APPISIAPPISI

Tamasya : Jurnal Pariwisata IndonesiaTamasya : Jurnal Pariwisata Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tiga aspek utama dari pengalaman menikmati kudapan tradisional Surabi di sejumlah tempat di sepanjang Jalan Setiabudi, Bandung, yaitu rasa, harga, dan kenyamanan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan survei kepada konsumen. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi signifikan dalam rasa Surabi yang ditawarkan oleh pelaku usaha kuliner, baik dari segi tekstur, tingkat kemanisan, hingga kekhasan topping. Dari segi harga, ditemukan bahwa perbedaan tidak selalu mencerminkan kualitas rasa, melainkan dipengaruhi juga oleh lokasi dan segmentasi pasar. Kenyamanan tempat makan, termasuk kebersihan, suasana, dan fasilitas pendukung, menjadi faktor penting dalam menentukan preferensi konsumen, terutama kalangan muda dan wisatawan. Temuan ini dapat menjadi acuan bagi pelaku UMKM kuliner dalam meningkatkan daya saing dan kualitas pelayanan, sekaligus memberikan informasi praktis bagi konsumen dalam memilih tempat menikmati Surabi yang sesuai dengan kebutuhan dan selera mereka.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengalaman konsumen dalam menikmati kudapan Surabi di Jalan Setiabudi dipengaruhi oleh tiga aspek utama yang saling terkait, yaitu rasa, harga, dan kenyamanan.Variasi rasa yang ditawarkan—baik tradisional maupun inovatif—mampu menjangkau beragam preferensi konsumen, terutama generasi muda dan wisatawan.Perbedaan harga tidak selalu menjadi penghalang selama konsumen merasa mendapatkan kualitas yang sepadan, baik dari segi cita rasa maupun pelayanan.Kenyamanan tempat, termasuk kebersihan, suasana, dan fasilitas, terbukti menjadi faktor penting yang mendukung kepuasan konsumen.Keseimbangan antara ketiga aspek tersebut menjadi kunci keberhasilan pelaku usaha dalam menarik dan mempertahankan pelanggan.Oleh karena itu, pelaku usaha Surabi di kawasan ini disarankan untuk terus menjaga kualitas rasa yang khas, menerapkan strategi harga yang wajar, serta meningkatkan kenyamanan tempat makan agar mampu bersaing di tengah dinamika industri kuliner yang terus berkembang.

Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih mendalam faktor-faktor yang mempengaruhi preferensi konsumen dalam memilih tempat makan Surabi, seperti faktor budaya, sosial, dan demografis. 2. Meneliti strategi pemasaran dan branding yang efektif untuk menarik perhatian konsumen dan meningkatkan daya saing usaha kuliner Surabi. 3. Mengkaji dampak inovasi rasa dan topping Surabi terhadap preferensi konsumen dan potensi pasar, serta bagaimana inovasi tersebut dapat mempertahankan identitas lokal dan tradisi kuliner.

Read online
File size1.08 MB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test