INSTITUTSUNANDOEINSTITUTSUNANDOE

Manganite | Journal of Chemistry and EducationManganite | Journal of Chemistry and Education

Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk menentukan efek ekstrak teh hijau terhadap jumlah folikel ovarium tikus betina yang terpapar MSG. Sepuluh jurnal yang ditinjau dalam tinjauan pustaka ini diterbitkan pada tahun 2010-2020 dan membahas efek teh hijau terhadap jumlah folikel ovarium tikus betina yang terpapar MSG. Berdasarkan hasil tinjauan pustaka, ditemukan bahwa pemberian antioksidan (teh hijau, vitamin C, Dooshivishari, Chlorella Vulgaris, dan Spirulina platensis) dapat meningkatkan jumlah folikel ovarium. Pendapat lain menyatakan bahwa pemberian MSG dapat mengurangi jumlah folikel ovarium secara signifikan. Jika diberikan antioksidan (teh hijau), penurunan jumlah folikel menjadi tidak signifikan. Sumber lain juga menyatakan bahwa pemberian MSG dapat mengurangi jumlah folikel ovarium, sedangkan sumber selain yang disebutkan di atas menyatakan bahwa pemberian MSG dapat meningkatkan jumlah folikel ovarium pada tikus tanpa pemberian antioksidan. Ada juga sumber yang menyatakan bahwa MSG dapat meningkatkan atrofi folikel, dan setelah diberikan antioksidan (Ceratonia siliqua), terjadi penurunan folikel atrofik. Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa pemberian antioksidan (teh hijau, vitamin C, Ceratonia siliqua, Dooshivishari, Chlorella Vulgaris, dan Spirulina platensis) dapat meningkatkan jumlah folikel ovarium pada tikus yang terpapar MSG karena antioksidan dapat menetralkan radikal bebas dan efek buruk yang dihasilkan dari MSG.

Dari hasil tinjauan pustaka ini, dapat disimpulkan bahwa pemberian MSG pada tikus betina dapat mengurangi jumlah folikel ovarium, dan adanya ekstrak teh hijau atau antioksidan lainnya dapat meningkatkan tingkat folikel ovarium.Hal ini terjadi karena teh hijau dengan antioksidan tinggi dapat meminimalkan radikal bebas dan efek destruktif yang disebabkan oleh MSG.Namun, satu jurnal menyatakan bahwa pemberian MSG dapat meningkatkan jumlah folikel ovarium karena neuron glutamat di otak mungkin meningkatkan sekresi LH dan FSH.Untuk menambah literatur dan menjelaskan mekanisme yang terjadi, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang efek ekstrak teh hijau pada folikel ovarium yang terpapar MSG.

Saran penelitian lanjutan yang baru adalah: (1) Mengkaji lebih lanjut mekanisme aksi dan efek jangka panjang dari ekstrak teh hijau pada folikel ovarium tikus yang terpapar MSG, dengan mempertimbangkan dosis dan waktu pemberian yang optimal. (2) Meneliti interaksi antara MSG dan antioksidan lainnya, seperti vitamin C, untuk memahami bagaimana kombinasi ini dapat mempengaruhi kesehatan reproduksi tikus betina. (3) Melakukan studi komparatif antara berbagai jenis teh hijau dan antioksidan lainnya untuk menentukan mana yang paling efektif dalam meningkatkan jumlah folikel ovarium pada tikus yang terpapar MSG.

  1. The Effect of Combination of Green Tea and Roselle Extract on Morphology and Motility of Spermatozoa... bioscmed.com/index.php/bsm/article/view/576The Effect of Combination of Green Tea and Roselle Extract on Morphology and Motility of Spermatozoa bioscmed index php bsm article view 576
Read online
File size351.26 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test