UBAYAUBAYA

Jurnal Bisnis TerapanJurnal Bisnis Terapan

Indonesia baru-baru ini menduduki peringkat ke-96 untuk indeks korupsi dari 180 negara, yang berarti masih banyak upaya yang diperlukan untuk mengurangi angka tersebut. Penerapan hukum bagi mereka yang melakukan korupsi dan suap telah dilaksanakan. Selain itu, pemerintah dan sekolah mengajarkan kepada masyarakat dan siswa cara mencegahnya. Korupsi menjadi topik utama dalam berita sehari-hari. Makalah ini mencoba mengusulkan tindakan lain untuk mengurangi korupsi, yaitu Intrapreneurship. Intrapreneurship mirip dengan kewirausahaan, istilah pertama merujuk pada karyawan yang mengembangkan ide bisnis baru untuk perusahaan mereka di dalam perusahaan. Di sisi lain, kewirausahaan didefinisikan sebagai seseorang yang memulai bisnis baru dengan kreativitas untuk memperoleh keuntungan untuk hidup yang lebih baik menggunakan sumber daya mereka sendiri. Makalah ini dengan metode desain berpikir bertujuan untuk menemukan beberapa strategi bagaimana perusahaan dapat menerapkan program ini dan pada akhirnya dapat mengurangi korupsi.

Berdasarkan deskripsi di atas, dapat disimpulkan bahwa dalam proses mempromosikan intrapreneurship untuk mengurangi korupsi, pemerintah daerah dan perusahaan harus bersinergi dan menciptakan beberapa program menarik.Beberapa program yang disebutkan sebelumnya harus diuji sebelum implementasi.Jika KPK bekerja untuk banyak kasus besar di sektor pemerintahan, sekolah dan universitas mengajarkan kewirausahaan, maka akan sangat berarti jika semua pemilik perusahaan atau direktur, manajer mulai menerapkan ide ini, kita akan mengalami penurunan korupsi secara bertahap di masa depan.

Untuk mengurangi korupsi, pemerintah daerah dan perusahaan dapat bekerja sama dalam menciptakan program-program menarik. Misalnya, pelatihan wajib tentang intrapreneurship untuk karyawan baru dapat menjadi langkah awal. Setelah pelatihan, perusahaan dapat mempromosikan program-program terkait intrapreneurship dan mengalokasikan anggaran untuk program-program tersebut. Beberapa program yang dapat diterapkan antara lain: penghargaan karyawan terbaik bulanan atau tahunan, kompetisi ide dan kreativitas, program employee get employee, dan penilaian mystery shopper. Selain itu, pemerintah daerah dapat mempromosikan ide ini dengan mengundang pemimpin industri untuk berdiskusi dan memulai program. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menguji efektivitas program-program tersebut dalam mengurangi korupsi dan meningkatkan budaya intrapreneurship di lingkungan kerja.

  1. ENCOURAGING EMPLOYEE’S INTRAPRENEURSHIP HABIT TO REDUCE CORRUPTION | Jurnal Bisnis Terapan. encouraging... doi.org/10.24123/jbt.v3i01.1979ENCOURAGING EMPLOYEEAoS INTRAPRENEURSHIP HABIT TO REDUCE CORRUPTION Jurnal Bisnis Terapan encouraging doi 10 24123 jbt v3i01 1979
Read online
File size297.39 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test