IAIN SUIAIN SU

Studia Economica : Jurnal Ekonomi IslamStudia Economica : Jurnal Ekonomi Islam

Perkembangan Return On Asset (ROA) pada Bank Umum Syariah dipengaruhi oleh banyak faktor, baik faktor internal maupun eksternal seperti makro ekonomi. Adapun faktor internalnya yaitu Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Permorming Financing (NPF) dan Financing to Deposit Ratio (FDR). Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh CAR, NPF dan FDR terhadap ROA Bank Umum Syariah dengan melibatkan analisis dalam jangka pendek dan jangka panjang. Metode analisis yang digunakan adalah metode kuantitatif analisis data menggunakan model Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan hasil bahwa variabel ROA, CAR, NPF dan FDR memilki stasioneritas pada First Differences serta kointegrasi yang mengartikan variabel ROA,CAR, NPF dan FDR memiliki kointegrasi sebagai penanda memilki hubungan jangka panjang. Selain itu, secara simultan variabel,CAR, NPF dan FDR berpengaruh nyata terhadap ROA bank umum syariah periode 2015 -2020 serta sebagian besar variabel independen beserta lag optimumnya berpengaruh signifikan terhadap ROA. Hasil analisis model ARDL ini juga sudah terbebas dari pelanggaran asumsi klasik dan berdasarkan uji stabilitas juga sudah menunjukkan model yang stabil dan layak untuk dilakukan forecasting. Hasil dari seluruh rangkaian model ARDL ini mengindikasikan bahwa perbankan syariah dalam meningkatkan profitabilitasnya agar mengelola keuangannya dengan cermat agar seluruh indikator rasio keuangan terus dalam keadaan yang stabil.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel ROA, CAR, NPF, dan FDR telah stasioner pada First Difference dan memiliki hubungan jangka panjang.Secara simultan, variabel CAR, NPF, dan FDR berpengaruh signifikan terhadap ROA Bank Umum Syariah periode 2015-2020.Model ARDL yang digunakan telah memenuhi asumsi klasik dan terbukti stabil, sehingga layak digunakan untuk forecasting.Oleh karena itu, manajemen perbankan syariah perlu menjaga stabilitas rasio keuangan melalui strategi yang tepat untuk meminimalkan risiko kegagalan keuangan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh variabel makroekonomi seperti inflasi, nilai tukar, dan suku bunga terhadap ROA Bank Umum Syariah, mengingat penelitian ini hanya fokus pada faktor internal. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan kinerja ROA antara Bank Umum Syariah dengan Bank Konvensional untuk mengidentifikasi perbedaan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Ketiga, penelitian dapat diperluas dengan menguji pengaruh variabel moderasi seperti Good Corporate Governance (GCG) atau tingkat literasi keuangan terhadap hubungan antara CAR, NPF, FDR, dan ROA, untuk memahami bagaimana faktor-faktor tersebut dapat memperkuat atau melemahkan pengaruh variabel independen terhadap ROA. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja keuangan Bank Umum Syariah dan memberikan rekomendasi yang lebih akurat bagi para pembuat kebijakan dan praktisi perbankan.

Read online
File size770.76 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test