UNIPMAUNIPMA

EQUILIBRIUM : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan PembelajarannyaEQUILIBRIUM : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya

Masalah kemiskinan tidak hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi juga pemerintah dalam upaya mencegah dampak negatif. Pemerintah Kota Madiun, Provinsi Jawa Timur, telah meningkatkan laju pertumbuhan ekonominya dibandingkan dengan Provinsi Jawa Timur. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi diharapkan dapat memberikan efek limpahan (trickle-down effect) yang berpengaruh terhadap penurunan tingkat kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pertumbuhan ekonomi berpengaruh terhadap penurunan tingkat kemiskinan. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan data periode 2013-2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap penurunan tingkat kemiskinan.

Berdasarkan penelitian, pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan.Analisis regresi linier sederhana menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi memiliki pengaruh negatif terhadap tingkat kemiskinan.Jika pertumbuhan ekonomi meningkat 1 persen, maka akan menurunkan tingkat kemiskinan sebesar 0,010 persen.Upaya pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi belum secara langsung dapat mengurangi kemiskinan, sehingga teori trickle-down effect belum terjadi di Kota Madiun periode 2013-2022.

Berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi belum secara signifikan menurunkan tingkat kemiskinan di Kota Madiun, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang secara signifikan mempengaruhi penurunan tingkat kemiskinan, seperti kualitas pendidikan, akses layanan kesehatan, dan program pemberdayaan masyarakat. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak program-program pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan secara lebih mendalam, dengan mempertimbangkan efektivitas dan efisiensi program tersebut. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilengkapi dengan penelitian kualitatif untuk memahami secara lebih mendalam pengalaman dan persepsi masyarakat miskin terhadap program-program pemerintah dan faktor-faktor yang menghambat atau mempercepat upaya mereka untuk keluar dari kemiskinan. Dengan menggabungkan hasil penelitian kuantitatif dan kualitatif, kebijakan penanggulangan kemiskinan dapat dirancang secara lebih tepat sasaran dan efektif.

  1. 0. deprecated methods name class constructors future version php adodb cache file constructor home jurnalek... doi.org/10.47663/jmbep.v6i2.580 deprecated methods name class constructors future version php adodb cache file constructor home jurnalek doi 10 47663 jmbep v6i2 58
  2. Pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Kota Madiun Jawa Timur | EQUILIBRIUM : Jurnal Ilmiah Ekonomi... e-journal.unipma.ac.id/index.php/equilibrium/article/view/19228Pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Kota Madiun Jawa Timur EQUILIBRIUM Jurnal Ilmiah Ekonomi e journal unipma ac index php equilibrium article view 19228
  3. Ritual Ganti Langse di Palenggahan Agung Srigati Alas Ketonggo Ngawi: Studi Makna Simbolik dan Potensinya... e-journal.unipma.ac.id/index.php/gulawentah/article/view/5521Ritual Ganti Langse di Palenggahan Agung Srigati Alas Ketonggo Ngawi Studi Makna Simbolik dan Potensinya e journal unipma ac index php gulawentah article view 5521
Read online
File size333.72 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test