PNCPNC

InfotekmesinInfotekmesin

Krisis energi disebabkan oleh penggunaan energi fosil secara masif. Butanol dan ethanol dapat menggantikan energi fosil karena karakteristiknya lebih baik, seperti RON dan kandungan oksigen. Penelitian ini bertujuan menentukan pengaruh campuran gasoline-butanol dan gasoline-ethanol terhadap performa engine, sehingga dapat menjadi pilihan untuk menggantikan energi fosil. Persentase alkohol (butanol dan ethanol) pada gasoline adalah 5%, 10%, dan 15% dengan variasi putaran engine 1000, 2000, dan 3000 rpm. Penelitian ini menggunakan dynamometer sebagai alat ukur performa engine. Hasil uji menunjukkan bahwa E15 dapat meningkatkan torsi dan daya engine hingga 26%, sedangkan B15 meningkatkan sebesar 19%. Selain itu, ethanol mampu menurunkan BSFC lebih baik dibandingkan butanol. Nilai BSFC mengalami penurunan 17% pada E15, sedangkan B15 turun sebesar 15% dibandingkan gasoline murni. Hal ini disebabkan oleh RON dan kandungan oksigen ethanol yang lebih tinggi, sehingga torsi dan daya meningkat sedangkan BSFC turun. Hasil tersebut membuktikan bahwa gasoline-ethanol lebih baik dalam meningkatkan performa engine dibandingkan gasoline-butanol.

Butanol dan ethanol memiliki beberapa karakteristik yang lebih baik dibandingkan gasoline.Penambahan butanol dan ethanol dapat meningkatkan performa engine.Penelitian ini membandingkan pengaruh penggunaan campuran gasoline-butanol dan gasoline-ethanol terhadap performa engine fuel injection.Hasil uji menunjukkan bahwa campuran E15 dapat meningkatkan torsi dan daya engine tertinggi sebesar 26%, sedangkan B15 hanya dapat meningkatkan torsi dan daya engine tertinggi sebesar 19%.Selain itu, nilai BSFC engine fuel injection juga diukur saat menggunakan campuran gasoline-butanol dan menunjukkan bahwa ethanol mampu menurunkan BSFC lebih tinggi dibandingkan butanol.h pada E15, sedangkan campuran B15 sebesar 3,54 Kg/kW.Hal ini disebabkan oleh daya engine yang dihasilkan oleh ethanol lebih tinggi sehingga BSFC juga turun lebih tinggi dibandingkan gasoline-butanol.Hasil tersebut membuktikan bahwa penambahan ethanol pada gasoline dapat lebih baik dalam meningkatkan performa engine dibandingkan butanol.

Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menguji pengaruh campuran gasoline-butanol dan gasoline-ethanol pada berbagai jenis mesin, seperti mesin diesel atau mesin hybrid, untuk mengetahui apakah hasil yang diperoleh konsisten atau tidak. 2. Menganalisis lebih lanjut efek dari campuran bahan bakar ini terhadap emisi gas buang, terutama emisi karbon dioksida dan partikel. Hal ini dapat membantu memahami dampak lingkungan dari penggunaan bahan bakar alternatif. 3. Melakukan studi komparatif antara gasoline-butanol dan gasoline-ethanol dengan bahan bakar alternatif lainnya, seperti biodiesel atau hidrogen, untuk menentukan mana yang lebih efektif dan ramah lingkungan dalam meningkatkan performa engine.

  1. Pengaruh Penambahan methanol Terhadap Emisi Bahan Bakar Mesin Sepeda Motor Berbahan Bakar Pertamax 150... ejournal.pnc.ac.id/index.php/infotekmesin/article/view/1719Pengaruh Penambahan methanol Terhadap Emisi Bahan Bakar Mesin Sepeda Motor Berbahan Bakar Pertamax 150 ejournal pnc ac index php infotekmesin article view 1719
  2. A Review of automotive green technology: Potential of butanol as biofuel in gasoline engine | Mechanical... doi.org/10.31603/mesi.7155A Review of automotive green technology Potential of butanol as biofuel in gasoline engine Mechanical doi 10 31603 mesi 7155
Read online
File size340.15 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test