UMUM

Jurnal Sains PsikologiJurnal Sains Psikologi

Dunia kerja saat ini terdiri dari beberapa generasi yang salah satunya adalah Generasi Z. Sebagai generasi terbaru yang masuk dalam dunia kerja, Gen Z menunjukkan sikap dan nilai terkait pekerjaan yang berbeda, yang dapat mempengaruhi tingkat work engagement mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran calling terhadap work engagement pada Gen Z. Populasi dalam penelitian ini adalah Gen Z berusia 18–27 dari seluruh wilayah Indonesia, dengan jumlah sampel sebanyak 150 orang dan 50 orang untuk uji coba dengan karakteristik yang sama pada sampel penelitian. Alat ukur yang digunakan adalah skala work engagement yang disusun berdasarkan aspek semangat (vigor), dedikasi (dedication), dan penyerapan (absorption; α = 0,951), serta skala calling yang disusun berdasarkan dimensi identification dan person-environment fit, sense-meaning dan value-driven behavior, dan transcendent guiding force (α = 0,811). Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Hasil menunjukkan adanya peran calling terhadap work engagement pada Gen Z. Sumbangan efektif variabel calling terhadap work engagement sebesar 69.4% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor yang lainnya.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa calling memiliki peran dalam work engagement pada Gen Z.Tingkat calling pada variabel penelitian berada dalam kategori tinggi.Tingkat work engagement juga berada dalam kategori tinggi, yang mengindikasikan bahwa Gen Z memiliki tingkat engagement yang baik dalam bekerja.Penelitian ini menunjukkan bahwa sense of calling dapat meningkatkan work engagement, sehingga Gen Z yang memiliki sense of calling akan mengalami peningkatan work engagement.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa ide penelitian yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana karakteristik kepribadian Gen Z, seperti tingkat keterbukaan dan ambisi, memengaruhi hubungan antara calling dan work engagement. Kedua, penting untuk mengeksplorasi peran budaya organisasi dalam memfasilitasi sense of calling pada Gen Z, misalnya melalui program mentoring atau kesempatan pengembangan diri yang selaras dengan nilai-nilai pribadi mereka. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi bagaimana Gen Z memaknai pekerjaan mereka dalam konteks tujuan hidup yang lebih besar, dan bagaimana makna ini memengaruhi komitmen dan kepuasan kerja mereka. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan pemahaman tentang motivasi dan engagement Gen Z di tempat kerja dapat ditingkatkan, sehingga organisasi dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih mendukung dan memuaskan bagi generasi muda ini.

  1. Rothmann. rothmann page requires frames click non version sajournalofeducation.co.za/index.php/saje/article/view/699/352Rothmann rothmann page requires frames click non version sajournalofeducation co za index php saje article view 699 352
  2. DOI Name 10.29313 Values. name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix... doi.org/10.29313DOI Name 10 29313 Values name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix doi 10 29313
Read online
File size365.59 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test