UMBERAUUMBERAU

ACCOUNTIA JOURNAL (Accounting Trusted, Inspiring, Authentic Journal)ACCOUNTIA JOURNAL (Accounting Trusted, Inspiring, Authentic Journal)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan aset dan struktur modal terhadap profitabilitas pada perusahaan sektor semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda. Data yang digunakan berupa laporan keuangan enam perusahaan sektor semen selama periode penelitian, dengan jumlah observasi sebanyak 36 sampel yang dipilih secara jenuh. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah profitabilitas, sedangkan variabel independen adalah pertumbuhan aset dan struktur modal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan aset dan struktur modal berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas perusahaan sektor semen. Koefisien determinasi sebesar 46,7% mengindikasikan bahwa hampir setengah variasi profitabilitas dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya sebesar 53,3% dipengaruhi faktor lain di luar model. Secara parsial, pertumbuhan aset berpengaruh positif terhadap profitabilitas, sementara struktur modal berpengaruh negatif signifikan, secara simultan pertumbuhan aset dan struktur modal berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas.

Pertumbuhan aset secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas perusahaan sektor semen yang terdaftar di BEI.Struktur modal secara parsial berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas perusahaan sektor semen yang terdaftar di BEI.Secara simultan, pertumbuhan aset dan struktur modal berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas dengan kontribusi sebesar 46,7%, sedangkan 53,3% dipengaruhi oleh faktor lain seperti likuiditas, efisiensi operasional, dan pertumbuhan penjualan.

Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh likuiditas terhadap profitabilitas perusahaan sektor semen, mengingat dalam penelitian ini faktor tersebut disebutkan sebagai variabel di luar model yang mungkin berkontribusi terhadap 53,3% variasi profitabilitas. Kedua, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efisiensi operasional perusahaan semen dalam konteks penggunaan aset, untuk memahami apakah pertumbuhan aset yang tinggi benar-benar dimanfaatkan secara optimal atau justru menimbulkan idle asset. Ketiga, penting untuk mengkaji pengaruh gabungan struktur modal dan pertumbuhan penjualan terhadap profitabilitas dalam model yang lebih komprehensif, guna mengidentifikasi interaksi antar faktor yang belum terungkap dalam penelitian ini. Penelitian-penelitian ini akan membantu memperdalam pemahaman mengenai determinan profitabilitas di sektor padat modal seperti industri semen. Dengan pendekatan kuantitatif yang serupa, peneliti dapat memperluas model regresi dengan menambahkan variabel baru. Data dapat diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang sama selama periode yang lebih panjang. Temuan dari studi lanjutan ini dapat memberikan rekomendasi yang lebih utuh bagi manajemen perusahaan dalam mengambil keputusan strategis. Selain itu, hasilnya dapat memperkaya kajian akademik mengenai manajemen keuangan perusahaan industri berat. Penelitian juga dapat membandingkan temuan antar sektor untuk melihat kontekstualitas pengaruh variabel-variabel tersebut. Secara keseluruhan, arah penelitian ini melengkapi keterbatasan studi sebelumnya yang hanya fokus pada dua variabel utama.

Read online
File size398.54 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test