UNESAUNESA

Jurnal Prestasi OlahragaJurnal Prestasi Olahraga

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi bagaimana proses pembinaan atlet pada klub atletik Mercusuar Trenggalek dengan menggunakan berbagai cara, yaitu untuk mengetahui struktur organisasi klub, cara atau dasar dalam perekrutan atlet dan tim pelatih, sarana dan prasarana, sistem pendanaan, serta prestasi para atletnya. Dalam penelitian ini digunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan metode analisis SWOT (strength, weakness, opportunity, threat). Data dalam penelitian ini berupa data primer yang berasal dari pengumpulan data dari hasil wawancara dan observasi di klub tersebut. Hasil penelitian yang dapat disimpulkan yaitu, (1) strength (kekuatan) meliputi: pelatih kepala sudah berlesensi pelatih atletik tingkat daerah atau provinsi, memiliki asisten pelatih cukup berpengalaman dan juga memiliki lesensi pelatih fisik level 1 nasional. (2) weakness (kelemahan) meliputi: lintasan lari atau lapangan tempat latihan yang tidak standar, masih banyak atlet yang meremehkan sesi pemanasan dan pendinginan dalam sesi latihan, kurangnya motivasi atlet, kurangnya pengawasan gizi atlet. (3) opportunity (peluang) meliputi: mendapatkan dukungan penuh dari orang tua wali atlet dan donator atau sponsor untuk mengikuti setiap perlombaan tingkat daerah atau provinsi, program latihan dibuat berdasarkan kebutuhan atlet masing-masing dengan melibatkan ilmu sport science, beberapa atlet dipanggil untuk mengikuti atau mewakili PORPROV Trenggalek Contingent. (4) Threat (ancaman) meliputi: kurangnya pengawasan bagi setiap atlet dalam menjalankan program latihan, kurangnya pengawasan masalah gizi atlet di luar jam latihan, jadwal latihan yang tidak pasti atau menyesuaikan jam sekolah atlet, kurangnya sarana dan prasarana dalam klub atletik Mercusuar Trenggalek.

Dari penyajian data wawancara di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem rekrutmen atlet di Mercusuar Athletics Club Trenggalek tidak memiliki kriteria khusus, test parameter akan dilakukan setelah atlet atau siswa siswi tersebut bersedia bergabung dalam klub ini.Karena memang tujuan awal dibentuknya klub ini yang pertama yaitu untuk memasyarakatkan olahraga atletik di daerah Kabupaten Trenggalek.Untuk sarana dan prasarana dalam klub Mercusuar ini masih tergolong masih kurang memadai, hal tersebut dapat dilihat dari lapangan dan fasilitas-fasilitas penunjang seperti peralatan latihan yang masih kurang bervariatif.Finansial klub berasal dari kas klub hasil dari iuran atlet dan beberapa donatur serta bantuan dari wali atlet, dana tersebut digunakan untuk keperluan latihan dan juga pemberangkatan atlet ketika akan mengikuti sebuah event.

Berdasarkan hasil penelitian, saran-saran yang dapat diberikan adalah sebagai berikut: 1. Perlu diadakan sosialisasi ke sekolah-sekolah jenjang SD, mengingat regenerasi yang melambat beberapa tahun belakangan ini. 2. Diadakannya event selingkup kabupaten Trenggalek untuk menjaring bibit-bibit atlet yang belum muncul. 3. Sesekali wali atlet perlu untuk dikumpulkan dalam sebuah forum, guna pengarahan tentang pengawasan atlet di luar jam latihan. 4. Jika dirasa perlu mengajukan proposal-proposal sponsorship agar tidak bergantung sepenuhnya kepada sumbangan wali atlet atau donatur semata. 5. Sebaiknya sesegera mungkin dilaksanakan re-organisasi karena mengingat ada beberapa anggota kepengurusan yang sudah tidak aktif dengan berbagai alasannya.

Read online
File size421.7 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test