UMCUMC

SOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan KomunikasiSOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan Komunikasi

Penelitian bertujuan untuk mengkaji fenomena polusi udara di Kawasan Jabodetabek menggunakan teori kultural dalam konteks komunikasi krisis. Polusi udara merupakan implikasi dari isu perubahan iklim yang dikategorikan kedalam wicked problem karena berdampak luas terhadap berbagai aspek kehidupan. Penelitian menjadi penting karena terdapat beberapa kelompok kultural dalam fenomena polusi Jabodetabek. Berbagai kelompok kultural tersebut memiliki perbedaan cara pandang terkait urgensi polusi udara. Polusi udara perlu dipandang sebagai permasalahan yang melibatkan pertentangan budaya dalam sebuah sistem manusia. Hal tersebut menyebabkan sulitnya menghasilkan sebuah solusi efektif. Solusi yang terpusat hanya kepada salah satu kelompok hanya akan menghasilkan dokumen tanpa eksekusi. Dengan demikian, pemerintah sebagai pembuat kebijakan perlu menghasilkan clumsy solution yang dapat merangkul seluruh kelompok kultural. Strategi penelitian merupakan studi kasus dan metode analisis yang digunakan merupakan kajian literatur. Data penelitian adalah data sekunder berupa berita yang dapat diakses bebas pada laman digital. Temuan membuktikan bahwa beberapa produk kebijakan pemerintah menunjukkan adanya kolaborasi antara pemerintah, pelaku bisnis, dan kelompok masyarakat mampu menghasilkan solusi yang efektif dan aplikatif. Secara terukur, dapat dilihat bahwa kualitas udara Kawasan Jabodetabek berangsur-angsur membaik. Penelitian dengan ini dapat berkontribusi sebagai panduan praktis bagi pembuat kebijakan dalam menangani berbagai wicked problems lainnya.

Polusi udara di Jabodetabek merupakan wicked problem yang memerlukan pendekatan kolaboratif.Solusi efektif memerlukan keterlibatan pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat.Kolaborasi antar kelompok kultural mampu meningkatkan kualitas udara secara bertahap.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran media sosial dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang polusi udara. Selain itu, evaluasi dampak solusi kaku (clumsy solution) terhadap kebijakan lingkungan di daerah-daerah lain dapat dilakukan. Terakhir, studi tentang perbedaan persepsi budaya terhadap perubahan iklim antar kelompok masyarakat dapat memberikan wawasan baru untuk pengambilan kebijakan.

  1. Cultural Theory's Contributions to Risk Analysis: A Thematic Review with Directions and Resources... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/risa.13299Cultural Theorys Contributions to Risk Analysis A Thematic Review with Directions and Resources onlinelibrary wiley doi 10 1111 risa 13299
  2. Who should “do more” about climate change? Cultural theory, polycentricity, and public... doi.org/10.1111/ropr.12468Who should yAAAudo moreyAAAy about climate change Cultural theory polycentricity and public doi 10 1111 ropr 12468
Read online
File size548.21 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test