4141

Pintoe: Pengabdian Teuku UmarPintoe: Pengabdian Teuku Umar

Sampah plastik merupakan salah satu jenis sampah yang sangat dominan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Sifat plastik yang ringan, kuat, tahan lama dan murah menyebabkan penggunaan plastik terus meningkat, dari sifat plastik tersebut menjadikan plastik sangat berbahaya bagi lingkungan yang berpotensi sebagai cemaran, selain itu plastik memiliki sifat yang tidak mudah terurai pada tanah maupun perairan, sehingga dapat mengendap dan terakumulasi dalam kurun waktu yang lama. Wilayah Pantai Lamtengoh merupakan salah satu objek wisata yang ada di Aceh Besar, dengan panorama alam yang indah dan potensi perikanan yang ada di daerah ini juga sangat berpotensi, sehingga banyak masyarakat yang berkunjung ke daerah ini. Tingginya jumlah wisatawan yang berkunjung ke daerah Lamtengoh ini dapat menimbulkan dampak negatif berupa sampah plastik yang berpotensi dapat menurunkan kualitas lingkungan pesisir dan laut dan juga kelestarian lingkungan sekitar. Adapun tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan edukasi kepada masyarakat dalam hal ini anak-anak dan remaja yang ada di pesisir pantai Lamtengoh pentingnya kesadaran manusia terhadap kebersihan laut dengan tidak membuang sampah ke pantai. Kegiatan Pengabdian ini dilakukan selama satu hari, yakni pada hari Sabtu, tanggal 25 Februari 2023 jam 09:00 sampai dengan jam 12:00 WIB yang berlokasi di Pantai Lamtengoh, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar. Pengabdian ini menggunakan metode pendekatan dengan metode ceramah/edukasi secara persuasif dan praktek langsung cara pengumpulan sampah, dan pemilahan sampah plastik dan penimbangan sampah. Hasil luaran yang didapatkan setelah kegiatan pengabdian ini adalah timbulnya kesadaran dan inisiatif dari masyarakat dan pengunjung untuk tidak membuang sampah plastik secara sembarangan, agar kelestarian pantai dan laut bebas dari sampah plastik.

Kegiatan edukasi mengenai bahaya sampah plastik laut kepada masyarakat sekitar pantai Lamtengoh berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan rencana kegiatan yang telah disusun.Hasil jenis sampah botol plastik paling banyak ditemukan.Sebanyak 500 botol plastik dari berbagai merek ditemukan di pantai Pulot ini, dengan berat 51,1kg yang paling mendominasi.Selanjutnya sampah plastik kresek dengan berat 6,3 kg dan plastik sachet 5,3 kg.Jenis sampah pipet/sedotan plastik yang ditemukan ada sebanyak 65 pich.Kategori sampah campuran juga tergolong banyak, dengan berat 6,8 kg hampir mendekati berat plastik kresek (6,3 kg).Hal ini menunjukkan bahwa di lokasi pantai Lamtengoh masih banyak masyarakat yang suka membuang sampah plastik sembarangan.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah, perlu dilakukan edukasi yang lebih intensif dan berkelanjutan. Edukasi ini dapat mencakup cara-cara praktis dalam memisahkan dan mengolah sampah, serta dampak negatif dari sampah plastik terhadap lingkungan dan kesehatan. Selain itu, penting juga untuk melibatkan masyarakat dalam pengelolaan sampah di tingkat lokal, misalnya dengan menyediakan tempat sampah yang memadai dan melakukan pemilahan sampah secara teratur. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah yang terbuang ke lingkungan, khususnya di wilayah pesisir pantai Lamtengoh. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, serta mengidentifikasi strategi-strategi efektif dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Penelitian ini dapat dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, komunitas lokal, dan pihak swasta, untuk menciptakan solusi yang komprehensif dan berkelanjutan.

Read online
File size639.68 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test