UNESAUNESA

Jurnal Rekayasa MesinJurnal Rekayasa Mesin

Penelitian ini menganalisis pengaruh variasi suhu pemrosesan (200°C, 225°C, 250°C) terhadap sifat mekanik bioplastik berbasis polylactic acid (PLA) yang diperkuat dengan tepung kulit pisang dengan komposisi 70% PLA–30% tepung kulit pisang. Pengujian tarik dilakukan menggunakan Universal Testing Machine (UTM) sesuai standar ASTM D638 Type I untuk mengukur kekuatan tarik (tensile strength) dan modulus elastisitas. Hasil menunjukkan bahwa suhu 225°C menghasilkan kekuatan tarik tertinggi 50,96 MPa dan modulus elastisitas 49,96 MPa, jauh melampaui suhu 200°C menghasilkan kekuatan tarik 27,09 MPa dan modulus elastisitas 21,99 MPa, Begitu juga pada suhu 250°C menghasilkan kekuatan tarik 35,97 MPa dan modulus elastisitas 30,40 MPa. Penelitian ini mengkonfirmasi bahwa terdapat suhu optimum 225°C yang menghasilkan keseimbangan terbaik antara homogenitas struktur material dan ikatan antarmuka matriks–filler, sehingga bioplastik PLA–tepung kulit pisang berpotensi sebagai pengganti plastik konvensional dengan sifat mekanik yang kompetitif.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa variasi suhu pemrosesan injection molding berpengaruh signifikan terhadap sifat mekanik bioplastik PLA-tepung kulit pisang.Kondisi optimum ditemukan pada suhu 225°C, di mana kekuatan tarik dan modulus elastisitas mencapai nilai tertinggi, memberikan keseimbangan terbaik antara kekuatan, kekakuan, dan keuletan.Hasil penelitian ini menunjukkan potensi bioplastik PLA-tepung kulit pisang sebagai alternatif plastik konvensional yang lebih ramah lingkungan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh variasi komposisi tepung kulit pisang terhadap sifat mekanik dan biodegradabilitas bioplastik, untuk menemukan formulasi optimal yang menghasilkan performa terbaik. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada modifikasi permukaan tepung kulit pisang melalui proses kimia atau fisik, seperti silanisasi atau alkali treatment, untuk meningkatkan kompatibilitas dengan matriks PLA dan memperkuat ikatan antarmuka, sehingga meningkatkan kekuatan tarik dan ketahanan terhadap benturan. Ketiga, eksplorasi penggunaan aditif alami lain, seperti serat selulosa dari limbah pertanian lain atau minyak nabati, sebagai plasticizer atau penguat, dapat dilakukan untuk meningkatkan fleksibilitas dan sifat mekanik bioplastik PLA-tepung kulit pisang, sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan kimia sintetis dan meningkatkan keberlanjutan material.

  1. Super tough poly(lactic acid) blends: a comprehensive review - RSC Advances (RSC Publishing). super tough... pubs.rsc.org/en/content/articlelanding/2020/ra/d0ra01801eSuper tough poly lactic acid blends a comprehensive review RSC Advances RSC Publishing super tough pubs rsc en content articlelanding 2020 ra d0ra01801e
  2. Bioplastics advances and their role in the management of plastic pollution | NeuroPharmac Journal. bioplastics... neuropharmac.com/bioplastics-advances-and-their-role-in-the-management-of-plastic-pollutionBioplastics advances and their role in the management of plastic pollution NeuroPharmac Journal bioplastics neuropharmac bioplastics advances and their role in the management of plastic pollution
Read online
File size454.41 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test