UBUB

TEMATEMA

Penelitian ini bertujuan untuk menguji adanya pengaruh debt default, financial distress, leverage, dan opinion shopping terhadap opini audit going concern pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2018-2021. Jenis data penelitian adalah data sekunder yang diperoleh melalui website resmi BEI. Sampel penelitian ini berjumlah 48 sampel yang ditentukan melalui purposive sampling. Analisis yang digunakan untuk menguji pengaruh antara variabel-variabel dalam penelitian adalah analisis regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial distress berpengaruh negatif terhadap penerimaan opini audit going concern dan leverage berpengaruh positif terhadap penerimaan opini audit going concern. Di sisi lain, debt default dan opinion shopping tidak berpengaruh terhadap penerimaan opini audit going concern. Kesimpulan dari hasil penelitian tersebut adalah auditor akan meragukan kemampuan perusahaan dalam mempertahankan hidupnya ketika sedang mengalami financial distress dan memiliki nilai leverage yang tinggi. Dengan kata lain, financial distress dan leverage dapat dijadikan bahan pertimbangan oleh auditor dalam memberikan opini audit going concern.

Hasil uji pengaruh secara simultan menunjukkan Debt default, Financial distress, leverage, dan opinion shopping secara bersama-sama memberikan pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen penelitian yang terdapat pada model penelitian ini, yaitu opini audit going concern.Hasil uji pengaruh secara parsial menunjukkan variabel Financial distress berpengaruh signifikan negatif terhadap opini audit going concern dan variabel leverage berpengaruh signifikan positif terhadap opini audit going concern.Sedangkan variabel Debt default dan opinion shopping tidak berpengaruh signifikan terhadap opini audit going concern.

Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk menambahkan periode pengamatan dengan mengamati jangka tahun yang lebih panjang sehingga kecenderungan pemberian opini audit going concern dalam jangka panjang dapat dianalisis. Selain itu, dapat menambahkan faktor-faktor lain di luar Debt default, Financial distress, leverage, dan opinion shopping yang diperkirakan dapat mempengaruhi pemberian opini audit going concern. Penelitian ini memberikan implikasi secara teoritis terhadap teori agensi dalam hal pengambilan keputusan oleh prinsipal terhadap kinerja agen sehingga dapat meminimalisir asimetri informasi. Selain itu, diharapkan juga dapat memberikan kontribusi terhadap teori sinyal dalam hal pemberian sinyal-sinyal oleh auditor kepada prinsipal yang berkaitan dengan kelangsungan hidup perusahaan. Penelitian ini juga memberikan implikasi secara praktis terhadap perusahaan pertambangan yang tercatat pada Bursa Efek Indonesia dalam hal penerimaan opini audit going concern. Perusahaan-perusahaan tersebut diharapkan dapat lebih memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian opini audit going concern.

Read online
File size768.66 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test