UNP KEDIRIUNP KEDIRI

Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian PembelajaranJurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran

Kegagalan aktivitas fisik pada wanita berusia menengah tetap menjadi penyumbang utama risiko kesehatan kardiovaskular dan metabolik di seluruh dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menilai respons kardiovaskular dan metabolik akut selama sesi tarian baris selama 45 menit di bawah pengawasan instruktur pada wanita berusia menengah aktif. Desain observasional lintas-sesi tunggal diikuti oleh tiga puluh partisipan berusia 30–50 tahun. Setiap partisipan memakai monitor detak jantung Polar H10 dan akselerometer untuk mengumpulkan data sepanjang sesi. Intensitas latihan dikategorikan menjadi lima zona detak jantung berdasarkan persentase detak jantung maksimal (HRmax), sementara pengeluaran kalori diperkirakan menggunakan data detak jantung dan nilai MET. Analisis deskriptif memaparkan respons fisiologis, sedangkan regresi multivariat menilai prediktor pengeluaran kalori total, dengan mengendalikan usia dan indeks massa tubuh (BMI). Rata‑rata intensitas latihan partisipan adalah 72,8 ± 5,6 % HRmax (132,5 ± 10,4 bpm), pengeluaran energi rata‑rata sebesar 245,6 ± 35,2 kcal, dan nilai MET sebesar 4,2 ± 0,6. Mayoritas durasi sesi dialokasikan pada Zone 3 (38,2 ± 6,1 %) dan Zone 4 (18,4 ± 4,7 %). Waktu yang dihabiskan di Zone 3–5 merupakan prediktor signifikan pengeluaran kalori (β = 0,68, p < 0,001, R² = 0,74). Temuan ini menunjukkan bahwa satu sesi tarian baris 45 menit menghasilkan tekanan kardiovaskular moderat‑tungas dan respons metabolik akut yang terukur melalui distribusi zona detak jantung dan pengeluaran energi pada wanita berusia menengah aktif.

Sesi satu kali berdurasi 45 menit yang dipimpin oleh instruktur pada wanita aktif menengah menghasilkan intensitas latihan rata-rata sebesar 72,8 % HRmax, dengan sebagian besar waktu dialokasikan pada zona detak jantung moderat (Zone 3) dan vigorous (Zone 4).Hal ini menghasilkan pengeluaran kalori akut sebesar 245,6 kcal per sesi, dengan nilai MET rata‑rata 4,2.Regresi menunjukkan bahwa waktu yang dihabiskan di zona detak jantung 3–5 secara signifikan memprediksi pengeluaran kalori, menjelaskan 74 % variasi total setelah mengendalikan usia dan BMI.Penelitian ini memberikan deskripsi objektif distribusi zona detak jantung dan biaya energi selama sesi tarian baris terstruktur, mencerminkan beban kardiovaskular dan metabolik segera.namun, desain satu sesi tidak memungkinkan inferensi tentang adaptasi jangka panjang atau hasil kesehatan.

Untuk memperluas pemahaman tentang manfaat jangka panjang tarian baris, penelitian berikutnya dapat meneliti efek program bertingkat selama 12 minggu terhadap kebugaran kardiovaskular, toleransi anaerobik, dan peningkatan energi harian pada wanita berusia menengah; sekaligus mengeksplorasi variabel psikologis seperti motivasi intrinsik dan kepuasan sosial menggunakan skala validasi terbukti, sehingga dapat menghubungkan intensitas fisiologis dengan kepatuhan jangka panjang; selain itu, studi komparatif yang membandingkan tarian baris dengan latihan interval klasik (seperti HIIT) dapat mendefinisikan perbedaan respons metabolik, pengeluaran kalori tetap, serta adaptasi metabolik mikro—contohnya, perubahan laju metabolisme basal dan komposisi tubuh—selama periodisasi training; kombinasi ketiga arah studi ini akan menghasilkan gambaran komprehensif tentang optimalisasi program kebugaran berbasis tarian yang mudah diakses dan dapat disebarluaskan ke populasi yang serupa dengan target tersebut.

  1. Ventilatory Thresholds Differences According to Aerobic Fitness Level in 1450 Males and 241 Females on... doi.org/10.1002/EJSC.12323Ventilatory Thresholds Differences According to Aerobic Fitness Level in 1450 Males and 241 Females on doi 10 1002 EJSC 12323
  2. Gamification in physical education: improving rhythmic gymnastics skills and student engagement through... sportpedagogy.org.ua/index.php/ppcs/article/view/3044Gamification in physical education improving rhythmic gymnastics skills and student engagement through sportpedagogy ua index php ppcs article view 3044
  3. Serdar, Cihan, Yücel, and Serdar: Sample size, power and effect size revisited: simplified and practical... biochemia-medica.com/en/journal/31/1/10.11613/BM.2021.010502Serdar Cihan Yycel and Serdar Sample size power and effect size revisited simplified and practical biochemia medica en journal 31 1 10 11613 BM 2021 010502
  4. Implementasi Sensor Polar H10 dan Raspberry Pi dalam Pemantauan dan Klasifikasi Detak Jantung Beberapa... jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/7716Implementasi Sensor Polar H10 dan Raspberry Pi dalam Pemantauan dan Klasifikasi Detak Jantung Beberapa jtiik ub ac index php jtiik article view 7716
  5. PERBANDINGAN AKTIVITAS FISIK AEROBIK DAN ANAEROBIK TERHADAP KADAR LAKTAT DAN LAKTAT DEHIDROGENASE (LDH)... e-jurnal.stikesmitraadiguna.ac.id/index.php/jkp/article/view/33PERBANDINGAN AKTIVITAS FISIK AEROBIK DAN ANAEROBIK TERHADAP KADAR LAKTAT DAN LAKTAT DEHIDROGENASE LDH e jurnal stikesmitraadiguna ac index php jkp article view 33
Read online
File size348.48 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test