STIMI BJMSTIMI BJM

One moment, please...One moment, please...

Memiliki Sumber Daya Manusia yang unggul dan kompeten merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi sebuah perusahaan ataupun institusi. Bagi SDM yang lingkup pekerjaannya lebih banyak berhadapan dengan konsumen, maka memberikan pelayanan prima menjadi hal yang utama. Melakukan pelayanan prima tidak hanya akan memperbaiki kualitas kerja, tapi juga membantu menaikan kepuasan konsumen sehingga kredibilitas organisasi akan meningkat pula. Secara umum pelayanan pegawai tidak hanya dilakukan pada konsumen tetapi juga antar sesama pegawai, agar tercipta keharmonisan dalam bekerja. Etos kerja juga menjadi salah satu faktor penting dalam proses pengembangan kualitas SDM di lingkungan BPPMDDTT Banjarmasin. Dengan memahami konsep dan dimensi etos kerja, maka pegawai akan lebih mudah mengupayakan perbaikan kualitas kerjanya di masa yang akan datang.

Dalam dinamika kerja, pegawai atau karyawan akan selalu berhadapan dengan situasi yang tidak bisa diduga dan bisa berpengaruh terhadap kinerja yang dijalaninya.Etos kerja diperlukan agar pegawai atau karyawan dapat mencerminkan nilai-nilai, keyakinan, dan sikap kita terhadap pekerjaan dan tugas-tugas yang harus diselesaikan.Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (BPPMDDTT) Banjarmasin sebagai salah satu institusi pemerintah yang melayani masyarakat khususnya di daerah pedesaan guna penyelenggaraan pelatihan yang membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang membutuhkan, tentunya akan menghadapi masyarakat dengan berbagai perilaku dan kebutuhan.Adalah hal yang penting untuk para pegawai BPPMDDTT untuk bisa memberikan pelayanan terbaiknya serta sebagai implementasi atas materi etos kerja yang sudah disampaikan.

Berdasarkan hasil penelitian dan diskusi, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk memperkaya pemahaman mengenai pengembangan SDM di lingkungan BPPMDDTT Banjarmasin. Pertama, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur secara empiris pengaruh pelatihan pelayanan prima dan etos kerja terhadap kepuasan masyarakat desa yang menjadi target layanan. Hal ini penting untuk mengetahui sejauh mana pelatihan tersebut memberikan dampak positif terhadap persepsi masyarakat. Kedua, penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan perspektif pegawai BPPMDDTT Banjarmasin dalam menerapkan pelayanan prima dan etos kerja sehari-hari. Dengan memahami tantangan dan hambatan yang dihadapi, dapat dirumuskan strategi pengembangan SDM yang lebih relevan dan efektif. Ketiga, penelitian komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas program pelatihan pelayanan prima dan etos kerja di BPPMDDTT Banjarmasin dengan lembaga sejenis di daerah lain. Hal ini dapat memberikan wawasan mengenai praktik terbaik dan inovasi yang dapat diadopsi untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Read online
File size135.99 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test