UNINDRAUNINDRA

JABE (Journal of Applied Business and Economic)JABE (Journal of Applied Business and Economic)

Sistem pengendalian manajemen dalam organisasi merupakan topik penting dalam akuntansi manajemen. Pemilihan sistem pengendalian manajemen yang tepat dipengaruhi oleh ketidakpastian lingkungan organisasi. Artikel ini disusun berdasarkan tinjauan pustaka menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan sistem yang digunakan terkait erat dengan struktur organisasi, tujuan, dan implementasi perencanaan. Hal ini karena sistem pengendalian manajemen berfungsi sebagai perangkat komunikasi yang memfasilitasi pemrosesan informasi untuk membantu manajemen mengkoordinasikan bagian-bagian organisasi dalam mencapai tujuan secara berkelanjutan. Ketidakpastian lingkungan organisasi memiliki implikasi pada pemilihan sistem pengendalian manajemen, sehingga organisasi memerlukan informasi yang lebih rinci untuk memaksimalkan fungsi sistem pengendalian manajemen.

Berdasarkan seluruh pembahasan, dapat disimpulkan bahwa untuk membuat perencanaan di lingkungan yang tidak pasti, setiap organisasi hendaknya menggunakan perencanaan yang fleksibel dan dinamis dibandingkan dengan keadaan yang pasti.Manajemen organisasi harus selalu me-review perencanaannya serta beradaptasi dan selalu merespon keadaan lingkungan yang memengaruhinya.Penentuan tujuan merupakan hasil persepsi terhadap lingkungan, sehingga ada kaitannya antara ketidakpastian struktur lingkungan dan persepsi terhadap ketidakpastian lingkungan.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana karakteristik kepemimpinan yang adaptif dapat memitigasi dampak negatif ketidakpastian lingkungan terhadap efektivitas sistem pengendalian manajemen. Hal ini penting karena gaya kepemimpinan yang fleksibel dapat membantu organisasi merespon perubahan dengan lebih cepat dan efektif. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pengukuran kinerja yang lebih komprehensif, yang tidak hanya mempertimbangkan indikator keuangan, tetapi juga aspek non-keuangan seperti kepuasan pelanggan dan inovasi. Model ini dapat membantu organisasi mengevaluasi kinerja secara lebih holistik dan membuat keputusan yang lebih tepat. Ketiga, penelitian dapat meneliti bagaimana penerapan teknologi digital, seperti kecerdasan buatan dan analisis data besar, dapat meningkatkan kemampuan organisasi dalam memantau dan merespon perubahan lingkungan secara real-time. Dengan memanfaatkan teknologi, organisasi dapat memperoleh wawasan yang lebih mendalam tentang lingkungan mereka dan membuat keputusan yang lebih proaktif. Ketiga saran ini saling terkait dan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman kita tentang bagaimana organisasi dapat beroperasi secara efektif di lingkungan yang tidak pasti.

Read online
File size200.86 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test