POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR

Jurnal Penyuluhan PertanianJurnal Penyuluhan Pertanian

Pemberdayaan petani merupakan proses beraneka segi yang melibatkan peningkatan kapasitas mereka untuk meningkatkan produktivitas pertanian, beradaptasi dengan tantangan, dan mencapai mata pencaharian yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keberdayaan petani dan pengaruh karakteristik petani, intensitas pemberdayaan dan dukungan eksternal terhadap tingkat keberdayaan petani. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan kuantitatif dengan menjelaskan pengaruh hubungan dan pengaruh antar variable-variabel di Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie pada bulan Agustus-September 2023. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap 130 orang responden. Analisa data dilakukan dengan metode deskriptif dan menggunakan teknik Partial Least Square (PLS) melalui bantuan aplikasi smartPLS.3.2.9. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat keberdayaan petani padi IP 300 di Kecamatan Keumala dikategorikan tinggi. Faktor-faktor yang secara signifikan memengaruhi keberdayaan petani padi dalam program IP 300 di Kabupaten Pidie adalah intensitas pemberdayaan (intensitas pengembangan kemampuan teknis, intensitas pengembangan perilaku inovatif, dan ketepatan metode penyuluhan) dan dukungan eksternal (ketersediaan infrastruktur, dukungan tokoh tani, dan dukungan kebijakan pemerintah), sedangkan karakteristik petani (pendidikan non formal, luas lahan dan motivasi) berpengaruh tidak sifinikan terhadap tingkat keberdayaan petani padi program IP 300 di Kabupaten Pidie.

Tingkat keberdayaan petani padi IP 300 di Kabupaten Pidie tergolong tinggi, terutama pada kemampuan mengakses pasar, informasi, dan mengatasi masalah, sementara kemampuan keuangan berada pada tingkat sedang.Faktor-faktor yang secara signifikan memengaruhi keberdayaan tersebut adalah intensitas pemberdayaan (pengembangan kemampuan teknis, perilaku inovatif, dan ketepatan metode penyuluhan) serta dukungan eksternal (ketersediaan infrastruktur, dukungan tokoh tani, dan kebijakan pemerintah).Karakteristik petani seperti pendidikan non formal, luas lahan, dan motivasi tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat keberdayaan petani padi dalam program IP 300.

Penelitian selanjutnya dapat menguji dampak penggunaan teknologi digital, seperti aplikasi seluler untuk penyuluhan, terhadap tingkat keberdayaan petani padi dalam program IP 300, sehingga dapat diketahui sejauh mana inovasi digital meningkatkan akses informasi dan adopsi praktik pertanian modern. Selain itu, penting untuk meneliti peran perempuan petani dalam program IP 300, mengidentifikasi hambatan gender serta potensi kontribusi mereka dalam meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha tani. Selanjutnya, dilakukan studi longitudinal yang melacak perubahan tingkat keberdayaan petani setelah selesai program IP 300, untuk menilai keberlanjutan hasil pemberdayaan dan faktor-faktor yang mempengaruhi retensi manfaat dalam jangka panjang.

  1. Relationship between the family farmers’ entrepreneurial spirit and innovation - Silvana B Balconi,... journals.sagepub.com/doi/10.1177/14657503231156868Relationship between the family farmersAo entrepreneurial spirit and innovation Silvana B Balconi journals sagepub doi 10 1177 14657503231156868
  2. Radware Bot Manager Captcha. radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human... iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/1153/1/012018Radware Bot Manager Captcha radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human iopscience iop article 10 1088 1755 1315 1153 1 012018
  3. Dukungan Kelembagaan Sistem Agribisnis dalam Pengembangan Usahatani Sayur di Kabupaten Jember | JURNAL... jurnal.polbangtanmanokwari.ac.id/index.php/jt/article/view/440Dukungan Kelembagaan Sistem Agribisnis dalam Pengembangan Usahatani Sayur di Kabupaten Jember JURNAL jurnal polbangtanmanokwari ac index php jt article view 440
Read online
File size263.71 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test