DESAIN INDONESIADESAIN INDONESIA

Jurnal Desain Indonesia.Jurnal Desain Indonesia.

Salah satu hasil dari eksplorasi bonggol jagung adalah modul berbentuk silinder. Pada penelitian ini modul berbentuk silinder akan dimanfaatkan sebagai komponen pada kursi, sehingga akan dilakukan pencarian teknik yang tepat dan desain yang sesuai sehingga dapat menjadi suatu kesatuan yang kuat untuk dijadikan kursi. Dengan demikian tujuan pada proses desain ini adalah menghasilkan desain kursi yang tepat dan sesuai dengan teknik dalam memanfaatkan modul bonggol jagung berbentuk silinder, mendapatkan nilai yang kompromis dari kebaruan dengan teknik perakitan modul yang harus mampu berfungsi dengan baik. Peran penelitian untuk Proyek Desain 5 dan Kerja Profesi adalah menemukan dan menguji material bonggol jagung yang dianyam dengan tali sebagai komponen alas duduk sebuah kursi. Metode penelitian yang dilakukan adalah eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan adanya kebaruan dan diperoleh produk berbahan baku bonggol jagung dalam bentuk silinder yang dapat berfungsi baik sebagai komponen kursi.

Modul silinder dari bonggol jagung dapat dimanfaatkan sebagai komponen utama alas duduk kursi dengan teknik anyaman menggunakan tali tambang berdiameter 5 mm.Penggunaan dempul kayu berhasil menjaga kualitas permukaan dan karakteristik material tanpa menghilangkan tekstur alami bonggol jagung.Namun, perlu penyempurnaan pada sambungan anyaman dan desain sandaran agar fungsi dan estetika produk lebih optimal serta perlunya kajian lanjutan mengenai keterserapan pasar dan penetapan harga produksi.

Pertama, perlu penelitian tentang pengaruh ukuran diameter seragam bonggol jagung terhadap kekuatan dan estetika anyaman, dengan menguji standarisasi dimensi melalui proses pemilahan atau modifikasi bentuk bonggol sebelum diproses. Kedua, perlu dikaji jenis material tali alternatif yang lebih tahan terhadap peregangan saat menahan beban, untuk mengurangi kebutuhan pengetatan ulang dan meningkatkan daya tahan anyaman dalam penggunaan jangka panjang. Ketiga, perlu dikembangkan desain integratif antara sandaran kursi dan modul bonggol jagung, sehingga bonggol tidak hanya berfungsi sebagai alas duduk tetapi juga sebagai elemen sandaran yang ergonomis dan fungsional, dengan eksperimen struktur penyangga yang mendukung distribusi tekanan tubuh secara merata. Penelitian lanjutan juga harus mengevaluasi kesiapan produksi massal dengan mempertimbangkan efisiensi waktu, biaya pemrosesan modul, serta daya tarik desain terhadap konsumen. Selain itu, penting untuk mempelajari adaptasi teknik anyaman oleh masyarakat non-akademik, guna mengukur potensi pengembangan usaha kerajinan berbasis komunitas. Eksplorasi terhadap perlakuan tambahan pada bonggol jagung, seperti pengeringan optimal atau pelapisan pelindung alami, juga dapat menjadi arah studi untuk meningkatkan ketahanan material terhadap kelembaban dan tekanan. Penelitian tentang kombinasi modul silinder dengan modul bentuk lain dari bonggol jagung dapat membuka peluang desain produk yang lebih variatif. Selanjutnya, analisis siklus hidup produk dari bonggol jagung perlu dilakukan untuk memahami dampak lingkungan secara menyeluruh dari produksi hingga pembuangan. Studi tentang persepsi konsumen terhadap nilai estetika, kenyamanan, dan keberlanjutan produk juga penting untuk mendukung strategi pemasaran. Semua arah penelitian ini bertujuan untuk mengubah limbah pertanian menjadi solusi desain yang berkelanjutan, inovatif, dan berdaya guna tinggi.

Read online
File size791.94 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test