UKIMUKIM

PELUANGPELUANG

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) dalam meningkatkan kapasitas ekonomi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Ambon. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pelaku UMKM dan pemangku kepentingan terkait. Hasil menunjukkan bahwa KUR dan UMi memberikan kontribusi positif dalam peningkatan modal usaha, keberlanjutan usaha, serta peluang pengembangan skala usaha. Namun, efektivitas skema pembiayaan ini masih menghadapi beberapa kendala, seperti literasi keuangan yang terbatas, pendampingan yang belum memadai, dan kondisi pasar lokal. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi antara pembiayaan dan pendampingan dalam kebijakan pengembangan UMKM, terutama di wilayah kepulauan.

Penyaluran KUR dan UMi berperan sebagai instrumen kebijakan publik untuk mengatasi keterbatasan akses permodalan bagi UMKM di Kota Ambon, sekaligus mendorong peningkatan kapasitas ekonomi dan kepercayaan diri pelaku usaha.Kedua skema pembiayaan ini terbukti efektif dalam memperkuat modal usaha, meskipun keterbatasan literasi keuangan dan pendampingan masih menjadi hambatan utama.Temuan ini menunjukkan perlunya pendekatan terpadu antara pembiayaan dan penguatan kapasitas manajerial untuk meningkatkan dampak kebijakan secara berkelanjutan.

Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk menguji secara empiris pengaruh gabungan antara pendampingan intensif dan penyaluran KUR terhadap peningkatan literasi keuangan dan kinerja UMKM dalam jangka panjang. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi model pendampingan berbasis komunitas di wilayah kepulauan yang mempertimbangkan jarak geografis, keterbatasan infrastruktur, dan budaya lokal dalam mendukung keberlanjutan usaha mikro. Penelitian juga sebaiknya mengkaji efektivitas integrasi antara KUR dan UMi dalam satu sistem layanan terpadu untuk mengetahui bagaimana kedua skema tersebut dapat saling melengkapi dalam mendorong pertumbuhan inklusif di daerah terpencil, khususnya di wilayah Maluku.

Read online
File size527.68 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test