LLDIKTI12LLDIKTI12

JUSTE (Journal of Science and Technology)JUSTE (Journal of Science and Technology)

Perairan Negeri Banggoi, Kabupaten Seram Bagian Timur, merupakan salah satu daerah penangkapan kepiting bakau (Scylla serrata Forsskål, 1775). Pemanfaatan kepiting bakau sebagai sumber pangan dan pendapatan masyarakat telah berlangsung lama, namun informasi ilmiah mengenai aspek biologinya, khususnya hubungan lebar karapas–bobot tubuh dan faktor kondisi, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan lebar karapas dan bobot tubuh serta faktor kondisi kepiting bakau di perairan Negeri Banggoi. Sampel kepiting jantan dan betina dikumpulkan setiap bulan dari hasil tangkapan nelayan yang menggunakan alat tangkap bubu. Hasil analisis hubungan lebar karapas dan bobot tubuh memperoleh persamaan W = 0,6497L².⁵⁶⁸² pada jantan dan W = 2,0516L².⁰⁴⁵³ pada betina. Nilai koefisien pertumbuhan yang lebih kecil dari 3 mengindikasikan bahwa pola pertumbuhan kepiting bakau jantan dan betina bersifat alometrik negative.

Penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan antara lebar karapas dan bobot tubuh kepiting bakau di perairan Negeri Banggoi memiliki korelasi yang sangat kuat pada kepiting jantan maupun betina.Pola pertumbuhan kepiting bakau bersifat allometrik negatif, yang mengindikasikan bahwa pertambahan ukuran karapas berlangsung lebih cepat dibandingkan dengan peningkatan bobot tubuh.Nilai faktor kondisi menunjukkan bahwa kepiting bakau di perairan Negeri Banggoi berada dalam kondisi tubuh yang baik dan proporsional.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan cakupan waktu yang lebih panjang dan ukuran sampel yang lebih beragam guna memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai aspek pertumbuhan, reproduksi, dan dinamika populasi kepiting bakau. Selain itu, perlu dilakukan kajian mengenai parameter biologi reproduksi, struktur ukuran populasi, serta kualitas habitat mangrove secara berkala sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan pengelolaan yang berkelanjutan. Untuk menjaga keberlanjutan stok kepiting bakau di perairan Negeri Banggoi, diperlukan pengaturan ukuran tangkap minimum dan pengendalian intensitas penangkapan oleh pihak terkait, serta melibatkan masyarakat lokal dalam program pengelolaan berbasis konservasi.

Read online
File size1.06 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test