WESTSCIENCESWESTSCIENCES

Jurnal Akuntansi Dan Keuangan West ScienceJurnal Akuntansi Dan Keuangan West Science

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efisiensi dan efektivitas pengendalian biaya operasional pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kupang Provinsi NTT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis terhadap data biaya operasional PDAM Kabupaten Kupang dari tahun 2019 hingga 2022, PDAM Kabupaten Kupang telah menunjukkan kinerja efisiensi yang fluktuatif selama empat tahun. Penilaian yang digunakan menunjukkan bahwa meskipun ada kenaikan biaya, perusahaan masih efisien dalam mengelola anggaran operasionalnya. Tahun 2021 PDAM Kabupaten Kupang menunjukkan tantangan besar dalam menjaga efisiensi perusahaan. Perusahaan Daerah Air Minum perlu memperhatikan dan memitigasi faktor-faktor yang menyebabkan penurunan efisiensi di tahun 2021. Efektivitas pengendalian biaya operasional selama periode 2019 hingga 2022 telah berjalan dengan efektif sesuai dengan standar yang ditetapkan PDAM.

Berdasarkan analisis terhadap efisiensi dan efektivitas pengendalian biaya operasional pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kupang selama periode 2019-2022, dapat disimpulkan bahwa.Tingkat efisiensi dalam pengelolaan biaya operasional menunjukkan hasil yang fluktuatif.Tahun 2019 mencatat rasio efisiensi yang sangat baik dengan persentase 109%, sedangkan tahun 2020-2022 mengalami ketidakefisienan, terutama pada tahun 2021 yang mencatat rasio efisiensi terendah sebesar 80%.Secara rata-rata, rasio efisiensi mencapai 95%, yang menunjukkan bahwa PDAM Kabupaten Kupang belum sepenuhnya efisien dalam mengelola biaya operasionalnya.Pengendalian biaya operasional dinilai cukup efektif dengan rata-rata rasio efektivitas sebesar 106,25%.Tahun 2021 mencatat rasio efektivitas tertinggi sebesar 124%, menunjukkan bahwa meskipun terjadi pembengkakan biaya, target operasional tetap tercapai dengan baik.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PDAM Kabupaten Kupang perlu meningkatkan perencanaan dan pengendalian biaya operasional, khususnya untuk mencegah ketidakefisienan yang dapat berdampak pada kinerja perusahaan.Evaluasi mendalam terhadap faktor-faktor penyebab pembengkakan biaya, khususnya pada tahun 2021, menjadi prioritas untuk memastikan pengelolaan biaya yang lebih baik di masa mendatang.

Untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengendalian biaya operasional pada PDAM Kabupaten Kupang, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan fokus pada analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kenaikan biaya operasional. Penelitian ini dapat mencakup identifikasi dan analisis faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi biaya operasional, seperti perubahan harga bahan baku, fluktuasi tarif, atau perubahan kebijakan pemerintah. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi-strategi pengendalian biaya yang efektif, seperti negosiasi harga dengan pemasok, pengoptimalan proses produksi, atau implementasi teknologi baru yang dapat mengurangi biaya operasional tanpa mengorbankan kualitas layanan. Dengan memahami faktor-faktor yang memengaruhi biaya operasional dan menerapkan strategi pengendalian biaya yang tepat, PDAM Kabupaten Kupang dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasionalnya, sehingga dapat mencapai tujuan keuangan dan operasional dengan lebih baik.

  1. ANALISIS PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI UNTUK MENILAI EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS BIAYA PRODUKSI | GOING CONCERN... doi.org/10.32400/gc.13.03.20272.2018ANALISIS PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI UNTUK MENILAI EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS BIAYA PRODUKSI GOING CONCERN doi 10 32400 gc 13 03 20272 2018
Read online
File size486.45 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test