UNILAUNILA
Jurnal Sylva LestariJurnal Sylva LestariPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisis dan mekanis cross laminated timber (CLT) dari limbah batang kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) dikombinasikan dengan kayu jati platinum (Tectona grandis) hasil penjarangan. CLT dibuat menjadi dua tipe, yaitu CLT tipe A (jati-sawit-jati) dan CLT tipe B (jati-jati-jati) dengan menggunakan perekat Waterbased Polymer Isocyanate (WBPI). Ukuran panjang kedua tipe CLT tersebut adalah 150 cm dan lebar 20 cm dengan variasi ketebalan 3,0 cm, 4,5 cm, dan 6,0 cm, serta berat labur perekat 300 g/m². Hasil penelitian menunjukkan bahwa CLT tipe B memiliki sifat fisis dan mekanis yang lebih baik dari CLT tipe A. Secara umum perlakuan yang menghasilkan performa terbaik adalah penggunaan lamina dengan ketebalan 4,5 cm. Kayu jati platinum dan batang kelapa sawit berpotensi untuk dijadikan sumber bahan baku CLT karena nilai kadar air, modulus lentur (MOE), dan modulus patah (MOR) yang telah memenuhi standar JAS 1152.
Kayu jati platinum dan batang kelapa sawit memiliki potensi yang baik untuk dijadikan CLT, ditunjukkan oleh nilai kadar air, MOE, dan MOR yang telah memenuhi standar JAS 1152.CLT dengan komposisi jati platinum memiliki sifat fisis dan mekanis yang lebih baik dibandingkan CLT dengan limbah batang kelapa sawit sebagai lapisan core.Perkondisi ketebalan lamina paling optimal untuk MOE dan MOR adalah 4,5 cm, sedangkan ketebalan 3,0 cm menghasilkan keteguhan geser tertinggi.
Pertanyaan: Bagaimana pengaruh pemberian pelapisan lapisan pelindung berbahan bio resin terhadap kestabilan dimensi dan ketahanan mikroba pada CLT jati platinum‑kelapa sawit? Pertanyaan: Apakah kombinasi penggunaan limbah lignin dari celulosa sawit dengan lapisan inti jati platinum dapat meningkatkan nilai MOR dan ketahanan geser CLT tanpa mengorbankan kadar air? Pertanyaan: Bagaimana kinerja CLT yang dibentuk dengan rapatannya di atas 0,60 g/cm³ untuk aplikasi struktur arsitektur tinggi di daerah rawan gempa?.
| File size | 309.19 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIKSUNIKS Aplikasi Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) dengan dosis 300 g per tanaman terbukti paling efektif dalam meningkatkan pH tanah dari 5,16 menjadi 5,66, karbonAplikasi Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) dengan dosis 300 g per tanaman terbukti paling efektif dalam meningkatkan pH tanah dari 5,16 menjadi 5,66, karbon
PURIFIKASIPURIFIKASI Laju pengendapan flok yang terbentuk ditingkatkan dengan bantuan magnet. Nilai COD awal dari zat warna yang digunakan dalam eksperimen ini adalah 1060Laju pengendapan flok yang terbentuk ditingkatkan dengan bantuan magnet. Nilai COD awal dari zat warna yang digunakan dalam eksperimen ini adalah 1060
PURIFIKASIPURIFIKASI Dalam percobaan ini dilengkapi dengan sistem pipa PVC, flowmeter, pengukur tekanan, dan pompa sirkulasi. Limbah cair yang diuji diperoleh dari efluen sekunderDalam percobaan ini dilengkapi dengan sistem pipa PVC, flowmeter, pengukur tekanan, dan pompa sirkulasi. Limbah cair yang diuji diperoleh dari efluen sekunder
JURNALPERTANIANUNISAPALUJURNALPERTANIANUNISAPALU Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan pupuk organik limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) dalam meningkatkan pertumbuhan bibit kelapaPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan pupuk organik limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) dalam meningkatkan pertumbuhan bibit kelapa
MES BOGORMES BOGOR Untuk memaksimalkan dari proses pengolahan air limbah di rusun damkar cengkareng diperlukan penambahan bak biofilter aerob untuk menyesuaikan produksiUntuk memaksimalkan dari proses pengolahan air limbah di rusun damkar cengkareng diperlukan penambahan bak biofilter aerob untuk menyesuaikan produksi
UmriUmri Program pemberdayaan masyarakat dengan teknologi filtrasi air sederhana dan edukasi sanitasi di Desa Rempak berhasil meningkatkan kualitas air sumur menjadiProgram pemberdayaan masyarakat dengan teknologi filtrasi air sederhana dan edukasi sanitasi di Desa Rempak berhasil meningkatkan kualitas air sumur menjadi
ITKITK Aktivitas penambangan dan penggalian memberikan dampak negatif terhadap lingkungan berupa lubang galian yang menyebabkan tergenangnya air. Air yang tergenangAktivitas penambangan dan penggalian memberikan dampak negatif terhadap lingkungan berupa lubang galian yang menyebabkan tergenangnya air. Air yang tergenang
UNIKSUNIKS Frekuensi pengendalian dilakukan sekali setiap tiga bulan. Total 14, 12, dan 9 spesies gulma diidentifikasi di Kecamatan Kuantan Tengah, Inuman, dan SintajoFrekuensi pengendalian dilakukan sekali setiap tiga bulan. Total 14, 12, dan 9 spesies gulma diidentifikasi di Kecamatan Kuantan Tengah, Inuman, dan Sintajo
Useful /
LEMBAGA KITALEMBAGA KITA Temuan menunjukkan bahwa pelatihan, lingkungan kerja, dan budaya organisasi secara signifikan mempengaruhi kinerja perusahaan, baik secara langsung maupunTemuan menunjukkan bahwa pelatihan, lingkungan kerja, dan budaya organisasi secara signifikan mempengaruhi kinerja perusahaan, baik secara langsung maupun
JURNALPERTANIANUNISAPALUJURNALPERTANIANUNISAPALU Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen, dengan rancangan acak kelompok (RAK) faktor tunggal, terdiri dari 4 perlakuan dan 6 ulangan.Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen, dengan rancangan acak kelompok (RAK) faktor tunggal, terdiri dari 4 perlakuan dan 6 ulangan.
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI 022 (Katana22) beralamat di Jl. Garuda Raya, Taman Narogong Indah, Kel. Pengasinan Kec. Rawalumbu, Kota Bekasi memiliki tugas secara bersama-sama dengan022 (Katana22) beralamat di Jl. Garuda Raya, Taman Narogong Indah, Kel. Pengasinan Kec. Rawalumbu, Kota Bekasi memiliki tugas secara bersama-sama dengan
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI STMIK Nusa Mandiri Jakarta bermaksud mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk membantu meningkatkan pemahaman tentang kiat sukses dalam membangunSTMIK Nusa Mandiri Jakarta bermaksud mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk membantu meningkatkan pemahaman tentang kiat sukses dalam membangun