PWM dipasang untuk mendapatkan hasil putaran yang optimal dan berpotensi hemat energi listrik.
Penelitian ini telah menghasilkan sistem kontrol berbasis PWM untuk mesin parut kelapa dengan sumber tenaga surya.Berdasarkan hasil pengujian arus, tegangan alat tersebut didapatkan nilai rata-rata daya listrik yaitu 4,86 Watt pada jam 08.00 dan mendapat maksimal rata-rata daya listrik yaitu 5 Watt pada jam 12.Nilai tegangan peak diperoleh pada jam 12.Arus maksimal didapatkan dari hasil pengukuran yaitu sebesar 0.38 A dan nilai kecepatannya pada kondisi tanpa beban adalah sebesar 3724 RPM.Sedangkan nilai kecepatannya saat kondisi dengan beban adalah sebesar 2926 RPM.Ketika pemarutan kelapa menggunakan mode kecepatan tinggi, maka hasil parutan yang didapatkan akan bagus sedangkan jika menggunakan mode kecepatan rendah, maka hasil parutan kurang baik, akan terlihat masih ada ukuran kelapa yang utuh.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, melakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi kecepatan motor terhadap kualitas parutan kelapa, terutama dalam hal ukuran butiran kelapa yang dihasilkan. Kedua, mengkaji lebih dalam tentang implementasi sistem kontrol kecepatan berbasis PWM pada mesin pemarut kelapa skala industri, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kapasitas mesin dan efisiensi energi. Ketiga, mengeksplorasi potensi penggunaan energi surya sebagai sumber energi alternatif untuk mesin pemarut kelapa di daerah-daerah terpencil atau daerah dengan akses listrik terbatas, serta menganalisis dampak sosial dan ekonomi dari implementasi teknologi ini.
| File size | 285.27 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Kegiatan KKN Kelompok 2 STT Migas Balikpapan dilaksanakan di Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur pada periodeKegiatan KKN Kelompok 2 STT Migas Balikpapan dilaksanakan di Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur pada periode
EQUATORSCIENCEEQUATORSCIENCE Integrasi antara Bank Sampah dan teknologi incinerator terbukti mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah rumah tangga, serta berkontribusi padaIntegrasi antara Bank Sampah dan teknologi incinerator terbukti mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah rumah tangga, serta berkontribusi pada
LITERASISAINSLITERASISAINS Melalui kegiatan ini telah dihasilkan produk berupa lulur Ecoenzyme, lilin jelantah, kompos granula, pasteurisasi pupuk organik cair, video tutorial danMelalui kegiatan ini telah dihasilkan produk berupa lulur Ecoenzyme, lilin jelantah, kompos granula, pasteurisasi pupuk organik cair, video tutorial dan
BSIBSI Program ini diharapkan menjadi model penerapan pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat yang berorientasi pada keberlanjutan dan peningkatan kualitasProgram ini diharapkan menjadi model penerapan pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat yang berorientasi pada keberlanjutan dan peningkatan kualitas
LITERASISAINSLITERASISAINS Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP) memegang peran strategis sebagai agen perubahan, namun sistem sampah internal kampusnya masih konvensional.Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP) memegang peran strategis sebagai agen perubahan, namun sistem sampah internal kampusnya masih konvensional.
PKN STANPKN STAN Metode yang digunakan meliputi pelatihan dasar akuntansi dan perpajakan, pendampingan implementasi pencatatan transaksi menggunakan jurnal khusus dan aplikasiMetode yang digunakan meliputi pelatihan dasar akuntansi dan perpajakan, pendampingan implementasi pencatatan transaksi menggunakan jurnal khusus dan aplikasi
PKN STANPKN STAN Nilai rata-rata aktivitas fisik mitra termasuk kategori berat. Nilai minimal aktivitas fisik mitra 73 MET-menit/minggu dan nilai maksimal aktivitas fisikNilai rata-rata aktivitas fisik mitra termasuk kategori berat. Nilai minimal aktivitas fisik mitra 73 MET-menit/minggu dan nilai maksimal aktivitas fisik
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Dengan adanya kegiatan pengabdian ini, diharapkan bisa membantu Masyarakat desa tasik rejo dalam mengelola sampahnya, yang nantinya bisa menjadi solusiDengan adanya kegiatan pengabdian ini, diharapkan bisa membantu Masyarakat desa tasik rejo dalam mengelola sampahnya, yang nantinya bisa menjadi solusi
Useful /
PNCPNC Metode metalurgi serbuk digunakan, dengan variasi fraksi berat penguat 6 %, 10 %, dan 14 %. Siklus pencampuran dilakukan pada Ball Mill selama 6 jamMetode metalurgi serbuk digunakan, dengan variasi fraksi berat penguat 6 %, 10 %, dan 14 %. Siklus pencampuran dilakukan pada Ball Mill selama 6 jam
PNCPNC Hasil ini membuktikan bahwa penggunaan jig welding modifikasi pneumatic clamp mampu meningkatkan efisiensi pengelasan dan menghasilkan sambungan las yangHasil ini membuktikan bahwa penggunaan jig welding modifikasi pneumatic clamp mampu meningkatkan efisiensi pengelasan dan menghasilkan sambungan las yang
UNJUNJ Prototipe akhir mengorganisir pembelajaran menjadi lima langkah: orientasi masalah menggunakan topik/objek dekat kehidupan anak; penyajian cerita berdasarkanPrototipe akhir mengorganisir pembelajaran menjadi lima langkah: orientasi masalah menggunakan topik/objek dekat kehidupan anak; penyajian cerita berdasarkan
HAMJAHDIHAHAMJAHDIHA Dalam Kurikulum Merdeka Belajar, mata pelajaran IPS mengalami beberapa perubahan baik pada nama mata pelajaran, struktur, dan pendekatan pembelajaran.Dalam Kurikulum Merdeka Belajar, mata pelajaran IPS mengalami beberapa perubahan baik pada nama mata pelajaran, struktur, dan pendekatan pembelajaran.