UNDIPUNDIP

Transient: Jurnal Ilmiah Teknik ElektroTransient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro

MANET merupakan teknologi telekomunikasi yang dikembangkan untuk memberikan kemudahan bagi pengguna dalam berkomunikasi. MANET terbentuk dari beberapa node yang bergerak bebas dan tidak bergantung pada infrastruktur tetap. Kelemahan utama MANET adalah masalah keamanannya. Node-node secara bebas masuk dan keluar dalam jaringan hal ini lah yang menyebabkan MANET rentan terhadap serangan. Salah satu contoh serangan dalam MANET adalah serangan malicious node. Pada penelitian menganalisis evaluasi kinerja DSDV pada MANET terhadap serangan malicious node. Beberapa parameter yang digunakan untuk mengukur kinerjanya antara lain throughput, delay total dan PDR. Perancangan MANET dilakukan menggunakan software NS2. Hasil simulasi menunjukkan serangan malicious node mengakibatkan penurunan nilai throughput, delay, dan PDR disetiap kondisi. Penurunan nilai throughput terbesar terjadi pada kondisi jaringan yang mengalami perubahan luas dimensi, yaitu jaringan 100 node dimensi 1000x1000 m2 turun 100 Kbps dari kondisi normalnya. Sementara penurunan nilai delay total terbesar terjadi pada kondisi jaringan yang mengalamai perubahan kecepatan gerak node, yaitu pada jaringan 75 node saat kecepatan gerak node-nya 1,75 m/s turun 30,53 ms dari kondisi normalnya. Serangan malicious node memberikan efek paling besar untuk nilai PDR pada kondisi jaringan yang mengalami perubahan luas dimensi, yaitu jaringan 50 node dimensi 1000x1000 m2 turun 0,76% dari kondisi normalnya.

Penelitian ini menunjukkan bahwa serangan *malicious node* menyebabkan penurunan kinerja protokol DSDV pada jaringan MANET dalam berbagai kondisi.Penurunan terbesar pada *throughput* terjadi pada jaringan 100 node dengan dimensi 1000x1000 m2, penurunan *delay* terbesar terjadi pada jaringan 75 node dengan kecepatan gerak node 1,75 m/s, dan penurunan PDR terbesar terjadi pada jaringan 50 node dengan dimensi 1000x1000 m2.Hasil ini mengindikasikan bahwa keamanan jaringan MANET perlu ditingkatkan untuk mengatasi ancaman serangan *malicious node*.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas protokol routing lain yang lebih tahan terhadap serangan *malicious node*, seperti protokol yang mengimplementasikan mekanisme deteksi dan isolasi node berbahaya. Kedua, studi dapat difokuskan pada pengembangan teknik mitigasi serangan *malicious node* yang adaptif, yang mampu menyesuaikan strategi pertahanan berdasarkan karakteristik serangan yang terdeteksi. Ketiga, penelitian dapat memperluas cakupan simulasi dengan mempertimbangkan skenario jaringan MANET yang lebih kompleks, seperti jaringan dengan topologi yang dinamis, kepadatan node yang bervariasi, dan jenis lalu lintas yang beragam, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dampak serangan *malicious node* dan efektivitas solusi keamanan yang diusulkan.

Read online
File size327.31 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test