GUMPUBLISHERGUMPUBLISHER

Essor : Jurnal Pengabdian MasyarakatEssor : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Program Training for Tourism di Desa Loyok dirancang untuk meningkatkan kapasitas remaja dan dewasa sebagai bagian dari penguatan desa wisata. Namun, hasil observasi awal dan wawancara menunjukkan rendahnya tingkat partisipasi sehingga diperlukan analisis faktor penghambat yang lebih komprehensif. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hambatan sosial, personal, dan struktural yang memengaruhi keikutsertaan masyarakat. Metode pengabdian dilakukan melalui pelatihan, pendampingan, dan wawancara mendalam terhadap remaja dan dewasa yang menjadi sasaran program. Temuan menunjukkan bahwa hambatan utama mencakup rutinitas sekolah dan kegiatan sore hari, kurangnya minat terhadap materi pelatihan, rasa tidak percaya diri, kurangnya teman untuk belajar, hingga adanya kegiatan lain yang berbenturan dengan jadwal pelatihan.

Program Training for Tourism di Desa Loyok berhasil meningkatkan pemahaman dan kesiapan remaja serta warga dewasa dalam pengembangan desa wisata.Walaupun partisipasi awal rendah akibat benturan jadwal, motivasi, dan hambatan psikologis, pelatihan yang memadukan praktik, diskusi, dan pendampingan menunjukkan hasil positif dengan peningkatan kepercayaan diri dan keterkaitan potensi kerajinan bambu.Program ini menciptakan ruang belajar relevan dan menjadi landasan penting untuk keberlanjutan pelatihan di masa depan.

Pertimbangkan studi berikutnya untuk menguji efektivitas model penjadwalan fleksibel, misalnya dengan menggunakan sistem e‑calendar yang terintegrasi pada pihak desa, sehingga partisipasi lebih tinggi bagi peserta dengan jadwal sekolah atau aktivitas keagamaan yang padat; selanjutnya, lakukan penelitian tentang dampak penggunaan media digital (seperti aplikasi WhatsApp atau platform e‑learning) dan poster informasi lokal dalam memperluas jangkauan penyebaran program, sehingga dapat menjangkau masyarakat yang sebelumnya tidak menerima informasi melalui KKN; dan terakhir, teliti kemungkinan kolaborasi antara perangkat desa, pelaku UMKM, dan komunitas pemuda dalam merancang modul pelatihan berbasis proyek, mulai dari pembuatan produk kerajinan bambu hingga pemasaran digital, untuk meningkatkan motivasi praktis sekaligus menghasilkan peluang ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Read online
File size399.2 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test