POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG

Journal of Midwifery Science: Basic and Applied ResearchJournal of Midwifery Science: Basic and Applied Research

Berdasarkan Sistem Informasi Hepatitis dan Infeksi Saluran Pencernaan (SIHEPI) tahun 2018-2019, jumlah ibu hamil yang dites hepatitis B mencapai 1.643.204 di 34 provinsi. Hasilnya, 30.965 ibu hamil menunjukkan hasil reaktif (terinfeksi virus hepatitis B), dan 15.747 bayi dari ibu reaktif hepatitis B diberikan Hepatitis B Immunoglobulin (HBIg). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hepatitis B pada ibu hamil di Puskesmas Kelurahan C. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain case-control, di mana faktor-faktor yang berhubungan dengan hepatitis B pada ibu hamil diuji secara bersamaan. Sampel penelitian berjumlah 50 orang. Uji statistik yang digunakan adalah chi square. Hasil penelitian menunjukkan hubungan antara ANC dan kejadian hepatitis B (p value 0,040). Tidak ada hubungan antara pendidikan, pekerjaan, riwayat keluarga, dan riwayat penyalahgunaan jarum suntik (p value > 0,05).

Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pemeriksaan ANC Triple eliminasi dengan kejadian Hepatitis B (p value 0,040).Tidak ada hubungan antara pendidikan, pekerjaan, riwayat keluarga dan riwayat penyalahgunaan jarum suntik (p value > 0,05).Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pendidikan kesehatan mengenai hepatitis B pada tenaga kesehatan serta mengembangkan teknologi pengobatan non farmasi.Penelitian selanjutnya disarankan untuk menambahkan tempat yang berbeda, desain yang lebih tepat dan variabel lain yang berhubungan dengan hepatitis B sarana dan prasarana kesehatan dan faktor lainnya.Selain itu disarankan untuk melakukan analisa data sampai multivariat untuk melihat hubungan beberapa variabel independen dengan satu atau beberapa variabel dependen sehingga diketahui faktor yang dominan berhubungan dengan kejadian hepatitis B pada ibu hamil.

Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai hubungan antara pemeriksaan ANC dan kejadian hepatitis B pada ibu hamil. Penelitian ini dapat menyelidiki faktor-faktor spesifik dalam ANC yang mungkin berkontribusi terhadap penurunan risiko hepatitis B. Kedua, penting untuk mengeksplorasi lebih lanjut hubungan antara riwayat keluarga dan kejadian hepatitis B. Studi ini dapat menyelidiki peran genetik dan faktor lingkungan dalam transmisi hepatitis B. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan teknologi pengobatan non farmasi untuk hepatitis B, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti ketersediaan dan aksesibilitas pengobatan alternatif.

Read online
File size265.04 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test