STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH
I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti RapihI Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti RapihPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kejadian takut jatuh pada lansia yang tinggal di masyarakat sehingga dapat menentukan intervensi yang tepat untuk menanganinya. Penelitian deskriptif ini melibatkan 77 lansia yang tinggal di masyarakat. Instrumen penelitian adalah kuesioner Modified Falls Efficacy Scale-Indonesian Version (Modified FES-I). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 66,3% lansia mengalami kekhawatiran tinggi akan jatuh. Situasi inilah yang menurunkan rasa kepercayaan diri lansia dalam beraktivitas secara mandiri sehingga merasa takut jatuh. Penelitian ini menekankan pentingnya intervensi berbasis komunitas, seperti senam lansia, terapi fisik, serta pendekatan psikososial, untuk meningkatkan kualitas hidup lansia dan mengurangi risiko jatuh.
Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas lansia yang tinggal di komunitas memiliki tingkat kekhawatiran tinggi terhadap risiko jatuh.Temuan ini mengindikasikan bahwa ketakutan akan jatuh merupakan isu yang signifikan dalam populasi lansia di komunitas.Oleh karena itu, penting bagi komunitas dan tenaga kesehatan untuk memberikan perhatian lebih pada lansia dengan tingkat kecemasan yang tinggi terkait risiko jatuh, serta mengembangkan pendekatan perawatan yang dapat meningkatkan kepercayaan diri para lansia dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi lansia terkait ketakutan jatuh, sehingga dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi ketakutan tersebut. Kedua, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengidentifikasi pola perubahan ketakutan jatuh seiring waktu dan faktor-faktor yang memprediksi perkembangan ketakutan tersebut. Ketiga, penelitian intervensi yang melibatkan kombinasi berbagai pendekatan (misalnya, latihan fisik, edukasi, dan dukungan psikososial) dapat dilakukan untuk menguji efektivitas intervensi dalam mengurangi ketakutan jatuh dan meningkatkan kualitas hidup lansia. Pengembangan intervensi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik lansia di berbagai komunitas juga menjadi fokus penting untuk meningkatkan efektivitas program pencegahan jatuh.
| File size | 180.47 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
MITRAHUSADAMITRAHUSADA Kekuatan utama produk terletak pada bahan baku berkualitas, rasa khas, dan kemasan praktis, meskipun terdapat kelemahan dalam promosi, stabilitas harga,Kekuatan utama produk terletak pada bahan baku berkualitas, rasa khas, dan kemasan praktis, meskipun terdapat kelemahan dalam promosi, stabilitas harga,
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Terjadinya kemunduran dan perubahan morfologis otot menyebabkan perubahan fungsi otot, yaitu penurunan kekuatan, kontraksi otot, elastisitas otot, danTerjadinya kemunduran dan perubahan morfologis otot menyebabkan perubahan fungsi otot, yaitu penurunan kekuatan, kontraksi otot, elastisitas otot, dan
MITRAHUSADAMITRAHUSADA Tingkat kepuasan pasien sangat bergantung pada waktu tunggu pelayanan di Poliklinik, semakin cepat waktu pelayanan maka tingkat kepuasan pasien semakinTingkat kepuasan pasien sangat bergantung pada waktu tunggu pelayanan di Poliklinik, semakin cepat waktu pelayanan maka tingkat kepuasan pasien semakin
MITRAHUSADAMITRAHUSADA Tujuan: Untuk mengetahui hubungan peran perawat sebagai edukator dengan pencegahan kekambuhan penyakit hipertensi. Metode: Penelitian ini adalah penelitianTujuan: Untuk mengetahui hubungan peran perawat sebagai edukator dengan pencegahan kekambuhan penyakit hipertensi. Metode: Penelitian ini adalah penelitian
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Salah satu terapi yang telah terbukti dapat memperbaiki keseimbangan tubuh lansia adalah latihan jalan tandem yang dapat melatih kekuatan otot yang mulaiSalah satu terapi yang telah terbukti dapat memperbaiki keseimbangan tubuh lansia adalah latihan jalan tandem yang dapat melatih kekuatan otot yang mulai
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Hasil penelitian menunjukkan bahwa 71,4% responden berjenis kelamin laki-laki dengan usia rata-rata 69,29 tahun dan SD 7,163. Mayoritas penyebab cederaHasil penelitian menunjukkan bahwa 71,4% responden berjenis kelamin laki-laki dengan usia rata-rata 69,29 tahun dan SD 7,163. Mayoritas penyebab cedera
UNMUHUNMUH Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor determinan status nutrisi lansia yang tinggal di Kabupaten Jember. Metode: Penelitian ini adalah penelitianPenelitian ini bertujuan menganalisis faktor determinan status nutrisi lansia yang tinggal di Kabupaten Jember. Metode: Penelitian ini adalah penelitian
UNMUHUNMUH Pengambilan data menggunakan kuesioner karakteristik lansia, MMAS-8 item, dan kuesioner psychological well being. Hasil: Hasil analisis regresi multinomialPengambilan data menggunakan kuesioner karakteristik lansia, MMAS-8 item, dan kuesioner psychological well being. Hasil: Hasil analisis regresi multinomial
Useful /
MITRAHUSADAMITRAHUSADA Rumah sakit harus memenuhi persyaratan dasar yang telah ditentukan, yaitu tersedia dan berkelanjutan, dapat diterima dan sesuai, mudah diakses, terjangkau,Rumah sakit harus memenuhi persyaratan dasar yang telah ditentukan, yaitu tersedia dan berkelanjutan, dapat diterima dan sesuai, mudah diakses, terjangkau,
PAEDIATRICAINDONESIANAPAEDIATRICAINDONESIANA Parents knowledge, attitudes, and practices towards COVID-19 vaccination were assessed using a questionnaire with 14 true/false knowledge items (maximumParents knowledge, attitudes, and practices towards COVID-19 vaccination were assessed using a questionnaire with 14 true/false knowledge items (maximum
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Penting untuk mendidik lansia tentang manfaat aktivitas fisik dan mendorong mereka untuk tetap aktif, yang dapat mengurangi risiko penyakit kronis danPenting untuk mendidik lansia tentang manfaat aktivitas fisik dan mendorong mereka untuk tetap aktif, yang dapat mengurangi risiko penyakit kronis dan
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Latihan fartlek dapat meningkatkan kemampuan atau kinerja paru dan jantung dalam mengambil dan mengelola oksigen, sehingga tubuh mampu melakukan aktivitasLatihan fartlek dapat meningkatkan kemampuan atau kinerja paru dan jantung dalam mengambil dan mengelola oksigen, sehingga tubuh mampu melakukan aktivitas