BSIBSI

INSANtekINSANtek

Serangan brute force merupakan ancaman serius terhadap keamanan jaringan, terutama pada sistem autentikasi yang rentan seperti password. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut dengan mengusulkan metode filtering addresslist menggunakan perangkat Mikrotik untuk mencegah serangan brute force. Kami melakukan penetrasi terhadap sistem jaringan yang telah ada untuk menguji kekuatan pertahanannya dan kemudian mencari solusinya. Pendekatan ini melibatkan identifikasi alamat IP yang mencurigakan berdasarkan pola serangan brute force, kemudian memblokirnya menggunakan fitur filtering addresslist pada router Mikrotik. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data serangan brute force dari jaringan uji, menganalisis pola serangan, dan mengimplementasikan metode filtering addresslist. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa metode ini efektif mengurangi tingkat serangan brute force dalam jaringan, meningkatkan keamanan secara signifikan. Penelitian ini telah menghasilkan uji penetrasi terhadap sistem keamanan dan kami telah menemukan celah-celah keamanan mana saja yang rentan terkena serangan, untuk itu telah diterapkan pengamanan lewat metode addreslist dan ip service untuk memblokir serangan tersebut. Sehingga memberikan keamanan untuk sistem keamanan jaringan.

Penelitian ini mengidentifikasi celah keamanan pada router yang rentan terhadap serangan brute force, khususnya pada port SSH, TELNET, FTP, HTTP, dan HTTPS.Untuk mengatasi hal ini, dilakukan konfigurasi pencegahan pada firewall rules dengan memanfaatkan addresslist dan memberikan tiga level penangkapan.Pengujian menunjukkan bahwa metode ini berhasil mencegah serangan dari berbagai tools seperti Hydra, Medusa, dan Ncrack, sehingga meningkatkan keamanan sistem secara signifikan.

Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada pengembangan sistem deteksi intrusi berbasis machine learning yang mampu mengidentifikasi pola serangan brute force secara lebih akurat dan adaptif. Selain itu, studi komparatif perlu dilakukan untuk membandingkan efektivitas metode filtering addresslist dengan teknik keamanan jaringan lainnya, seperti penggunaan multi-factor authentication atau implementasi honeypot. Terakhir, penelitian dapat diperluas untuk menguji implementasi metode ini pada berbagai jenis jaringan dan perangkat, termasuk jaringan dengan skala yang lebih besar dan kompleks, guna memastikan skalabilitas dan kehandalan solusi yang ditawarkan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan keamanan jaringan dan melindungi sistem informasi dari ancaman serangan brute force yang semakin canggih.

  1. Peningkatan Keamanan Router Mikrotik Terhadap Serangan Denial of Service (DoS) | Jurnal Sistim Informasi... jsisfotek.org/index.php/JSisfotek/article/view/32Peningkatan Keamanan Router Mikrotik Terhadap Serangan Denial of Service DoS Jurnal Sistim Informasi jsisfotek index php JSisfotek article view 32
  2. Hotspot Network Security System From Brute Force Attack Using Pfsense External Firewall (Case Study of... doi.org/10.53697/jkomitek.v3i1.1286Hotspot Network Security System From Brute Force Attack Using Pfsense External Firewall Case Study of doi 10 53697 jkomitek v3i1 1286
  3. Implementasi Web Filtering Menggunakan Router Fortigate FG300D | INSANtek. implementasi web filtering... doi.org/10.31294/instk.v2i1.424Implementasi Web Filtering Menggunakan Router Fortigate FG300D INSANtek implementasi web filtering doi 10 31294 instk v2i1 424
  4. Implementasi Queue tree Pada Jaringan Komputer BPRS Bumi Artha | INSANtek. implementasi queue tree jaringan... doi.org/10.31294/instk.v3i1.1163Implementasi Queue tree Pada Jaringan Komputer BPRS Bumi Artha INSANtek implementasi queue tree jaringan doi 10 31294 instk v3i1 1163
Read online
File size531.78 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test