UNESAUNESA

Jurnal Manajemen InformatikaJurnal Manajemen Informatika

Pondok pesantren memiliki peran penting dalam pendidikan, dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan dan moral kepada generasi muda. Namun, banyak pondok pesantren masih mengandalkan metode administrasi manual yang kurang efisien dan berisiko menimbulkan kesalahan. Seiring dengan perkembangan teknologi, kebutuhan akan sistem pengelolaan data yang terintegrasi semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem informasi manajemen berbasis web yang dapat meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan data, mempercepat proses administrasi, serta mempermudah komunikasi antara pengelola, pimpinan, tenaga pengajar, dan orang tua. Pengembangan sistem efisiensi manajemen diharapkan dapat meningkatkan pesantren, mempercepat administrasi, serta mempermudah akses informasi bagi semua pihak terkait.

Hasil penelitian menghasilkan beberapa kesimpulan sebagai berikut.(1) Telah dikembangkan sistem informasi manajemen terintegrasi berbasis web untuk menggantikan proses administrasi pondok pesantren yang sebelumnya dilakukan secara manual.(2) Sistem yang dibangun mampu mengelola data santri dan proses administrasi secara lebih efisien, cepat, dan terstruktur.(3) Sistem informasi dirancang mudah digunakan, sederhana, serta dapat diakses kapan saja dan di mana saja oleh pengguna yang berwenang.Implementasi sistem ini berhasil mempermudah akses informasi bagi pengelola, pimpinan, pengajar, dan orang tua, sehingga mendukung kegiatan operasional pondok pesantren secara lebih optimal.

Berdasarkan hasil penelitian dan observasi, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan untuk pengembangan sistem selanjutnya. Pertama, untuk meningkatkan komunikasi, fitur notifikasi pesan masuk dan status pembayaran harus ditambahkan secara real-time agar informasi dapat tersampaikan dengan cepat dan akurat. Kedua, sistem dapat diperluas untuk mendukung kegiatan belajar mengajar secara luas dengan menyertakan fitur akademik seperti penilaian dan absensi, sehingga sistem dapat menjadi pusat pengelolaan seluruh aspek pendidikan di pondok pesantren. Terakhir, agar mengetahui lebih banyak tentang aspek kenyamanan pengguna, disarankan untuk melakukan pengujian usability lebih lanjut dengan melibatkan pengguna akhir secara langsung, sehingga sistem dapat terus disempurnakan sesuai dengan kebutuhan dan harapan mereka.

Read online
File size1.92 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test