JOURNAL IASSSFJOURNAL IASSSF
Bioculture JournalBioculture JournalStudi ini mengeksplorasi strategi untuk mengurangi kerugian pascapanen signifikan akibat pembusukan. Pelapis edibel pada buah dapat membantu mempertahankan kualitas dan memperpanjang masa simpan dengan memperlambat proses fisiologis seperti respirasi dan transpirasi. Metode pelapisan diformulasikan menjadi dua jenis: pelapis Cascara segar dan pelapis Cascara kering, yang diperoleh dengan pengeringan pada 60 °C selama 4 jam. Sebanyak 300 gram Cascara dari kedua jenis diekstrak melalui maserasi dengan etanol 96% (rasio 1:2) selama 24 jam. Ekstrak kemudian dicampur dengan larutan kitosan 2,5% (b/v), 4 g gliserol, dan 0,1% Tween 80, lalu dihomogenkan menggunakan pengaduk magnetik. Buah salak yang telah dicuci dan dikeringkan di udara dicelupkan ke dalam larutan pelapis, kemudian dikeringkan pada 50 °C selama 30 menit. Formulasi pelapis ini menggunakan gliserol food grade sebagai pemlastis dan diaplikasikan dengan metode pencelupan. Buah salak yang telah dilapisi disimpan pada suhu kamar dan dievaluasi masa simpan serta aktivitas antimikrobanya. Temuan menunjukkan bahwa ekstrak Cascara dapat dimanfaatkan sebagai bahan utama pelapis edibel untuk buah salak. Cascara terbukti sebagai sumber alami senyawa bioaktif, terutama fenolik, dengan potensi antimikroba yang signifikan dan kandungan polifenol yang tinggi. Pelapis edibel berbasis Cascara yang diaplikasikan pada buah salak mampu menghambat pertumbuhan mikroba dan memperpanjang masa simpan sambil menjaga kualitas buah. Pendekatan ini menawarkan solusi untuk memanfaatkan produk sampingan biji kopi yang sering terabaikan, mengurangi ketergantungan pada pengawet sintetis dan plastik, serta merupakan alternatif menjanjikan untuk pelapis edibel antimikroba guna mendorong valorisasi, praktik ekonomi sirkular, dan inovasi dalam kemasan makanan. Penelitian ini memperkenalkan aplikasi inovatif produk sampingan kulit kopi (Cascara) yang diformulasikan khusus untuk buah salak (Salacca zalacca), komoditas tropis dengan tantangan pengawetan yang unik.
Penelitian ini menegaskan bahwa Cascara, limbah kopi yang kurang dimanfaatkan, memiliki potensi strategis sebagai bahan baku pelapis edibel antimikroba untuk buah salak, berkontribusi pada valorisasi produk, ekonomi sirkular, dan pengurangan ketergantungan pada pengawet sintetis.Aplikasi pelapis berbasis Cascara, khususnya yang kering, terbukti efektif dalam mempertahankan kualitas dan memperpanjang masa simpan buah salak.Untuk pengembangan lebih lanjut, penelitian masa depan harus berfokus pada analisis mikrobiologi kuantitatif, peningkatan stabilitas formula, serta evaluasi kelayakan proses pada skala industri untuk mendukung implementasi yang lebih luas dan berkelanjutan.
Penelitian ini telah menunjukkan potensi besar limbah Cascara kopi sebagai pelapis edibel antimikroba untuk memperpanjang masa simpan buah salak, namun masih banyak ruang untuk pengembangan lebih lanjut agar aplikasinya lebih optimal dan berkelanjutan. Untuk meningkatkan efektivitas pelapis secara signifikan, studi di masa depan dapat fokus pada optimasi formulasi dengan mengintegrasikan teknik mikroenkapsulasi atau nanoemulsi. Pertanyaan penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana metode ini dapat melindungi senyawa bioaktif Cascara dari degradasi serta memastikan pelepasan agen antimikroba yang terkontrol dan berkelanjutan pada permukaan buah, sehingga aktivitasnya lebih tahan lama secara in vivo. Selain itu, mengingat tantangan yang ditimbulkan oleh morfologi buah salak yang bervariasi, sangat penting untuk menyelidiki pengembangan metode aplikasi pelapis yang lebih inovatif, seperti penyemprotan elektrostatis atau pelapisan busa, guna memastikan cakupan yang homogen dan efektif pada semua bentuk buah, yang pada akhirnya dapat mengatasi masalah retakan atau akumulasi pelapis yang tidak merata. Terakhir, untuk memperkaya basis pengetahuan dan memaksimalkan pemanfaatan sumber daya, penelitian komparatif yang mendalam terhadap profil fitokimia (jenis dan konsentrasi senyawa fenolik) dari berbagai varietas Cascara atau Cascara yang berasal dari metode pengolahan kopi yang berbeda dapat dilakukan. Ini akan membantu mengidentifikasi sumber Cascara yang paling optimal dengan potensi antimikroba dan antioksidan tertinggi, memberikan landasan ilmiah yang lebih kuat untuk pemilihan bahan baku guna pengembangan pelapis edibel di masa depan. Pendekatan-pendekatan ini diharapkan dapat membawa inovasi pelapis edibel Cascara ke tingkat implementasi yang lebih praktis dan efisien di industri pascapanen.
- Mutu Fisik Buah Salak Pondoh (Salacca edulis Reinw): Pengaruh Pelilinan dan Pengemasan Menggunakan Kantong... journal.ugm.ac.id/agritech/article/view/55376Mutu Fisik Buah Salak Pondoh Salacca edulis Reinw Pengaruh Pelilinan dan Pengemasan Menggunakan Kantong journal ugm ac agritech article view 55376
- Effect of Presence and Concentration of Plasticizers, Vegetable Oils, and Surfactants on the Properties... mdpi.com/1422-0067/19/3/742Effect of Presence and Concentration of Plasticizers Vegetable Oils and Surfactants on the Properties mdpi 1422 0067 19 3 742
- Valorization of Cascara coffee waste as antimicrobial edible coating for enhancing the snake fruit quality... doi.org/10.61511/bioculture.v3i2.2026.2734Valorization of Cascara coffee waste as antimicrobial edible coating for enhancing the snake fruit quality doi 10 61511 bioculture v3i2 2026 2734
- Antioxidant and phytometabolite profiles of... | F1000Research. antioxidant profiles metrics views downloads... f1000research.com/articles/12-12/v2Antioxidant and phytometabolite profiles of F1000Research antioxidant profiles metrics views downloads f1000research articles 12 12 v2
| File size | 664.15 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
UWMYUWMY Penelitian ini mengembangkan formulasi mayonnaise rendah lemak dengan menggunakan isolat protein kedelai (IPK) sebagai alternatif emulsifier nabati. TujuanPenelitian ini mengembangkan formulasi mayonnaise rendah lemak dengan menggunakan isolat protein kedelai (IPK) sebagai alternatif emulsifier nabati. Tujuan
UWMYUWMY Parameter yang diuji meliputi kekuatan tarik, elongasi, ketebalan, daya lipat, laju transmisi uap air (WVTR), dan kadar air. Hasil penelitian menunjukkanParameter yang diuji meliputi kekuatan tarik, elongasi, ketebalan, daya lipat, laju transmisi uap air (WVTR), dan kadar air. Hasil penelitian menunjukkan
UWMYUWMY ) terhadap karakteristik fisik-kimia dan aktivitas antibakteri dari edible film. Penelitian ini dilaksanakan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan) terhadap karakteristik fisik-kimia dan aktivitas antibakteri dari edible film. Penelitian ini dilaksanakan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan
UWMYUWMY Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan pure labu kuning terhadap karakteristik fisik, kimia, dan organoleptik mi jagung basah.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan pure labu kuning terhadap karakteristik fisik, kimia, dan organoleptik mi jagung basah.
STIKES ISFISTIKES ISFI Hasil penelitian menunjukkan bahwa 38% memiliki kualitas hidup baik dan 62% memiliki kualitas hidup buruk, dengan rata-rata skor indeks utility 0,5175.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 38% memiliki kualitas hidup baik dan 62% memiliki kualitas hidup buruk, dengan rata-rata skor indeks utility 0,5175.
UYPUYP Crackers roll terbaik memiliki karakteristik hedonik yaitu kenampakan (5,93), aroma (5,93), rasa (5,27) dan tekstur (6,13). Karakteristik kimia dari crackersCrackers roll terbaik memiliki karakteristik hedonik yaitu kenampakan (5,93), aroma (5,93), rasa (5,27) dan tekstur (6,13). Karakteristik kimia dari crackers
SARI MUTIARASARI MUTIARA Porang memiliki manfaat dari umbinya meliputi sebagai bahan sumber karbohidrat, lemak, protein, mineral, vitamin, kristal kalsium oksalat, alkaloid, seratPorang memiliki manfaat dari umbinya meliputi sebagai bahan sumber karbohidrat, lemak, protein, mineral, vitamin, kristal kalsium oksalat, alkaloid, serat
UnmulUnmul Uji organoleptik tidak menunjukkan pengaruh nyata terhadap warna, rasa, dan tekstur, tetapi berpengaruh nyata terhadap aroma. Secara keseluruhan, pemanfaatanUji organoleptik tidak menunjukkan pengaruh nyata terhadap warna, rasa, dan tekstur, tetapi berpengaruh nyata terhadap aroma. Secara keseluruhan, pemanfaatan
Useful /
USMUSM Penelitian ini berhasil mengembangkan sistem klasifikasi pneumonia otomatis berbasis kombinasi CNN dan KNN pada citra X-Ray dada. CNN dengan arsitekturPenelitian ini berhasil mengembangkan sistem klasifikasi pneumonia otomatis berbasis kombinasi CNN dan KNN pada citra X-Ray dada. CNN dengan arsitektur
UWMYUWMY Mie umumnya menggunakan bahan dasar dari tepung terigu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh kualitas substitusi tepung sukun pada tepungMie umumnya menggunakan bahan dasar dari tepung terigu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh kualitas substitusi tepung sukun pada tepung
PENELITIPENELITI Penelitian ini berfokus pada penggunaan media sosial untuk keperluan bisnis. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulanPenelitian ini berfokus pada penggunaan media sosial untuk keperluan bisnis. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan
JOURNAL IASSSFJOURNAL IASSSF Nilai indeks keanekaragaman tanaman Meliaceae yang ditemukan di area objek wisata Hungayono adalah 1,91 dengan kriteria sedang, yang mengindikasikan kondisiNilai indeks keanekaragaman tanaman Meliaceae yang ditemukan di area objek wisata Hungayono adalah 1,91 dengan kriteria sedang, yang mengindikasikan kondisi