POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR

Jurnal Penyuluhan PertanianJurnal Penyuluhan Pertanian

Perkembangan Teknologi Informasi, Komunikasi, dan Digital (TIK) telah mengubah pendekatan penyuluhan pertanian dari metode konvensional menjadi digital. Kegiatan Jarkomluhdes bertujuan meningkatkan kapasitas Posluhdes sebagai kelembagaan penyuluhan di tingkat desa. Penelitian ini menganalisis tingkat partisipasi petani dalam Jarkomluhdes, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta pengaruh faktor tersebut terhadap partisipasi. Metode kuantitatif memakai survei dengan sampel 132 petani di Kabupaten Bekasi. Hasil menunjukkan tingkat partisipasi sangat rendah (24% partisipan). Faktor signifikan yang memengaruhi partisipasi adalah ketersediaan sarana dan prasarana serta literasi digital.. . Kata kunci: Jarkomluhdes, penyuluhan pertanian daring, partisipasi petani.

Tingkat partisipasi petani dalam kegiatan Jarkomluhdes sangat rendah.Faktor ketersediaan sarana dan prasarana serta literasi digital secara signifikan memengaruhi tingkat partisipasi.Untuk meningkatkan partisipasi, perlu diperbaiki infrastruktur dan dilatih kemampuan digital petani.

Untuk meningkatkan partisipasi petani dalam penyuluhan daring, perlu dipertimbangkan tiga pendekatan: (1) melakukan penelitian kualitatif desa‑desa dengan tingkat partisipasi rendah guna memahami hambatan khusus mereka, kemudian menyesuaikan pelatihan literasi digital dan menyediakan perangkat berbasis kebutuhan; (2) mengkaji dampak penggunaan platform aplikasi konferensi video selain FacePro pada keaktifan partisipasi, termasuk uji coba modul interaktif dan feedback real‑time; (3) menilai efektivitas program transfer kuota internet dan dukungan jaringan lokal secara longitudinal, serta membandingkannya dengan model donasi peralatan digital oleh lembaga swadaya atau koperasi pertanian. Pendekatan‑pendekatan ini dapat menjadi dasar kebijakan penyuluhan pertanian digital yang lebih responsif terhadap konteks lokal.

Read online
File size274.02 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test