RCF INDONESIARCF INDONESIA

Journal of Science Education and Management BusinessJournal of Science Education and Management Business

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pemanfaatan pendekatan primal–dual dan variannya dalam menyelesaikan persoalan optimasi serta perencanaan dan alokasi sumber daya pada berbagai sistem operasi. Metode yang digunakan adalah systematic literature review berbasis pedoman PRISMA, dengan sumber data dari Scopus dan kata kunci terkait primal–dual neural network, resource planning and scheduling, serta algorithmic efficiency untuk periode 2021–2025. Dari 121 artikel yang terjaring, hanya 7 studi yang lolos kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut. Hasil telaah menunjukkan bahwa model dan algoritma berbasis primal–dual mampu menurunkan makespan dan keterlambatan, menghemat konsumsi energi, meningkatkan pemanfaatan sumber daya kritis, serta memperbaiki akurasi dan mutu layanan pada konteks manufaktur berbasis IIoT, penjadwalan produksi dan multi-proyek, layanan kesehatan, maupun otomasi robotik. Dari sisi manajerial, temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan primal–dual berpotensi menjadi landasan perancangan sistem operasi yang lebih efisien, adaptif, dan kompetitif, meskipun penerapan pada skala yang lebih luas serta integrasi dengan data real-time masih diperlukan untuk memperkuat bukti empiris dan memastikan kesesuaian di berbagai sektor.

Berdasarkan hasil systematic literature review yang telah dilakukan, dapat ditegaskan bahwa pendekatan primal–dual beserta berbagai variannya merupakan kerangka optimasi yang kuat dan adaptif untuk menyelesaikan masalah perencanaan serta alokasi sumber daya pada beragam konteks.Secara umum, studi-studi yang dianalisis menunjukkan bahwa model dan algoritma berbasis primal–dual mampu menurunkan makespan dan keterlambatan, meningkatkan utilisasi sumber daya kritis, mengurangi konsumsi energi, sekaligus meningkatkan akurasi maupun mutu layanan dibandingkan pendekatan tradisional.Meskipun demikian, sebagian besar temuan masih bertumpu pada simulasi dan studi kasus dengan lingkup terbatas, sehingga diperlukan penelitian lanjutan melalui implementasi pada skala organisasi yang lebih luas, integrasi dengan data real-time, serta penerapan di ranah manajerial lain untuk memperkuat bukti empiris dan memastikan relevansi praktis metode primal–dual dalam meningkatkan kinerja operasional dan daya saing organisasi.

Berdasarkan kajian literatur yang telah dilakukan, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan. Pertama, perlu dilakukan studi empiris yang lebih luas untuk menguji efektivitas pendekatan primal-dual dalam berbagai sektor industri, dengan mempertimbangkan faktor-faktor kontekstual seperti kompleksitas sistem, ketersediaan data, dan karakteristik sumber daya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model primal-dual yang mampu mengintegrasikan data real-time dan mempertimbangkan dinamika perubahan permintaan, sehingga sistem operasi dapat beradaptasi secara fleksibel terhadap kondisi lingkungan yang fluktuatif. Ketiga, eksplorasi lebih lanjut mengenai potensi penerapan metode primal-dual dalam bidang-bidang baru seperti perencanaan kapasitas layanan publik, pengelolaan portofolio proyek, dan perencanaan kebutuhan tenaga kerja, dapat memberikan wawasan baru dan memperluas cakupan aplikasi metode ini dalam konteks manajemen yang lebih luas. Integrasi ketiga saran ini diharapkan dapat menghasilkan sistem operasi yang lebih cerdas, adaptif, dan mampu memberikan keunggulan kompetitif bagi organisasi di era digital yang semakin dinamis.

  1. Distributed optimal resource allocation using transformed primal-dual method | IEEE Conference Publication... doi.org/10.23919/ACC55779.2023.10156601Distributed optimal resource allocation using transformed primal dual method IEEE Conference Publication doi 10 23919 ACC55779 2023 10156601
Read online
File size411.48 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test