IBRAHIMYIBRAHIMY
Samakia : Jurnal Ilmu PerikananSamakia : Jurnal Ilmu PerikananBudidaya rumput laut adalah salah satu sub-kegiatan akuakultur yang sangat potensial untuk dikembangkan di Kecamatan Banyuputih, Situbondo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memetakan kesesuaian lahan budidaya di Kecamatan Banyuputih Situbondo guna dapat digunakan sebagai area budidaya rumput laut berdasarkan nilai indikator parameter kimia air yang ada. Penelitian ini dilaksanakan di perairan pesisir Kecamatan Banyuputih, Situbondo selama bulan januari-maret 2019 dengan konsep penelitian lapang dan analisa spasial dari pengambilan data kimia air (oksigen terlarut, fosfat, dan nitrat) yang kemudian dianalisis menggunakan metode Inverse Distance Weighting (IDW) dan overlay pada aplikasi GIS (Geographic Information System) guna mendapatkan model visualisasi peta tematik kesesuaian lahan. Hasil penelitian menunjukan parameter oksigen terlarut, fosfat, serta nitrat berfluktuasi secara variatif dan dinamis selama masa penelitian berlangsung, dengan kisaran konsentrasi 5.4-6.1 mg/L (DO), 0.8-1.6 mg/L (PO4), dan 2.1-3.7 mg/L (NO3). Kondisi tersebut, menandakan bahwa perairan pesisir Kecamatan Banyuputih cenderung subur dan layak untuk digunakan sebagai lahan budidaya akuakultur. Pernyataan tersebut juga bisa dilihat dari hasil visualisasi warna pada gambar kesesuaian lahan di peta tematik peneltian. Nilai konsentrasi dari parameter DO (5.4-6.1 mg/L), fosfat (0.8-1.6 mg/L), dan nitrat (2.1-3.7 mg/L) di perairan Kecamatan Banyuputih juga masih sesuai dengan ambang batas baku mutu kualitas air yang diperuntukan untuk budidaya rumput laut. Sehingga dari penelitian ini dapat disimpulkan, dari berbagai gambar peta tematik hasil analisis spasial berdasarkan indeks parameter kimia air yang ada, lokasi perairan Kecamatan Banyuputih sangat layak dan potensial untuk dikembangkan sebagai area budidaya rumput laut yang produktif.
Berdasarkan dari berbagai gambar peta tematik hasil analisis spasial, lokasi perairan Kecamatan banyuputih sangat layak dan potensial untuk dikembangkan sebagai area budidaya rumput laut yang produktif.
Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Mengembangkan model pemetaan kesesuaian lahan budidaya rumput laut yang lebih komprehensif dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti topografi, iklim, dan kondisi sosial ekonomi masyarakat setempat. (2) Melakukan studi lebih lanjut tentang dinamika ekosistem budidaya rumput laut, terutama dalam hal interaksi antara parameter kimia air dan mikroorganisme akuatik, serta pengaruhnya terhadap produktifitas budidaya. (3) Meneliti lebih dalam tentang dampak budidaya rumput laut terhadap lingkungan, khususnya dalam hal pengelolaan limbah dan pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan.
| File size | 531.18 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
ESDMESDM Mayoritas sampel merupakan air tawar dengan proses pelapukan silikat, dan kualitas air untuk irigasi berada dalam kelas baik hingga sangat baik, sementaraMayoritas sampel merupakan air tawar dengan proses pelapukan silikat, dan kualitas air untuk irigasi berada dalam kelas baik hingga sangat baik, sementara
IPBIPB Sampel air diambil pada musim kemarau tahun 2014 dan akhir musim hujan tahun 2015 dari beberapa titik, meliputi air lindi, air permukaan, dan air tanah.Sampel air diambil pada musim kemarau tahun 2014 dan akhir musim hujan tahun 2015 dari beberapa titik, meliputi air lindi, air permukaan, dan air tanah.
STIKBARSTIKBAR Analisis statistik menunjukkan hubungan sedang antara kondisi fisik sumur dan keberadaan E. coli, serta asosiasi signifikan antara kedekatan dengan tangkiAnalisis statistik menunjukkan hubungan sedang antara kondisi fisik sumur dan keberadaan E. coli, serta asosiasi signifikan antara kedekatan dengan tangki
STIAP JEMBERSTIAP JEMBER Struktur birokrasi pada penelitian ini meliputi Dinas PUPP Kabupaten Situbondo sebagai leading sektor atau penanggung jawab pelaksana Program PamsimasStruktur birokrasi pada penelitian ini meliputi Dinas PUPP Kabupaten Situbondo sebagai leading sektor atau penanggung jawab pelaksana Program Pamsimas
YALAMQAYALAMQA Meningkatkan kesehatan ikan gurami dengan sistem budidaya terkontrol dilakukan secara alami yang dimulai dari persiapan kolam, pengeringan kolam, pemberianMeningkatkan kesehatan ikan gurami dengan sistem budidaya terkontrol dilakukan secara alami yang dimulai dari persiapan kolam, pengeringan kolam, pemberian
UNTAG SMDUNTAG SMD Cabai merah merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi penting di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksiCabai merah merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi penting di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi
PUBLIKASI UNTAGCIREBONPUBLIKASI UNTAGCIREBON Proses nitrifikasi mengkonsumsi alkali, karenanya menurunkan nilai pH di dalam air, selain itu juga mengkonsumsi sejumlah besar oksigen. Rendahnya jumlahProses nitrifikasi mengkonsumsi alkali, karenanya menurunkan nilai pH di dalam air, selain itu juga mengkonsumsi sejumlah besar oksigen. Rendahnya jumlah
IBRAHIMYIBRAHIMY Metode survei diperoleh dalam penelitian ini dengan cara random sampling. Jumlah sampel dilakukan dua spesies berbeda dengan dua kali pengulangan di setiapMetode survei diperoleh dalam penelitian ini dengan cara random sampling. Jumlah sampel dilakukan dua spesies berbeda dengan dua kali pengulangan di setiap
Useful /
IPBIPB Penghematan air dan reduksi potensi pencemaran di kompleks bangunan Universitas Pertamina dapat dicapai melalui desain daur ulang limbah dari saluran pembuanganPenghematan air dan reduksi potensi pencemaran di kompleks bangunan Universitas Pertamina dapat dicapai melalui desain daur ulang limbah dari saluran pembuangan
IBRAHIMYIBRAHIMY Salinitas dan pH (7,3–7,6) berada dalam batas wajar, mendukung kehidupan organisme akuatik. Nilai TDS di bawah 1000 ppm, sementara rata-rata TSS adalahSalinitas dan pH (7,3–7,6) berada dalam batas wajar, mendukung kehidupan organisme akuatik. Nilai TDS di bawah 1000 ppm, sementara rata-rata TSS adalah
IBRAHIMYIBRAHIMY Analisis sidik ragam menunjukkan bahwa daya tetas telur dipengaruhi oleh dosis larutan daun Ketapang (P < 0,05), sedangkan perlakuan pemberian larutanAnalisis sidik ragam menunjukkan bahwa daya tetas telur dipengaruhi oleh dosis larutan daun Ketapang (P < 0,05), sedangkan perlakuan pemberian larutan
IBRAHIMYIBRAHIMY Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survei. Responden penelitian terdiri dari 13 orang nelayan usaha penangkapan kepiting bakau yang menggunakanPenelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survei. Responden penelitian terdiri dari 13 orang nelayan usaha penangkapan kepiting bakau yang menggunakan