USUUSU

KomunikaKomunika

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana mimikri terhadap budaya patriarki terjadi melalui kekerasan verbal terhadap perempuan dalam Instagram. Menggunakan metode semiotika Roland Barthes dengan menganalisis kolom komentar berupa kekerasan verbal dalam akun Instagram @anneofficial1990, penelitian menemukan bahwa berdasarkan pengamatan pada teks-teks komentar, normalisasi kekerasan terhadap perempuan adalah dampak yang terjadi akibat dari sorotan media hiburan terhadap keputusan pemilik akun untuk melepas jilbabnya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah mimikri terjadi dalam bentuk peniruan terhadap budaya patriarki dan diwujudkan dalam kekerasan verbal yang dilakukan perempuan terhadap perempuan lain. Perempuan yang didominasi oleh maskulinitas laki-laki di dunia nyata berusaha untuk menjadikan dirinya sebagai subjek melalui arena di media sosial Instagram dengan menindas perempuan lain melalui kolom komentar dalam Instagram. Mitos yang ditemukan dalam penelitian ini adalah mitos budaya patriarki yang salah satu bentuknya adalah penilaian terhadap perempuan dari cara berpakaiannya.

Mimikri terjadi dalam bentuk peniruan terhadap budaya patriarki dan diwujudkan dalam kekerasan verbal yang dilakukan perempuan terhadap perempuan lain.Perempuan yang didominasi oleh maskulinitas laki-laki di dunia nyata berusaha untuk menjadikan dirinya sebagai subjek melalui arena di media sosial Instagram dengan menindas perempuan lain melalui kolom komentar dalam Instagram.Mitos yang ditemukan dalam penelitian ini adalah mitos budaya patriarki yang salah satu bentuknya adalah penilaian terhadap perempuan dari cara berpakaiannya.

Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana norma-norma patriarki internalisasi oleh perempuan dan termanifestasi dalam perilaku mereka di media sosial, dengan fokus pada bagaimana perempuan menggunakan platform digital untuk menegaskan dominasi dan mengontrol perempuan lain. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami motivasi di balik perilaku kekerasan verbal terhadap perempuan di Instagram, dengan menggali pengalaman dan perspektif para pelaku dan korban. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi efektivitas intervensi berbasis komunitas untuk meningkatkan kesadaran tentang kekerasan verbal dan mempromosikan budaya saling menghormati dan mendukung di antara perempuan di media sosial, dengan melibatkan tokoh masyarakat dan influencer untuk menyebarkan pesan positif.

Read online
File size290.23 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test