UBAYAUBAYA

Jurnal Bisnis TerapanJurnal Bisnis Terapan

Observasi terhadap kepemimpinan dan berbagai karyawan di Kantor Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan menunjukkan bahwa kinerja karyawan masih kurang optimal, terutama karena kecerdasan emosional yang kurang memadai, yang menghambat kemampuan mereka dalam mengelola emosi pribadi dan berinteraksi secara efektif dengan orang lain. Kekurangan ini berdampak negatif pada pikiran dan tindakan mereka. Selain itu, terdapat kekurangan yang signifikan dalam Perilaku Kewarganegaraan Organisasi (OCB), ditandai dengan enggannya karyawan membantu rekan kerja menyelesaikan tugas yang belum selesai dan interaksi terbatas di antara rekan sejawat, yang mempersulit pemberian saran saat menghadapi masalah kerja. Dari hasil survei penilaian kinerja karyawan menunjukkan bahwa inisiatif dan kerjasama karyawan dianggap kurang. Hal ini dapat menyebabkan kinerja kerja yang kurang optimal, yang akan berdampak pada kelangsungan perusahaan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk membahas lebih lanjut masalah ini. Selain itu, karyawan menunjukkan preferensi untuk bekerja sendiri dan merasa tidak puas ketika diminta untuk bekerja sama dalam tim. Selain itu, kurangnya insentif dari atasan dan rekan kerja menyebabkan karyawan mengabaikan tanggung jawab masing-masing dan tidak saling membantu. Atmosfer kerja yang merugikan akibat kebisingan dan kurangnya kebersihan menyebabkan kenyamanan karyawan berkurang dan pada akhirnya menurunkan kinerja.

Hasil penelitian ini mengungkapkan dampak simultan yang signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y).Selain itu, terdapat efek parsial yang signifikan dari variabel Kecerdasan Emosional, perilaku kewarganegaraan organisasi, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan.Variabel motivasi diakui tidak memiliki pengaruh yang berarti.Dari diskusi di atas, dapat disimpulkan bahwa variabel Kecerdasan Emosional (X1), Perilaku Kewarganegaraan Organisasi (OCB) (X2), Motivasi (X3), dan Lingkungan Kerja (X4) secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y).Hal ini karena F hitung > F tabel dan sig F < tingkat signifikansi (a), sehingga H1 diterima.Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa variabel Kecerdasan Emosional (X1), Perilaku Kewarganegaraan Organisasi (OCB) (X2), Motivasi (X3), dan Lingkungan Kerja (X4) secara simultan memiliki pengaruh yang signifikan, karena nilai tabel ini mampu meningkatkan Kinerja Karyawan (Y) di antara karyawan Kantor Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan.Kedua, hasil perhitungan koefisien menunjukkan bahwa Kecerdasan Emosional (X1) memiliki nilai t > t-tabel dan sig < a, yang berarti ada efek parsial positif yang signifikan.Hal ini disebabkan oleh tingkat kecerdasan emosional yang tinggi di antara karyawan Kantor Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, yang dapat dilihat dari kemampuan mereka untuk menyelesaikan tugas dengan baik dan tepat waktu serta membantu satu sama lain.Ketiga, perhitungan koefisien menunjukkan bahwa variabel Perilaku Kewarganegaraan Organisasi (OCB) (X2) memiliki nilai t > t-tabel dan sig < a, yang berarti ada efek parsial positif yang signifikan.Hal ini disebabkan oleh Perilaku Kewarganegaraan Organisasi (OCB) yang sangat baik dan unggul di antara karyawan Kantor Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, yang terlihat dari kepedulian, toleransi, dan kesediaan mereka untuk membantu rekan kerja menyelesaikan tugas, serta kesediaan mereka untuk bekerja lembur tanpa ditugaskan untuk melakukannya.Keempat, perhitungan koefisien menunjukkan bahwa variabel Motivasi (X3) memiliki nilai t < t-tabel dan sig > a, yang berarti tidak ada efek parsial yang signifikan.Hal ini disebabkan oleh atasan di Kantor Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan yang tidak sering memotivasi karyawan mereka.hanya pada waktu tertentu atasan memberikan motivasi dalam bentuk pengakuan atau bonus untuk pekerjaan yang diselesaikan dengan baik oleh karyawan.Perhitungan koefisien menunjukkan bahwa variabel Lingkungan Kerja (X4) memiliki nilai t > t-tabel dan sig < a, yang berarti ada efek parsial positif yang signifikan.Hal ini disebabkan oleh lingkungan kerja di Kantor Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan yang sangat bersih dan rapi, dan karyawan bersedia membantu satu sama lain jika rekan kerja belum menyelesaikan pekerjaannya dan juga sering membantu satu sama lain jika rekan kerja mengalami kesulitan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan, seperti fasilitas perusahaan yang terkait dengan teknologi informasi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi yang dapat meningkatkan motivasi karyawan, seperti mengadakan kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan kedekatan emosional di antara karyawan. Terakhir, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi cara-cara yang dapat meningkatkan kualitas lingkungan kerja, seperti meningkatkan kebersihan dan kenyamanan di tempat kerja.

  1. THE INFLUENCE OF EMOTIONAL INTELLIGENCE, ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR, MOTIVATION AND WORK ENVIRONMENT... journal.ubaya.ac.id/index.php/JIBT/article/view/7549THE INFLUENCE OF EMOTIONAL INTELLIGENCE ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR MOTIVATION AND WORK ENVIRONMENT journal ubaya ac index php JIBT article view 7549
Read online
File size231.33 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test