INABJINABJ
The Indonesian Biomedical JournalThe Indonesian Biomedical JournalLatar belakang: Mutasi E6/E7 berkontribusi terhadap varian intratipik HPV18 yang dapat berbeda dalam potensi onkogeniknya. E6 dan E7 menargetkan protein penekan tumor p53 dan pRb, masing-masing, dan degradasi protein tersebut memainkan peran penting dalam karsinogenesis serviks. Namun, prevalensi varian HPV18 E6/E7 pada perempuan Indonesia dengan kanker serviks belum dijelaskan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkarakterisasi varian HPV18 pada perempuan Indonesia dengan kanker serviks serta hubungannya dengan protein penekan tumor p53 dan pRb. Metode: Seratus perempuan Indonesia dengan kanker serviks yang telah dibuktikan secara patologis direkrut secara berturut-turut ke dalam penelitian. Reaksi berantai polimerase (PCR) dilakukan untuk mendeteksi DNA onkogen E6 dan E7 HPV18 menggunakan primer spesifik, dan varian ditentukan melalui sekuensing nukleotida. Ekspresi p53 dan pRb dianalisis melalui imunohistokimia menggunakan antibodi spesifik terhadap p53 dan pRb. Hasil: Tingkat kepositifan HPV18 adalah 24%. Tingkat mutasi E6 dan E7 masing-masing adalah 45,4% dan 59,1%. Subjek dengan mutasi E6 memiliki ekspresi p53 dan pRb yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan yang memiliki tipe liar E6 (p<0,05). Subjek dengan mutasi E7 saja memiliki ekspresi pRb yang lebih tinggi (p<0,05). Analisis filogenetik mengungkapkan bahwa 54,5% subjek memiliki urutan genetik yang dekat dengan garis keturunan Asia, khususnya subgaris A1, A4, dan A5. Menariknya, 3 subjek memiliki urutan genetik yang mirip dengan MK813921, urutan yang baru diidentifikasi. Namun, 45,5% subjek memiliki urutan genetik yang berbeda dan tidak terkait dengan urutan referensi yang digunakan dalam penelitian ini. Kesimpulan: Mutasi E6 dan E7 umum terjadi pada perempuan Indonesia dengan kanker serviks akibat HPV18 dan terkait dengan tingkat ekspresi jaringan p53 dan pRb.
Mutasi pada gen E6 dan E7 HPV18 umum ditemukan pada perempuan Indonesia dengan kanker serviks.Mutasi tersebut dikaitkan dengan tingkat ekspresi protein penekan tumor p53 dan pRb di jaringan.Subjek dengan mutasi E6 menunjukkan ekspresi p53 dan pRb yang lebih tinggi, sementara mutasi E7 berhubungan dengan peningkatan ekspresi pRb.
Pertama, perlu dilakukan penelitian dengan ukuran sampel yang lebih besar dan pendekatan multinasional untuk memahami keragaman mutasi E6/E7 HPV18 di berbagai etnis di Indonesia, mengingat temuan bahwa hampir setengah dari varian genetik tidak cocok dengan urutan referensi dan mungkin unik secara lokal. Kedua, diperlukan studi kuantitatif seperti ELISA atau RT-PCR untuk mengevaluasi lebih akurat bagaimana mutasi E6/E7 memengaruhi ekspresi protein maupun mRNA dari p53 dan pRb, karena penelitian ini masih menggunakan metode semi-kuantitatif yang terbatas dalam ketepatan. Ketiga, penelitian prospektif diperlukan untuk mengeksplorasi hubungan temporal antara mutasi spesifik pada E6/E7 dengan perilaku klinis kanker serviks, seperti progresi penyakit, metastasis, kekambuhan, atau respons terhadap terapi, sehingga dapat dikembangkan prediksi risiko dan strategi pengobatan berbasis molekuler yang lebih tepat bagi populasi Indonesia.
- HPV18 E6/E7 Mutation and Their Association with The Expression Level of Tumor Suppressor Proteins p53... inabj.org/index.php/ibj/article/view/3400HPV18 E6 E7 Mutation and Their Association with The Expression Level of Tumor Suppressor Proteins p53 inabj index php ibj article view 3400
- High Whole-Genome Sequence Diversity of Human Papillomavirus Type 18 Isolates. high whole genome sequence... doi.org/10.3390/v10020068High Whole Genome Sequence Diversity of Human Papillomavirus Type 18 Isolates high whole genome sequence doi 10 3390 v10020068
- Prevalence of Human Papillomavirus Genotypes among African Women with Normal Cervical Cytology and Neoplasia:... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0122488Prevalence of Human Papillomavirus Genotypes among African Women with Normal Cervical Cytology and Neoplasia journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0122488
| File size | 2.31 MB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
INABJINABJ Tikus dibagi menjadi empat grup: LrFBB81, LrFSMM22, LrSKG34, dan kontrol. Setiap grup intervensi menerima 1 mL suspensi probiotik (10^9 CFU/mL) selamaTikus dibagi menjadi empat grup: LrFBB81, LrFSMM22, LrSKG34, dan kontrol. Setiap grup intervensi menerima 1 mL suspensi probiotik (10^9 CFU/mL) selama
UDBUDB Sampel penelitian adalah Wanita yang sudah menikah usia 20-49 tahun. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Analisis melalui 2 tahap. TahapSampel penelitian adalah Wanita yang sudah menikah usia 20-49 tahun. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Analisis melalui 2 tahap. Tahap
INABJINABJ Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi efek ekstrak Granule Nanoparticle Sunkist Peel (GNSP) sebagai agen antidiabetik pada tikusOleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi efek ekstrak Granule Nanoparticle Sunkist Peel (GNSP) sebagai agen antidiabetik pada tikus
UBTUBT Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan pada mitra terkait manajemen pakan termasuk cara membuatKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan pada mitra terkait manajemen pakan termasuk cara membuat
UBTUBT ), Gondang (Ficus variegate) dan Dlingsem (Homalium totemtosum). Kegiatan PkM ini telah menghasilkan sistem informasi berbasis QR code untuk pengenalan), Gondang (Ficus variegate) dan Dlingsem (Homalium totemtosum). Kegiatan PkM ini telah menghasilkan sistem informasi berbasis QR code untuk pengenalan
UMSBUMSB Penelitian dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian menggunakan accidental sampling, yaitu WUS yang melakukan kunjungan ke puskesmas sebanyakPenelitian dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian menggunakan accidental sampling, yaitu WUS yang melakukan kunjungan ke puskesmas sebanyak
STIKESEUBSTIKESEUB Hasil: Mayoritas responden memiliki pengetahuan kurang sebanyak 50 responden (59,5%), pengetahuan cukup sebanyak 32 responden (38,1%), dan pengetahuanHasil: Mayoritas responden memiliki pengetahuan kurang sebanyak 50 responden (59,5%), pengetahuan cukup sebanyak 32 responden (38,1%), dan pengetahuan
UNIVMEDUNIVMED Penelitian ini bertujuan untuk menentukan distribusi genotipe HPV yang menginfeksi jaringan kanker serviks di Bandung, Indonesia. Selama periode Juli –Penelitian ini bertujuan untuk menentukan distribusi genotipe HPV yang menginfeksi jaringan kanker serviks di Bandung, Indonesia. Selama periode Juli –
Useful /
UDBUDB Standar waktu kerja diperoleh 2,44 menit perpasien. Target perjam 25 pasien perjam per petugas. Jumlah jam kerja pertahun 2115 jam. Kebutuhan penambahanStandar waktu kerja diperoleh 2,44 menit perpasien. Target perjam 25 pasien perjam per petugas. Jumlah jam kerja pertahun 2115 jam. Kebutuhan penambahan
UNTAG SMDUNTAG SMD Berdasarkan hasil uji korelasi pearson product moment didapatkan hasil koefensi korelasi antara kedua variable sebesar -0,217. Hasil dari uji korelasiBerdasarkan hasil uji korelasi pearson product moment didapatkan hasil koefensi korelasi antara kedua variable sebesar -0,217. Hasil dari uji korelasi
UNTAG SMDUNTAG SMD Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kecerdasan emosional ibu dengan anak berkebutuhan khusus di SLBN Pembina Provinsi Kalimantan Timur. PenelitianPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kecerdasan emosional ibu dengan anak berkebutuhan khusus di SLBN Pembina Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian
UNTAG SMDUNTAG SMD Hasil penelitian ini berarti tingkat stres kedua kelompok pada tingkat stress yang sama yaitu tingkat sedang. Hal ini dimungkinkan faktor-faktor dapatHasil penelitian ini berarti tingkat stres kedua kelompok pada tingkat stress yang sama yaitu tingkat sedang. Hal ini dimungkinkan faktor-faktor dapat