PNCPNC

Madani : Indonesian Journal of Civil SocietyMadani : Indonesian Journal of Civil Society

Salah satu faktor yang dapat mendukung terwujudnya kemandirian ekonomi di Pondok Pesantren adalah dengan program Santripreneur. Pondok Pesantren Al Islahuddiny adalah salah satu Pondok yang memfasilitasi pengembangan santripreneur sebagai pendorong giat ekonomi di lingkungan Pesantren. Sebagai bentuk fasilitasi untuk fokus pengembangan santripreneur, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dimulai dengan pelaksanaan focus Group Discussion (FGD) guna merumuskan akar permasalahan dan kebutuhan serta dilanjutkan dengan adanya pelatihan wirausaha dengan pemanfaatan barang bekas menjadi barang yang bernilai jual. Kegiatan pemberdayaan ekonomi pondok pesantren yang dilakukan di Pondok Pesantren Al Islahuddiny telah mampu menumbuhkembangkan semangat inovasi dan kreativitas santri, adapun santri yang terlibat dalam pelatihan ini berasal dari 5 unit berbeda, mulai jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasaha Aliyah (MA) hingga Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID). Pelatihan kewirausahaan santri telah mendorong tumbuhnya kreasi produk-produk handmade yang di proses sedemikian rupa dari hasil daur ulang sampah plastik.

Kegiatan pemberdayaan ekonomi santri di Pondok Pesantren Al Islahuddiny telah berhasil menumbuhkan semangat inovasi dan kreativitas santri dari berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari Madrasah Tsanawiyah hingga Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah.Pelatihan kewirausahaan yang diberikan mendorong terciptanya produk-produk handmade yang memanfaatkan daur ulang sampah plastik.Kegiatan ini menunjukkan potensi besar dalam mendukung kemandirian ekonomi pondok pesantren dan pengembangan wirausaha santri.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai model bisnis santripreneur yang berkelanjutan, termasuk strategi pemasaran digital untuk memperluas jangkauan produk-produk santri. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat fokus pada pengembangan kurikulum kewirausahaan yang terintegrasi dalam sistem pendidikan pondok pesantren, sehingga santri memiliki bekal yang lebih komprehensif. Ketiga, penting untuk mengkaji peran lembaga keuangan syariah dalam memberikan akses permodalan bagi santripreneur, serta potensi kerjasama antara pondok pesantren dengan pihak industri untuk menciptakan peluang pasar yang lebih luas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kemandirian ekonomi pondok pesantren dan menciptakan generasi santri yang berwirausaha sukses.

  1. Pelatihan Kewirausahaan bagi Remaja Karang Taruna di Desa Dayeuh | Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani... pkm.binamandiri.ac.id/index.php/jpmm/article/view/4Pelatihan Kewirausahaan bagi Remaja Karang Taruna di Desa Dayeuh Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani pkm binamandiri ac index php jpmm article view 4
  2. Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary. vol jurnal pengabdian... doi.org/10.31602/jpaiuniska.v7i2Jurnal Pengabdian Al Ikhlas Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary vol jurnal pengabdian doi 10 31602 jpaiuniska v7i2
Read online
File size355.31 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test