ST3BST3B
JURNAL TABGHAJURNAL TABGHAPenelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana pelaksanaan Pendidikan Agama Kristen (PAK) di gereja dan keluarga dalam membangun iman remaja. Penelitian ini dilakukan di Gereja Bethel Indonesia di daerah Batu Aji, yang terdiri dari sepuluh gereja lokal dengan sekitar dua puluh lima hingga lima puluh remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan studi deskriptif lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PAK di gereja dan keluarga kurang maksimal. Gereja belum sepenuhnya memahami konsep PAK dan lebih fokus pada jumlah jemaat daripada pertumbuhan iman remaja. Keluarga, meskipun merupakan tempat pendidikan pertama dan utama, juga menghadapi tantangan dalam melaksanakan PAK secara efektif. Remaja mengalami kemerosotan iman akibat pengaruh teknologi digital dan kurangnya perhatian dari gereja dan keluarga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan kerja sama yang lebih baik antara gereja dan keluarga untuk membangun iman remaja di era milenial yang penuh dengan kemajuan teknologi.
Kemajuan teknologi yang berbasis digital telah menyebabkan remaja mengalami kemerosotan iman kepada Tuhan.Kebanyakan gereja lebih sibuk dengan mencari jiwa daripada memikirkan pertumbuhan iman remaja.Keluarga juga lebih fokus pada ekonomi daripada perkembangan iman remaja.Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan Pendidikan Agama Kristen (PAK) di gereja dan keluarga untuk membangun iman remaja kurang maksimal.Remaja membutuhkan arahan dan masukan agar dapat menggunakan teknologi dengan bijak dan menyaring informasi yang diterima.Kerja sama antara gereja dan keluarga sangat penting untuk membangun iman remaja di era milenial yang sarat dengan kemajuan teknologi.Remaja harus mampu memilah informasi dan memilih teman bergaul yang baik untuk mendukung pertumbuhan iman mereka.
Untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Pendidikan Agama Kristen (PAK) bagi remaja, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan: Pertama, gereja dan keluarga perlu memahami konsep PAK secara mendalam dan bekerja sama untuk membangun iman remaja. Kedua, gereja harus kreatif dalam menggunakan teknologi untuk menarik minat remaja dan menyesuaikan metode pengajaran dengan kebutuhan mereka. Ketiga, keluarga harus aktif mengawasi penggunaan internet oleh remaja dan memberikan pengarahan tentang dampak informasi yang tidak benar. Dengan demikian, gereja dan keluarga dapat saling melengkapi dalam pembinaan rohani terhadap remaja di era milenial yang penuh dengan tantangan teknologi.
| File size | 224.21 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
STAK PESATSTAK PESAT Kegiatan ini melibatkan 12 remaja aktif dari GBI Betesda Wamena dan dilaksanakan dalam beberapa pertemuan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para remajaKegiatan ini melibatkan 12 remaja aktif dari GBI Betesda Wamena dan dilaksanakan dalam beberapa pertemuan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para remaja
STT GKESTT GKE Artikel ini juga menawarkan pendekatan baru dengan menjembatani teologi dan pendidikan serta memberikan strategi praktis yang dapat diterapkan dalam berbagaiArtikel ini juga menawarkan pendekatan baru dengan menjembatani teologi dan pendidikan serta memberikan strategi praktis yang dapat diterapkan dalam berbagai
UM MetroUM Metro Penelitian ini menggunakan Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC) dan Dukungan Sosial sebagai alat ukur. Strategi analisis data yang digunakan dalamPenelitian ini menggunakan Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC) dan Dukungan Sosial sebagai alat ukur. Strategi analisis data yang digunakan dalam
UM MetroUM Metro Inventori ini dapat menjadi landasan bagi penelitian selanjutnya dalam memberikan intervensi yang tepat untuk mengembangkan emotionally intelligent leadershipInventori ini dapat menjadi landasan bagi penelitian selanjutnya dalam memberikan intervensi yang tepat untuk mengembangkan emotionally intelligent leadership
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Sampel penelitian direkrut secara online dengan kriteria inklusif usia 12-21 tahun, pendidikan SMP, SMU, perguruan tinggi dan berdomisili di Kota Makassar.Sampel penelitian direkrut secara online dengan kriteria inklusif usia 12-21 tahun, pendidikan SMP, SMU, perguruan tinggi dan berdomisili di Kota Makassar.
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Hipertensi pada lansia meningkatkan resiko penyakit stroke, gangguan kognitif dan kematian, salah satu penyebab hipertensi pada lansia karena kurangnyaHipertensi pada lansia meningkatkan resiko penyakit stroke, gangguan kognitif dan kematian, salah satu penyebab hipertensi pada lansia karena kurangnya
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sampel adalah mahasiswa Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Makassar yang berjumlah 71 orang dan dipilihPenelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sampel adalah mahasiswa Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Makassar yang berjumlah 71 orang dan dipilih
STT SUSTT SU Penelitian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi terhadap bertambahnya pengertian dan pengalaman bagi peneliti secara pribadi dan diharapkan bermanfaatPenelitian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi terhadap bertambahnya pengertian dan pengalaman bagi peneliti secara pribadi dan diharapkan bermanfaat
Useful /
STIKES BHMSTIKES BHM Terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan menggosok gigi dengan kejadian karies gigi pada siswa di SDN 02 Sumberbendo Kecamatan Saradan KabupatenTerdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan menggosok gigi dengan kejadian karies gigi pada siswa di SDN 02 Sumberbendo Kecamatan Saradan Kabupaten
BSIBSI Program ini efektif dalam meningkatkan kemampuan guru menerapkan pembelajaran yang inovatif dan berorientasi pada kebutuhan siswa. Untuk ke depannya, perluProgram ini efektif dalam meningkatkan kemampuan guru menerapkan pembelajaran yang inovatif dan berorientasi pada kebutuhan siswa. Untuk ke depannya, perlu
UNUGIRIUNUGIRI Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan pendidikan dan penghayatan agama Islam di Bilik Pintar melalui pembelajaran Bahasa Arab, membacaKegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan pendidikan dan penghayatan agama Islam di Bilik Pintar melalui pembelajaran Bahasa Arab, membaca
IPB INTLIPB INTL Program ini merupakan kegiatan pengabdian internal kampus yang menjalin kemitraan dengan pelaku usaha di Desa Bongancina. Pendampingan terkait pengembanganProgram ini merupakan kegiatan pengabdian internal kampus yang menjalin kemitraan dengan pelaku usaha di Desa Bongancina. Pendampingan terkait pengembangan