IBRAHIMYIBRAHIMY

Samakia : Jurnal Ilmu PerikananSamakia : Jurnal Ilmu Perikanan

Pengendalian alami dari jentik nyamuk menggunakan predator alaminya adalah suatu solusi yang sangat memungkinkan untuk diterapkan sebagai bagian yang terintegrasi dari manajemen lingkungan untuk menghambat ancaman nyamuk. Beberapa agen biokontrol yang digunakan sebagai predator jentik nyamuk, ikan kepala timah (Aplocheilus panchax) dikenal efektif untuk mengendalikan populasi jentik nyamuk tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai efektivitas ikan kepala timah untuk mengkonsumsi jentik nyamuk sebagai pakan alaminya sehingga dapat dimanfaatkan sebagai agen biokontrol jentik nyamuk yang potensial di Pulau Bangka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total terbanyak jentik nyamuk yang dikonsumsi ikan kepala timah ditunjukkan pada Perlakuan C (lima ekor ikan di dalam akuarium), yaitu 280-428 jentik nyamuk dalam 10 hari penelitian. Ikan kepala timah pada perlakuan tersebut dapat memakan jentik nyamuk dalam waktu 5 menit 1 detik hingga 5 menit 9 detik. Karakteristik air pada perlakuan tersebut menunjukkan suhu 27,5 oC dan nilai pH 5.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan kepala timah (Aplocheilus panchax) sangat berpotensi dimanfaatkan sebagai agen biokontrol karena kemampuan predasinya baik di dalam memakan jentik nyamuk.Jumlah ikan yang digunakan sebagai predator dapat mempengaruhi jumlah jentik nyamuk yang dimakan sehingga pemanfaatan tetap ikan kepala timah sebagai predator harus memperhatikan jumlah optimal ikan yang dapat digunakan.Berbagai faktor dapat mempengaruhi efektivitas kemampuan predasi ikan kepala timah sehingga penelitian dalam skala lebih besar seperti di habitat alaminya perlu mendapatkan perhatian lanjutan sehingga dapat didapatkan informasi yang komprehensif berkenaan dengan kemampuan predasi ikan kepala timah.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh faktor lingkungan, seperti suhu, pH, dan oksigen terlarut, terhadap kemampuan predasi ikan kepala timah. Selain itu, penelitian skala lebih besar di habitat alami ikan kepala timah dapat memberikan informasi lebih komprehensif tentang kemampuan predasi ikan ini terhadap jentik nyamuk. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi ikan kepala timah sebagai agen biokontrol di perairan kolong pascatambang timah, dengan mempertimbangkan karakteristik perairan yang bersifat asam dan terkontaminasi logam berat.

Read online
File size200.57 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test