UNTARUNTAR

Jurnal Komunikasi bidang kajian ilmu komunikasiJurnal Komunikasi bidang kajian ilmu komunikasi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ukuran perusahaan, profitabilitas dan risiko bisnis berpengaruh terhadap struktur modal pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2019-2021. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini merupakan seluruh perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia sejumlah 166 perusahaan. Teknik penentuan sampel digunakan adalah metode purposive sampling dan data yang valid adalah 60 perusahaan. Teknik pengolahan data yang digunakan adalah analisis regresi berganda yang dibantu oleh program software Eviews 12 for Windows yang dirilis 20 dan Microsoft Excel for Microsoft 365 MSO. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan ukuran perusahaan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap struktur modal. Profitabilitas dan risiko bisnis tidak mempunyai pengaruh terhadap struktur modal. Implikasi dari penelitian ini adalah perusahaan perlu meningkatkan pengaruh pendanaan terhadap struktur modal bagi setiap perusahaan.

Ukuran perusahaan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap struktur modal pada perusahaan manufaktur.Profitabilitas tidak berpengaruh terhadap struktur modal karena perusahaan cenderung tidak memanfaatkan laba ditahan secara optimal.Risiko bisnis juga tidak berpengaruh terhadap struktur modal, kemungkinan besar perusahaan belum mempertimbangkan risiko operasional dalam menentukan komposisi pendanaan.

Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan yang memperluas sektor perusahaan dari hanya manufaktur menjadi mencakup sektor lain seperti properti, jasa, dan teknologi untuk melihat apakah temuan tentang pengaruh ukuran perusahaan terhadap struktur modal konsisten di berbagai industri. Kedua, disarankan untuk menambahkan variabel independen yang belum dimasukkan dalam penelitian ini, seperti pertumbuhan perusahaan, struktur aset, dan pajak, guna memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai faktor-faktor yang memengaruhi struktur modal. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat memperpanjang periode observasi lebih dari tiga tahun, misalnya lima hingga sepuluh tahun, agar dapat menangkap dampak kondisi makroekonomi atau krisis ekonomi terhadap keputusan struktur modal, yang mungkin tidak terlihat dalam jangka pendek. Dengan kombinasi perluasan sektor, penambahan variabel, dan perpanjangan periode, penelitian mendatang dapat menghasilkan temuan yang lebih komprehensif dan representatif terhadap dinamika struktur modal di perusahaan-perusahaan Indonesia. Penelitian seperti ini akan membantu investor dan manajemen perusahaan dalam membuat keputusan pendanaan yang lebih strategis dan berbasis data. Selain itu, pendekatan multisektor dan jangka panjang dapat menguji ketahanan teori struktur modal dalam konteks ekonomi berkembang. Temuan dari kombinasi studi semacam itu juga dapat menjadi dasar bagi pengembangan model pendanaan yang disesuaikan dengan karakteristik pasar modal Indonesia. Oleh karena itu, arah penelitian selanjutnya sebaiknya tidak hanya meniru pendekatan sebelumnya, tetapi memperkaya kerangka analisis dengan mempertimbangkan kompleksitas sektor dan waktu. Penelitian yang lebih holistik seperti ini akan memberikan kontribusi lebih besar bagi literatur keuangan korporasi di Indonesia. Pada akhirnya, hasil penelitian semacam itu dapat mendukung kebijakan korporasi yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Read online
File size310.88 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test