PNLPNL

Jurnal TeknologiJurnal Teknologi

Artikel ini membahas tentang penggunaan ekstrak daun bidara (Ziziphus mauritiana Lamk) sebagai scrub tubuh untuk perawatan kulit. Ekstrak daun bidara dipilih karena kandungan flavonoid, saponin, dan tannin yang berkontribusi terhadap sifat antibakteri dan antioksidan, sedangkan garam Epsom berfungsi sebagai agen pengelupasan yang membantu menghilangkan sel kulit mati dan meningkatkan regenerasi kulit. Penelitian ini melibatkan variasi konsentrasi ekstrak daun bidara (0-5%) dan garam Epsom (10-50%). Formulasi dievaluasi melalui uji kualitas fisik, termasuk pH, homogenitas, adhesi, spreadability, sifat organoleptik, aktivitas antibakteri, dan aktivitas antioksidan. Hasil menunjukkan bahwa formulasi dengan 1% ekstrak daun bidara dan 20% garam Epsom menghasilkan hasil terbaik, dengan pH 5,2 (sesuai dengan standar SNI untuk persiapan topikal), homogenitas yang baik, tekstur lembut, dan penerimaan panelis yang tinggi, terutama untuk kulit sensitif. Pengujian antibakteri menunjukkan aktivitas tertinggi pada konsentrasi ekstrak 1%, dengan zona hambatan 23 mm terhadap Staphylococcus aureus. Aktivitas antioksidan menunjukkan penghambatan radikal bebas dengan nilai IC50 18,94 µg/mL. Temuan ini menunjukkan bahwa formulasi scrub tubuh yang mengandung ekstrak daun bidara dan garam Epsom memiliki potensi sebagai produk perawatan kulit alami, efektif, dan ramah lingkungan.

Formulasi optimal dicapai dengan 1% ekstrak daun bidara dan 20% garam Epsom.Kombinasi ini menghasilkan scrub tubuh dengan pH ramah kulit (5,2), sifat fisik yang sangat baik, aktivitas antibakteri tertinggi terhadap S.aureus (zona hambatan 23 mm), dan aktivitas antioksidan yang kuat (IC50 = 18,94 µg/mL).Penurunan aktivitas antibakteri pada konsentrasi ekstrak yang lebih tinggi (3-5%) menekankan pentingnya optimasi dalam matriks formulasi yang kompleks.Penelitian ini berhasil menunjukkan potensi ekstrak daun bidara untuk mengembangkan produk scrub tubuh alami yang multifungsi.versi lembut (1% ekstrak, 20% garam) untuk kulit sensitif dan versi kuat (1% ekstrak, 40-50% garam) untuk kulit normal/tebal.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi potensi sinergi antara ekstrak daun bidara dan garam Epsom dalam formulasi scrub tubuh. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengevaluasi efek jangka panjang penggunaan scrub tubuh ini pada kulit, termasuk perubahan tekstur dan elastisitas kulit. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan konsentrasi ekstrak daun bidara dan garam Epsom dalam formulasi scrub tubuh, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti sensitivitas kulit dan preferensi pengguna.

Read online
File size358.65 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test